Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Wajah Dibalik Sorban Putih


__ADS_3

...****************...


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya pesanan nya Farhan pun tiba di meja makannya.


Farhan pun segera memasukkan buku nya kedalam tas, dan siap menyantap hidangan nya.


"Ayah,,, Syifa mau pinjem bukuu"


Waktu Farhan menutup tasnya setelah memasukkan buku ke dalam nya, tiba tiba Syifa mendekat ke arah nya dan duduk dipangkuan nya.


"Syifa mau pinjem buku?", tanya Farhan.


" Iya ayah, Syifa mau pinjem buku cerita", jawab Syifa tersenyum.


"Tunggu kakak ambilin", ucap Farhan sambil perlahan menurunkan dan mendudukkan Syifa di samping nya.


Farhan pun kembali membuka tas nya dan mencari satu buku untuk Syifa baca, Farhan berfikir mungkin Syifa kurang tertarik dengan buku novel jadi Farhan pun meminjamkan satu buku cerita bergambar.


"Ini,,, buku cerita untuk Syifa", ucap Farhan sembari memberikan buku tersebut.


" Hihi kancil,,, lucu ", ucap imut Syifa setelah menerima dan melihat sampul buku tersebut. Lalu Syifa pun langsung membuka dan membaca satu persatu halaman buku cerita itu.


Melihat Syifa sudah tenang setelah diberikan buku, Farhan pun segera memakan makanan nya. Farhan pun mulai mengendurkan dan melepaskan balutan sorban yang ada di bawah kepala bagian belakang nya, dan menurunkan sorban yang menutupi area hidung dan mulut nya.


Adegan itu sudah ditunggu oleh Dinda yang sedari tadi mengawasi Farhan sejak makanan Farhan tiba. Karena tahu pasti sorban nya akan di buka, maka Dinda pun menunggu saat sorban itu di buka dan melihat wajah dibalik sorban putih itu.

__ADS_1


Tapi Dinda semakin greget dibuat nya karena setelah sorban itu turun dan sudah tidak menutupi wajah Farhan, tapi masih ada kain putih halus yang masih menutupi nya. Karena kebiasaan nya sebelum menggunakan sorban, Farhan selalu mengenakan kain putih halus untuk menutupi hidung dan mulut nya lalu setelah itu baru menggunakan sorban untuk melapisinya.


Lalu Farhan juga segera menurunkan kain putih tersebut, dan pemandangan yang ditunggu tunggu oleh Dinda pun akhirnya muncul. Nampaklah wajah Farhan yang tampan dan putih bersih, Dinda langsung tidak berkedip melihat wajah dibalik sorban itu.


"Ma Syaa Allah,,, tam tampan banget pemuda itu, emang Syifa kalai milih bagus banget. Astaghfirullah Haladzim Ya Allah,,, jaga pandangan Ya Allah", batin Dinda yang reflek melihat wajah Farhan.


Farhan juga segera memakan makanan nya setelah membaca doa...


......................


......................


Saat Syifa sedang membaca buku, tiba tiba ia merasakan haus. Lalu ia pun melihat ke meja dan mencari minuman milik nya.


"Mamaa,,, tolong ambilin minum Syifa!", ucap Syifa meminta mama nya untuk mengambil minum milik nya.


Tapi Dinda tidak mendengar panggilan dari Syifa, Dinda malah kembali memandang ke arah pemuda bersorban yang sedang makan.


" Mamaa!", Syifa pun kembali memanggil mamanya tapi tetap tidak menanggapinya.


Sang mama yang ada di samping Dinda mengetahui kalau Dinda sedang memperhatikan sosok pemuda tampan yang sedang makan.


"Dindaa!!", mama nya pun memanggilnya.


" Eh,, i iya maa?", Dinda pun sadar dan gugup.

__ADS_1


"Syifa dari tadi manggil kamu,,, ", ucap mama.


" Eh,,, Syifa,,, iya sayang, ada apa? ", Dinda pun langsung melihat ke arah Syifa.


" Tolong ambilin minumnya Syifa ", ucap Syifa menunjuk ke arah gelas yang ada di dekat Dinda.


Dinda pun memperhatikan gelas yang ditunjuk oleh Syifa, lalu mengambilnya dan memberikan nya ke Syifa...


" Maaf ya sayang,,, tadi mama nggak denger suaranya Syifa ", ucap Dinda sambil memberikan gelas tersebut.


" Iya mama, nggak apa apa", jawab Syifa perlahan kembali duduk lalu meminum minuman nya dan lanjut membaca buku.


Sebelum membaca buku, Syifa pun meletakkan gelas di sampingnya. Tapi tak sengaja Syifa melihat mama nya dengan tatapan ke satu arah.


"Mama lagi liat apa ya, kok sampai nggak kedip gitu?", batin Syifa.


" Kayaknya mama liat ke arah di deket Syifa deh", waktu Syifa melihat tatapan dari mama nya, Syifa pun menyadari bahwa mama nya sedang melihat seseorang yang ada di samping kanannya.


Syifa juga baru ingat jika yang ada di sebelah kanan nya ada Farhan, lalu Syifa pun melihat ke samping kanannya.


Syifa pun terkejut waktu melihat sosok yang ia panggil ayah itu melepas sorban nya dan terlihat lah wajah tampan nya.


"Ya Allah,,, ayah ganteng banget, hihi", batin Syifa.


" Ternyata mama lagi liat ayah. Mama mulai suka sama ayah", batin Syifa.

__ADS_1


__ADS_2