Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Vivi Ngga Mau Jadi Beban Akbar


__ADS_3

Vivi tidur sangat nyenyak,dan Akbar pulang kerja pun Vivi tidak tau,Akbar masuk ke kamar dan melihat Vivi yang tidur dengan nyenyak tidak membangunkanya.


Akbar melihat ke meja makan,ternyata Vivi sudah masak sup baso dan sambal,Akbar makan sendiri,karena Akbar takut Vivi kecapean habis seminar.


Selesai makan Akbar merapikan meja,setelah selesai Akbar masuk kamar untuk bersih bersih ,setelah itu Akbar naik ke kasur lalu masuk selimut dan memeluk Vivi.


Vivi yang merasakan pelukan Akbar lalu membuka matanya.


"Mas udah pulang,,?"


"Iya,,tidur aja yuk,,"


"Apa Mas udah makan,,?"


"Udah sayang,,kita lanjut tidur yah,Aku capek banget,,"Vivi menjawab Iya.


Keduanya saling berpelukan dan tidur,rasa hangat dari pelukan membuat keduanya langsung terlelap.


Pagi harinya Vivi bangun duluan,Vivi mengangkat tangan Akbar yang memeluknya.


setelah itu Vivi ke kamar mandi untuk cuci muka.


Vivi menuju dapur untuk buat sarapan,tidak lama Akbar bangun dan ke dapur.


"Yang buatkan coklat hangat dong,"sambil memeluk Vivi dari belakang.

__ADS_1


"Iya,,"jawab Vivi.


"Mas,,lepas dulu,Vivi sudah gerak kalau Mas kaya gini,"


"Iya sayang,,"Akbar sebelum melepaskan pelukannya,Akbar mencium pipi Vivi dulu.


Vivi membuatkan coklat hangat untuk Akbar,sambil membuat nasi goreng.


"Mas,,nanti habis seminar Vivi langsung pulang aja yah,sendiri juga berani kok Kan dekat,,"sambil memberikan gelas yang berisi minuman coklat


"Jangan ,,tetap tunggu Aku jemput,soal kemarin yang telat jumput karena benar Aku ada tambahan materi jadi pulangnya telat,"


"Tapi Vivi juga bisa Mas pulang sendiri,kasihan Mas harus pulang pergi , Mas pasti capek,Vivi ngga mau jadi beban Mas,,"


"Kamu ngga jadi bebanku,tapi kamu adalah tanggung jawabku,Aku ngga akan capek atau merasa beban untuk menjagamu,jadi jangan punya fikiran macam macam,karena Aku pun senang melakukanya, "Vivi menunduk karena merasa ngga enak.


"Masak apa buat sarapan kita,,?"


"Vivi cuman bikin nasi goreng sama telor ceplok Mas,,"


"Apa sudah matang,?"


"Sudah,,"


"Ya udah kita makan yuk,,"

__ADS_1


"Apa ngga lebih enak mandi dulu,,?"


"Apa kamu lagi ngajak Aku mandi bareng,"Vivi langsung menggeleng kan kepalanya dengan cepat,Akbar tersenyum melihat Vivi yang menggelengkan kepalanya.


"Mas mau makan sekarang,kalau mau sekarang biar Vivi siapin dulu,"


"Iya ,Aku mau maka sekarang,Siapin yah,,kamu kalau mau mandi ,mandi aja dulu,biar kita gantian,,"Vivi mengangguk.


Vivi lalu menyiapkan makanan untuk Akbar makan,setelah siap Vivi masuk ke kamar dan Vivi langsung mandi.


Akbar makan nasi goreng dan telor ceplok ,setelah selesai Akbar masuk ke kamar untuk merapikan tas yang akan di bawa kuliah.


Vivi keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk saja yang membalut badanya,karena Vivi pikir Akbar masih di luar,Vivi sedikit kaget melihat Akbar ada di kamarnya.


Akbar tersenyum melihat Vivi yang seperti itu,Vivi lalu mau balik ke kamar mandi lagi,tapi Akbar mencegahnya.


"Mau ngapain balik ke kamar mandi,udah pakai baju di sini aja,"Vivi menunduk sambil memegangi handuknya.


Lalu Akbar bangun dari duduknya dan mendekati Vivi,Akbar menarik pinggang Vivi agar badanya saling menempel.


"Wangi banget sih,,"sambil Akbar mencium pipi Vivi,Vivi terus saja menunduk.


"Mas,,ini sudah siang,nanti kita terlambat,,Mas mandi Sanah,,"kata Vivi tapi tetap terus menunduk.


Akbar lalu mengangkat dagu Vivi,membuat wajahnya terangkat ke atas,keduanya sekarang saling pandang.

__ADS_1


Akbar mendekatkan bibirnya ke Bibir Vivi,lalu Akbar melu#mat bibir Vivi dengan rakus,Tangan Akbar yang satunya memegang kepala Vivi bagian belakang,satu tanganya masih di pinggang,sedang tangan Vivi sekarang di kalung kan di leher Akbar.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2