Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Nyari Ustadz Rohman Ya


__ADS_3

...****************...


Seperti yang diprediksi oleh Rohman, kemenangan di pertandingan pertama antarguru dimenangkan oleh Ustadz Rendy. Ustadz Farid sendiri juga sudah semaksimal mungkin untuk bisa lebih lama bertanding melawan Ustadz Rendy, biar bagaimana pun Ustadz Rendy sangat susah untuk dikalahkan menurut Ustadz Farid sendiri.


Tanpa berlama lama lagi, pertandingan kedua pun langsung dijalankan. Pertandingan kedua akan menampilkan pertandingan antara Ustadz Andi melawan Ustadz Ahmad, kedua Ustadz tersebut memeliki sifat yang sangat berbeda. Ustadz Andi adalah Ustadz terpopuler yang paling cuek kepada siapa pun, kecuali kepada Pak Kyai dan Bu Nyai, dan jarang pula Ustadz Andi memarahi murid nya ketika berbuat salah. Sedangkan Ustadz Ahmad adalah Ustadz terpopuler yang paling ramah kepada semua orang, mau itu para ikhwan ataupun akhwat. Jika salah seorang murid nya berbuat salah, Ustadz Ahmad pasti akan selalu menasihati terlebih dahulu tanpa harus marah.


Tapi, walau Ustadz Andi adalah Ustadz yang paling galak dan cuek menurut sebagian besar santri tapi beliau juga adalah Ustadz dan guru yang paling tegas dalam mendidik para murid murid nya, dari sisi lain Ustadz Andi memang banyak yang suka.


...****************...


...*Tenda Pak Kyai*...


"Hmm,,, Ustadz Rohman kesini nggak ya?,,, tadi kan Ustadz Rohman, Ustadz Syafi'i, dan akhy Farhan udah jalan kesini duluan,,, kenapa sekarang nggak ada orang nya,,, bahkan wangi sorban nya Ustadz Rohman aja nggak ada", batin Ukhty Wulan.


" Wulan"

__ADS_1


Saat Ukhty Wulan sedang melamun dan memikirkan keberadaan Ustadz Rohman, tiba tiba ada yang memanggil namanya, tentunya itu membuat Ukhty Wulan terkejut.


"Astaghfirullah,,, huff... Ya Allah Ani,,, bikin kaget aja sih", jawab Ukhty Wulan mengelus dada.


" Puff,,, masa gitu aja kaget sih,,, aku kan manggilnya pelan,, lagi mikirin apa sih serius banget?", tanya akhwat tersebut yang merupakan Ani.


"Ng nggak,,, nggak kok,, nggak mikirin apa apa", jawab Ukhty Wulan gugup.


" Hmm,,, gitu ya... Eh Ustadz Rohman,, baru datang ya?!", ucap Ukhty Ani melihat ke arah belakang Ukhty Wulan.


Tapi ternyata,,, tidak ada siapa siapa....


" Ehem,,, ternyata Ukhty Wulan dari tadi nyari Ustadz Rohman ya,, pantesan dari tadi kayak nyari orang gitu sambil mondar mandir,,, ", goda Ukhty Ani.


" Iihh,, Anii,,, kamu mah gituuu", Ukhty Wulan pun malu dan langsung menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya yang halus.

__ADS_1


Beberapa hari belakangan ini memang banyak rumor beredar tentang Ukhty Wulan yang suka dengan Ustadz Rohman, bahkan sahabat sahabat Ukhty Wulan juga sudah mengetahui nya, mulai dari Ukhty Azizah, Ukhty Ani, Ukhty Alimah.


Tapi, Rohman sendiri juga masih belum bisa memastikan perasaan nya kepada Ukhty Wulan, ia merasa belum siap untuk melangkah lebih jauh lagi. Ustadz Rohman sendiri juga masih mempersiapkan mental, batin, keberanian, dan yang paling penting adalah ilmu dalam berumah tangga, Rohman perlu itu untuk membimbing keluarga nya kelak.


...****************...


Tak butuh waktu lama, pertandingan kedua langsung dimenangkan oleh Ustadz Andi. Walau bagaimana pun ilmu silat yang dimiliki oleh Ustadz Ahmad masih jauh jika dibandingkan dengan Ustadz Andi, Ustadz Ahmad pun mengakui kekalahannya dan kembali ke tendanya.


"Kakak nggak apa apa kan,, mana yang sakit?! "


Ustadzah Fitri memang sangat sayang kepada kakak nya itu, baru masuk ke tenda Ustadz Ahmad sudah dipeluk dan diperiksa oleh adik perempuan nya itu...


"Udaah,, nggak apa apa kok,,, cuma luka luar aja,,, nggak luka dalem,,, ", jawab Ustadz Ahmad menenangkan adiknya.


" Beneran kakak nggak apa?,,, tunggu Fitri ambil teh buat kakak ", ucap Ustadzah Fitri langsung menuju meja yang telah disiapkan oleh panitia untuk para guru silat yang bertanding.

__ADS_1


__ADS_2