Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Jagoan


__ADS_3

Suara tangisan Bayi sudah terdengar menggema di ruang operasi,Papah langsung mendekati ke suster yang mengambilnya,karena akan di bersihkan.


Sedang Mamah di bantu Tiya menangani Vivi yang baru saja bayinya keluar.


Papah tersenyum senang saat melihat cucu pertamanya lahir dengan sehat dan tanpa kurang satu apa pun,setelah suster sudah membersihkan ya,Papah langsung memintanya ,karena mau di azani.


Papah langsung mengazani nya,setelah selesai Papah membawanya ke Vivi.


"Lihatlah,,dia seperti Abang,,"kata Papah saat mendekatkan si bayi ke Vivi,Vivi tersenyum.


"Dia sehat kan Pah,,?"


"Sangat sehat,,"Vivi dalam hatinya sangat bersyukur.


Papah lalu keluar dari ruang operasi karena mau melihatkan Cucunya ke Abang.


Akbar dan Torik melihat pintu terbuka langsung bangun dari duduknya,


Papah keluar sambil gendong bayi,Akbar yang melihatnya langsung mendekatinya.


"Pah,,ini anak Abang Pah,,?"Akbar langsung bicara dan melihat ke bayinya.


"Iya,,ini anak Abang,,dia jagoan,dan sangat tampan,,,"


"Ya Tuhan Pah,,dia sangat lucu dan tampan kaya Abang,,dia sehat kan Pah,,"


"Sehat semuanya,dan ngga ada kurang satu apa pun,"


"Syukurlah,,Vivi gimana Pah,,"


"Vivi sekarang perutnya sedang di jahit sama mamah dan Tiya,"


"Apa,,perut Vivi di jahit,,?"Abang terlihat sangat kaget,Torik dan papah tersenyum melihatnya.


"Iya lah,tadi kan habis di sobek,sekarang ya sama mamah lagi di jahit pake benang,"

__ADS_1


"Ya Tuhan,,kenapa kaya jahit baju,"


"Kamu mau lihat,Sanah masuk,Papah mau taro cucu papah di ruang bayi,"


Akbar langsung masuk ke ruang operasi untuk melihat Vivi yang katanya sedang di jahit.


Sampai di dalam Mamah dan Tiya Sudah selesai,dan tinggal membersihkan Vivi karena mau di bawa ke ruang rawat.


"Sayang,,kamu ngga papa kan,kamu baik baik aja,"Akbar langsung bertanya.


"Iya Mas,,Vivi baik baik aja kok,"tapi suara Vivi terlihat lemas.


"Tapi kenapa kalau kamu baik baik aja kok kaya lemas gini,"


"Tenang Bang,Kak Vivi itu pengaruh obat,biar dia istirahat,kita akan bawa ke ruang rawat sekarang,"


"Tapi Kak Vivi baik baik aja kan Kak,"


"Iya Bang kak Vivi baik kok,"


Sampai di ruangan rawat,Vivi sudah tidur dengan lelapnya,Papah datang tidak membawa bayi.


"Pah,,Mana anak Abang,,?"


"Ada di ruangan Bayi,,"


"Kenapa di sana Pah,,kenapa ngga bawa kesini,,"


"Di sini berisik biarkan dia istirahat dulu dengan tenang,nanti kalau Vivi sudah bangun baru anak Abang bawa ke sini untuk di beri ASI,,"


"Oh gitu ya Pah,,iya Pah ASI nya sudah keluar kok dengan lancar,,"


"Kok Abang tau ASI nya lancar,,?"tanya Tiya


"Ya kemarin Abang sudah cobain,,"

__ADS_1


"Iih,,Abang jorok,,itu ngga boleh,,"


"Hehee,,,Abang becanda,,Abang kemarin Lihat kak Vivi sedang membersihkan nen nya,,"


Semuanya duduk di sofa sambil mengobrol dan menunggu Vivi bangun.


"Kak,,takutnya Torik capek pulang kerja pengin istirahat,Kaka pulang aja dulu Sanah,,"kata Mamah.


"Mas Torik mau pulang sekarang,,?"


"Ya nunggu kamu sudah selesai aja,,"


"Sudah selesai kok,,kita pulang aja yuk,besok kita ke sini lagi,,ngga papa kan Bang,,"


"Iya Ngga papa kalian pulang aja Sanah,,dan makasih ya kak,,"


"Iya Bang,,Mah,,Pah,,Kaka pulang dulu yah,,"


"Iya Sanah pulang lah,,"


Torik juga berpamitan dan cium tangan keduanya,setelah itu Tiya dan Torik pulang.


"Mah,,emang tadi perut Vivi di jahit pake benang yah kaya orang jahit baju gitu,,?"Mamah tersenyum mendengar perkataan Abang,mamah sudah berfikir kalau Abang sedang di kerjai.


"Iya,,,tadi jarumnya aja gede,,biar kenceng jahitanya,,"


"Ya Tuhan seriusan Mah,,"Akbar bangun dari duduknya dan mendekat ke Vivi.


Lalu Abang membuka baju Vivi untuk melihat perut Vivi yang tadi habis di jahit,Papah dan Mamah tersenyum melihat Abang.


"Mana Mah bekas jahitan nya,,kok ngga ada,,?"Akbar mencari bekas jahitan yang pastinya ada bekasnya.


"Masa sih ngga ada,ada kok,,benangnya warna merah,cari aja,,"Akbar terus melihat ke Perut Vivi dari kanan ke kiri,sambil tangan Akbar mengusap pelan.


"Masss,,,kamu lagi ngapain,,,?"Vivi terbangun karena merasa usapan tangan Akbar.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2