
...****************...
Sembari membetulkan baju nya dan membersihkan debu debu yang menempel pada peci hitam nya, Ustadz Rendy pun mencari posisi yang lumayan jauh dari Ustadz Syafi'i.
Walaupun jaraknya lumayan jauh, tapi Ustadz Rendy mendengar dengan jelas ada suara orang tertawa, dan tak lain orang tersebut adalah Ustadz Syafi'i yang tidak jadi memasang kuda kuda dan malah merenggangkan sendi sendi nya.
"Kenapa antum tertawa?", tanya Ustadz Rendy.
" Hufff,,, nggak apa apa kok Ustadz", jawab singkat Ustadz Syafi'i.
"Baiklah,,, cukup untuk pembukaan nya ya,, kita mulai yang lebih serius", ucap Ustadz Rendy memasang kuda kuda.
" Kenapa nggak dari tadi Ustadz?!", ucap Ustadz Syafi'i memasang kuda kuda pula.
Para santri yang menyaksikan itu pun menjadi semakin semangat untuk memberikan dukungan kepada kedua peserta, sebagian besar para santri pastinya mendukung Ustadz Rendy yang merupakan guru mereka, dan merupakan juara bertahan selama 3 kali setiap tahun nya. Tapi ada juga yang mendukung Ustadz Syafi'i sebagai penantang baru, karena Syafi'i baru kembali ke Pondok beberapa hari lalu, maka tak heran jika para santri belum mengenal senior mereka yang satu ini.
...****************...
...*Tenda Pak Kyai*...
__ADS_1
"Ya Allah,,, nggak tahu siapa yang akan menang nanti, tapi kayaknya udah ketebak juga ini,,, ", batin Pak Kyai sambil menyeka keringat nya.
" Kemampuan Syafi'i nggak berkurang ya mas", ucap Ustadz Rohman.
"Yaa begitu lah,,, kemampuan nya tidak berkurang melainkan bertambah", jawab Farhan.
Sedaritadi pandangan Ukhty Wulan tidak pernah luput dari Ustadz Rohman, seringnya Ukhty Wulan curi curi pandang membuat dirinya malu karena ketahuan oleh Ukhty Azizah yang tanpa sepengetahuan nya sudah ada si samping nya.
"Wulan dari tadi liatin Ustadz Rohman terus?!", ucap Ukhty Azizah.
" Astaghfirullah Hal'adzim", Ukhty Wulan pun terkejut karena ucapan dari Ukhty Azizah.
" Lagian dari tadi kamu liatin Ustadz Rohman terus,,, jaga pandangan nya", ucap Ukhty Azizah.
"I iya iya,,, udah jaga pandangan kok", jawab Ukhty Wulan.
" Mana ada jaga pandangan gitu,,, itu namanya jaga hati,,, dasar Wulan", ucap Ukhty Azizah.
Ukhty Wulan pun malu dan langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya...
__ADS_1
Dari jarak yang tidak begitu jauh, tiba tiba Ustadz Rohman memandang ke arah tempat duduk nya para Akhwat yang ada di belakang tempat duduk nya Bu Nyai.
Dan pandangan Ustadz Rohman pun langsung tertuju ke Ukhty Wulan yang sedang menutup wajahnya.
Ukhty Azizah yang menyadari bahwa Ustadz Rohman sedang melihat ke arah Ukhty Wulan pun langsung memberikan kode kepada Ukhty Wulan untuk membuka wajahnya,,,
Tapi belum sempat Ukhty Wulan membuka wajahnya, Ustadz Rohman sudah memalingkan pandangan nya dan kembali melihat ke tengah lapangan.
"Astaghfirullah,,, kenapa aku jadi liat ke arah Ukhty Wulan ya", batin Ustadz Rohman sedikit grogi.
...****************...
Ustadz Syafi'i pun mulai serius dan siap meluncurkan serangan berikutnya, begitu juga dengan Ustadz Rendy yang telah memasang kuda kuda.
" Kali ini aku tidak akan lengah lagi,, aku akan menyersnh duluan!!! ", batin Ustadz Rendy.
...*~~~~*...
Ustadz Rendy pun langsung menerjang ke arah Ustadz Syafi'i dengan serangan yang kuat, dan lagi lagi pasir dan debu debu kembali berterbangan dan itu membuat kondisi lapangan kembali tidak terlihat...
__ADS_1