
...****************...
"Wa'alaikumusaalam Warahmatullahi Wabarakatuh"
Ketiga pemuda bersorban itu pun langsung keluar dari tempat persembunyian nya dan menghampiri gadis kecil berniqab itu.
"Masyitah?"
Farhan yang langsung mengenali gadis kecil itu pun langsung memanggil namanya.
"Kakak Farhan! "
Dan benar saja gadis berniqab itu adalah Masyitah , adik dari ukhty Fatimah.
Tanpa ragu, Masyitah langsung mendekat ke arah Farhan dan langsung memeluk nya erat. Farhan pun juga langsung berjongkok dihadapan Masyitah dan membalas pelukan nya.
"Rohman,,, siapa gadis kecil ini?", Syafi'i berbisik ke Rohman.
" Gadis kecil itu namanya Masyitah,, adik dari salah satu akhwat bercadar di Pondok ini", jawab Rohman berisik pula.
"Kakak Farhan lagi apa disini?", tanya Masyitah.
" Kakak lagi mengawasi pertandingan silat,,, kalau Masyitah ngapain disini,,, nggak ikut sama kakaknya?", ucap Farhan.
__ADS_1
"Hmm,,, Masyitah lagi jalan jalan aja, kalau kak Fatimah lagi nonton silat sama temen temen nya,,, ", ucap Masyitah.
" Masyitah nggak boleh jalan jalan sendirian,,, gimana kalau kak Farhan nemenin Masyitah jalan jalan?", ucap Farhan.
"Boleh kakak,,, ayo kita jalan jalan", jawab Masyitah senang.
Lalu Farhan pun langsung pamit kepada Rohman dan Syafi'i, Farhan juga menekankan kepada kedua Ustadz itu untuk tetap mengawasi gerak gerik Ustadz Rendy. Hanya dengan sekali arahan dari Farhan, Rohman dan Syafi'i pun langsung mengerti dan kembali ke tempat persembunyian untuk melaksanakan tugas dari Farhan.
Sesaat setelah Farhan mengajak Masyitah pergi jalan jalan keliling Pondok,,,
"Rohman,,, aku nggak percaya kalau mas Farhan yang sikapnya dingin itu bisa buat anak kecil nyaman", ucap Syafi'i.
" Mas Farhan itu bisa aja bersikap dingin sama siapapun,,, mau itu sama para akhwat, sama ikhwan, sama Pak Kyai,, bahkan sama kita berdua,,, tapi mas Farhan bisa jadi lembut dan baik saat ada anak kecil, apalagi gadis kecil seperti Masyitah ", jelas Rohman.
Sejak Rohman memandang wajah Syafi'i dengan ekspresi datar,,,
" Apa sih? ", tanya Syafi'i.
" Nggak,,, nggak apa apa", jawab Rohman.
...****************...
Betapa bahagianya Masyitah bisa jalan jalan dan bermain bersama Farhan, karena Masyitah sudah lama tidak bertemu dengan Farhan karena waktu itu Farhan pergi untuk mencari ibu Murni.
__ADS_1
Masyitah berlari kesana kemari menikmati suasana taman di dalam Pondok, sesekali Masyitah memetik satu tangkai bunga dan diberikan kepada Farhan. Dan Farhan hanya bisa tersenyum sambil menerima bunga pemberian dari Masyitah.
Karena merasa lelah, Masyitah pun duduk di samping Farhan....
"Masyitah capek,,, nggak lari larian lagi?", tanya Farhan.
" Udah kakak,,, Masyitah capek,,, ", jawab Masyitah dengan keringat di kening nya.
" Ya udah,,, sekarang istirahat dulu,,, nanti main lagi", ucap Farhan perlahan membersihkan keringat yang ada di kening Masyitah.
Dan tanpa ragu, Farhan langsung saja memangku Masyitah...
"Kakak,,, " Masyitah pun langsung menjadi malu karena sangking dekat nya dengan Farhan.
"Kenapa,,, malu?... Tadi aja langsung peluk nggak apa apa,,, kenapa di pangku sama kakak jadi malu gini?", ucap Farhan.
" Aaa,,, beda kakak... Tadi kan Masyitah dulu yang meluk,,, tapi sekarang kakak dulu yang mangku Masyitah ", jawab Masyitah masih malu.
" Dasar Masyitah,,, malu malu tapi mau", ucap Farhan.
"Oh iya kakak,,, kakak kenal sama om macan nggak?", tanya Masyitah.
Pertanyaan dari Masyitah langsung membuat Farhan terdiam,,,, Farhan langsung terpikir oleh salah satu aura milik nya yang ada di gelang tasbih yang digunakan oleh ukhty Wulan.
__ADS_1