
"Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, " tiba tiba saja Abdul tersentak karena aura yang keluar dari tubuh Farhan.
"Aura apa ini, kenapa aura nya sangat menakutkan?. Bahkan Pak Kyai dan para sesepuh Pondok pun tidak ada yang mempunyai aura menekan yang sangat kuat seperti ini,,, " batin Abdul berusaha melawan tekanan yang menyerang dirinya.
Seketika itu tubuh Abdul membatu, ia tidak bergerak sama sekali dan ia hanya dalam posisi bertahan.
"Hmm,, katanya mau ngajak saya bertarung. Kenapa nggak maju?,, ayo lawan saya!! ", ucap Farhan dengan tatapan tajam.
Karena merasa diremehkan, Abdul pun mulai membuka aura yang ada di tubuh nya. Ia akan menggunakan seluruh kekuatan nya untuk melawan Farhan.
Dan, mulai lah pertarungan antara Farhan dengan Abdul. Efek pertarungan itu sangat parah, semua yang ada di sekitar ikut terkena efek dari pertarungan mereka berdua, tanah yang tadinya hijau sekarang hanya tersisa tanah tanah bolong.
Di sisi lain, Rohman yang sedang bersembunyi di balik pohon yang jarak nya jauh dari tempat pertarungan itu sangat panik dan takut. Baru kali ini Rohman melihat sisi lain dari Farhan, kemarahan dan emosi yang tidak terkendali, dan aura yang sangat menakutkan.
"A aku baru kali ini tahu sisi lain dari mas Farhan,,, padahal kalau aku ngaku pasti kejadian nya nggak bakal begini, walaupun bukan aku yang salah. Padahal ini cuma masalah sepele, tapi kenapa mas Farhan sangat marah?", batin Rohman.
*-----------------------*
Tak berapa lama kemudian, Pak Kyai, Bu Nyai, dan Ustadz Rozak pun datang. Mereka sejenak terdiam melihat pertarungan antara Farhan dan Abdul.
"Mas,, tolongin Farhan,,,! " ucap Bu Nyai panik.
"I iya,, nanti dulu. Kenapa harus nolongin Farhan?,,, kalau dilihat, yang terdesak adalah Abdul", jawab Pak Kyai.
" Ya Allah,,, aku tahu kalau Farhan punya kemampuan yang menonjol di antara para senior senior nya, tapi aku baru kali ini melihat secara langsung kalau Farhan lebih kuat dari yang aku bayangan kan,, bahkan aura nya yang sekarang lebih kuat dari yang menyerangku tadi,,, "batin Ustadz Rozak.
Dari kejauhan, Pak Kyai melihat ada aura hitam yang ikut keluar dari tubuh Farhan...
__ADS_1
" Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, apakah khodam itu akan menunjukkan wujud nya?,,, jangan sampai itu terjadi ", ucap Pak Kyai.
" A apa maksud Pak Kyai,, khodam apa?", tanya Ustadz Rozak.
"Huff,,, di dalam tubuh Farhan ada khodam macan kumbang, itu khodam milik kakek nya. Yaitu sesepuh yang mendirikan Ponpes Miftahul Huda, lalu setelah beliau wafat, Ponpes ini di wariskan kepada saya dan istri saya", jelas Pak Kyai.
" Ma macan kumbang?!", Ustadz Rozak sangat terkejut dengan jawaban Pak Kyai.
*---------------------*
Pertarungan sengit antara Farhan dan Abdul pun berakhir saat tendangan terakhir Farhan mengenai pinggir leher Abdul, dan itu menyebabkan tulang leher nya patah.
Entah apa yang terjadi, teman teman Abdul tiba tiba ikut maju dan bertarung dengan Farhan. Bahkan Abdul saja kalah melawan Farhan, apalagi para santri yang kemampuan nya belum seberapa.
Benar saja, Farhan mengalahkan semua senior nya itu dengan sangat mudah. Yang lain hanya mengalami luka luka memar biasa pada tubuh mereka, tapi yang paling parah adalah Abdul yang tulang leher nya patah.
Dengan perintah dari sang Kyai, Ustadz Rozak pun segera membawa Abdul ke rumah sakit menggunakan mobil milik Pak Kyai. Dan santri santri yang lain di bawa ke aula untuk mendapatkan pengobatan.
"Alhamdulillah mas Farhan menang,, ", ucap Rohman berlari mendekat ke arah Pak Kyai dan Bu Nyai.
*------------------------------*
*Rumah Pak Kyai*
" Farhan,, kamu nggak apa apa kan nak?", tanya panik Bu Nyai memeluk erat Farhan.
"I iya bi, Farhan nggak apa apa kok... ", jawab Farhan.
__ADS_1
" Padahal Abdul yang dibawa ke rumah sakit, tapi kenapa malah Farhan yang di khawatirkan?", batin Pak Kyai.
"Sayang,, tolong buatin minum untuk Farhan,,, ", ucap Pak Kyai.
" Ya Allah bibi lupa. Kamu pasti haus ya Farhan, sebentar ya bibi buatin minum dulu", ucap Bu Nyai langsung pergi ke dapur.
*-----------------*
"Farhan,, kekuatan mu itu sangat besar, apalagi kamu tidak bisa mengendalikan emosi. Paman akan membuat segel dalam tubuh kamu untuk mengunci sebagian aura yang ada di dalam tubuh mu", ucap Pak Kyai.
" Terserah paman aja", jawab singkat Farhan.
Pak Kyai pun mendekat ke arah Farhan, lalu mulailah membaca sebuah ayat ayat atau mantra kusus untuk membuat segel ghoib pada tubuh Farhan.
Beberapa menit kemudian...
"Huh huh. Astaghfirullah Hal'adzim Ya Allah,,, ", Pak Kyai pun sudah tidak ada tenaga untuk membuat segel ghoib.
" Paman lemah banget,,, masa nggak bisa buat segel sih", ejek Farhan tertawa kecil.
"Dasar kamu,,".
Setelah beberapa kali percobaan, namun Pak Kyai tetap gagal membuat segel ghoib untuk Farhan. Namun Farhan berjanji kepada paman nya, ia akan berusaha untuk mengendalikan kemarahan nya,,,
"Paman tenang aja,,, kejadian ini cuma kebetulan kok. Lain kali Farhan akan berusaha untuk mengendalikan emosi,,, ", jawab Farhan.
Pak Kyai pun sedikit tenang setelah Farhan bicara demikian,,,,
__ADS_1
Kejadian hari ini, hanya sedikit orang yang melihat nya. Hanya sebagian akhwat dan ikhwan yang melihat langsung pertandingan antara Farhan dan Abdul.
" Semoga kamu bisa mengendalikan sosok yang ada di dalam tubuh mu nak", batin Pak Kyai kawatir.