Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Calon Mantu Ibu Murni


__ADS_3

...****************...


"Alhamdulillah bisa ketemu sama mas Farhan".


"Syafi'i,,, udah lama kita nggak ketemu,,, bagaimana kabar mu?".


" Alhamdulillah kabar ku baik mas,, Alhamdulillah sehat,,, mas Farhan sendiri gimana kabar nya?".


"Alhamdulillah sehat walafiat,,,, "


Betapa senang nya ketiga pemuda bersorban itu saling berpelukan dan saling mengobrol dengan sangat lama sampai Farhan hampir lupa dengan ibu Murni yang ia bawa.


"Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, Farhan sampai lupa sama ibu,,, sini bu,,, kenalin ini kedua sahabat nya Farhan", dan Farhan pun teringat dengan ibu Murni yang daritadi melihat mereka bertiga berpelukan dan saling bersenda gurau.

__ADS_1


"Rohman, Syafi'i,,, kenalin ini ibu angkat ku,, ibu Murni", tanpa panjang lebar lagi, dan tanpa ragu Farhan pun memperkenalkan ibu Murni sebagai ibu angkatnya.


Dan hal itu membuat Rohman dan Syafi'i terdiam tidak bisa bicara, karena selama ini mereka berdua tidak pernah melihat ibu kandung dari Farhan, tapi hari ini malah Farhan memperkenalkan seorang ibu angkat kepada mereka.


" Jangan kaget gitu,,, kalau aku cerita sekarang,,, cerita nya panjang ", ucap Farhan bisa menebak apa yang sedang dipikirkan oleh kedua sahabat nya itu.


" Oh iya ibu,,, yang ini nama nya Rohman,,, calon mantunya ibu,,, ", dan kali ini Farhan tanpa segan memperkenalkan Rohman kepada ibu nya Ukhty Wulan.


"Oh ini calon nya Wulan ya,, ganteng banget kamu nak,, Ya Allah", entah apa yang terjadi kepada ibu Murni, tiba tiba ia mendekat ke arah Rohman dan mulai mencubit cubit pipi nya dan mengelus kepala nya Rohman.


Dan seketika itu Rohman pun menjadi kaku seperti es batu, ia tidak bisa berkata kata apa lagi. Farhan bilang jika Rohman adalah calon mantu dari ibu Murni, tentunya hal itu membuat Rohman terkejut mendengar hal itu, tapi Rohman tambah terkejut lagi saat sang ibu mendekati nya dan bilang bahwa ia adalah calon nya Ukhty Wulan.


"Ma Sya Allah,,, ternyata ibu ini ibu nya Wulan ya,,, ", tiba tiba saja Syafi'i ikut berbicara dan mulai menggoda Rohman.

__ADS_1


" Enak kamu Rohman,, udah ada calon mertua,, kalau kamu mau, kamu langsung aja bilang ke ibu ini kalau kamu suka sama Wulan dan mau melamarnya", ucap Syafi'i.


Sekarang Rohman benar benar tidak bisa berbicara kepada siapapun di dekat nya saat ini, ia mati rasa.


"Ya Allah,,, Hamba memang berniat untuk menemui ibu nya Ukhty Wulan dan bilang kepada beliau kalau Hamba ingin melamar Ukhty Wulan,, tapi,,, tapi nggak secepat ini juga Ya Allah,,, ", batin Rohman berusaha tersenyum kepada ibu Murni.


" Lebih cepat lebih baik Rohman,,, ", tiba tiba Farhan pun melontarkan kata kata, dan perkataan Farhan seakan akan ia tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Rohman.


" Ta ta tapi mas,,, a aku,,, aku", dan seperti yang diperkirakan, Rohman mulai tergagap gagap dibuatnya, ia sangat grogi


"Hussst,,, udah udah,,, kalau kamu gagap gitu pasti lama,,, sekarang ayo kita ke aula akhwat untuk melihat dan mendukung Ukhty Wulan dan teman teman nya", ucap Farhan.


Setelah Farhan berjalan terlebih dahulu, sekarang ibu Murni menggandeng tangan Rohman dan menuntun nya untuk berjalan bersama, dan di ikuti oleh Syafi'i di belakang mereka.

__ADS_1


__ADS_2