Pemuda Bersorban Milik Ponpes

Pemuda Bersorban Milik Ponpes
Kesombongan


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Hufff,,, sudahlah. Kamu atur semuanya,,, aku malas liat drama sampah,,, sebaiknya aku jalan jalan keliling Pondok", ucap Farhan langsung berjalan pergi.


" Hah hah hah,,, Alhamdulillah Ya Allah,,, ", setelah Farhan pergi Utsman langsung menarik nafas lega karena merasa aura yang tadi menekan sudah pergi.


...----------------...


Acara Pondok Pesantren Darul Musthafa semakin meriah setelah beberapa ronde pertarungan antara para santri, bahkan para sesepuh ada yang sudah memilih santri mana yang akan diangkat menjadi murid dan diajarkan secara pribadi.


Mendengar hal itu para Ustadz Pondok terutama Ustadz yang mengajari para santri itu ikut senang karena santri mereka sudah ada sesepuh yang akan menjadikan mereka murid pribadinya.


Tapi Utsman berpendapat lain, ia malah merasa lucu kepada para sesepuh itu. Utsman ingat betul bahwa para sesepuh itu bukanlah sesepuh asli Pondok Pesantren Darul Musthafa, ia merasa curiga. Bahkan tadi Farhan juga melihat para sesepuh itu, Farhan seperti sudah mengerti kenapa pria berjubah hitam itu bilang ingin merebut Pondok Pesantren dari paman dan bibinya. Sudah sangat jelas pria berjubah hitam itu memasukkan para sesepuh itu kedalam Pondok Pesantren Darul Musthafa untuk menyalap sebagai mata mata berkedok 'sesepuh Pondok'.


Tapi Farhan bersikap sangat tenang seperti tidak terjadi apa apa, karena Farhan tahu yang paling berpengaruh adalah pria berjubah hitam yang tadi sudah Farhan bunuh, si pria berjubah hitam sebagai pengendali para sesepuh itu maka dengan terbunuh nya dia sudah tidak ada lagi yang membantu para sesepuh tersebut, dan Farhan juga menyerahkan urusan sesepuh tersebut kepada Utsman juga, karena Farhan terlalu malas mengurus para sesepuh itu.

__ADS_1


...----------------...


Hari pun semakin siang, acara Pondok masih berjalan dengan lancar. Dan sebentar lagi akan dimulai acara selanjutnya, yaitu acara pertandingan untuk para Ustadz Pondok.


Para Ustadz Pondok yang berpartisipasi dalam pertandingan tersebut sudah di seleksi dan ada sekitar 10 Ustadz yang akan saling bertarung 1 vs 1 di lapangan.


Dan ada juga Ustadz Ronald dan Ustadz Roland, mereka berdua adalah juara 1 dan 2 tetap, tidak ada yang mampu menggeser posisi mereka berdua dari tahun ke tahun, kekuatan mereka sudah terbukti di Pondok Pesantren Darul Musthafa.


Para Ustadz Pondok yang sudah tahu akan hal itu pun tidak berharap menjadi juara 1 atau 2, mendapat juara 3 pun mereka sudah sangat bersyukur. Karena yang akan terpilih nanti adalah para Ustadz yang masuk 5 besar.


Ada 10 Ustadz Pondok yang berpartisipasi dalam pertandingan tersebut, ditambah dengan Ustadz Ronald dan Ustadz Roland berarti jumlah nya ada 12 peserta.


Setelah beberapa menit telah berlalu sejak berakhir nya pertandingan para santri, dan kini wasit telah berjalan ke tengah lapangan menandakan bahwa pertandingan akan segera dimulai.


Dan kini nampak Utsman sudah kembali ke atas pohon dengan posisi tiduran dengan malasnya, bahkan Utsman sudah mulai bosan dengan acara itu.

__ADS_1


"Baiklah,,, untuk pertandingan pertama yang akan maju adalah,,,, Ustadz Arifin melawan Ustadz Zainal".


Suara wasit pun terdengar lantang mengumumkan pertandingan pertama, di ikuti oleh teriakan para santri yang sedang menonton di pinggir lapangan.


Kedua Ustadz itu pun langsung masuk kedalam lapangan, wasit juga langsung memberikan arahan arahan supaya tidak terjadi kecurangan dalam pertandingan, setelah mengatur posisi wasit pun meletakkan tangannya didepan seperti membatasi antara 2 peserta itu.


"Siap... Mulai!!! ". Pertandingan pertama antara Ustadz pun dimulai.


Yang awalnya Utsman dalam posisi berbaring terlentang diatas pohon dengan malasnya, kini mendengar pertandingan pertama dimulai ia sedikit tertarik, Utsman segera memposisikan tubuhnya untuk miring supaya bisa menonton pertandingan tersebut.


...****************...


Beberapa menit telah berlalu, pertandingan pertama pun selesai dan langsung lanjut ke pertandingan kedua. Jika ada 10 peserta, maka setelah pertandingan pertama masih ada 4 pertandingan lagi, dan setelah menemukan 5 pemenang akan dilanjutkan ke pertandingan selanjutnya, yaitu pertandingan rotasi, dimana yang menang tetap bertanding dan menantang peserta selanjutnya sampai babak terakhir.


Sedangkan untuk Ustadz Ronald dan Ustadz Roland, mereka menonton dengan bangganya. Karena mereka tahu bahwa tidak ada yang berani dengan mereka, sudah ditetapkan bahwa mereka juara 1 dan 2 untuk tahun ini.

__ADS_1


...----------------...


"Nunggu lama kali lah ini,,, aku akan tidur dulu sebentar,,, nanti setelah itu baru memberi pelajaran kepada 2 sampah itu", ucap Utsman kembali terlentang diatas pohon dan menutup matanya dengan malas.


__ADS_2