Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Dapat Restu


__ADS_3

Akbar sudah sampai di Indonesia,dan Akbar sudah di jemput oleh pak supir,Akbar langsung naik mobil dan menuju rumah.


Di mobil Akbar menelfon Vivi,"Halo Yang,,Mas sudah sampai,ini sedang di mobil menuju rumah,,"


"Syukurlah Mas,,,kamu sudah sampai,,"


"Iya,kamu sedang apa,,"


"Lagi tiduran,sambil nunggu telfon dari Mas,"


"Ya sudah kamu tidur yah,biar nanti kerjanya ngga ngantuk,"


"Iya mas,,"telfon lalu mati.


Akbar menyimpan hpnya di kantong baju,tidak sengaja matanya lihat pak supir yang tersenyum.


"Bapa kenapa senyum gitu,apa ada yang lucu,,?"


"Ehh,,maaf Mas Akbar,, ini saya tersenyum karena senang dengar Mas Akbar sangat perhatian sama Vivi dan terlihat sayang banget,kalian memang pasangan yang serasi dan cocok,,"


"Oh,,ya kita memang harus sayang dan perhatian kan Pak sama kekasih kita,,"


"Iya sih Mas,,Mas Akbar benar benar laki laki yang sangat baik,tidak melihat kasta,padahal Mas Akbar orang yang berpendidikan juga dari keluarga yang terpandang ,kaya lagi tapi masih mau dengan wanita dari kampung seperti Vivi,saya sebagai Paman nya Vivi sih ikut senang,karena Vivi sudah ngga punya orang tua dan sodara kandung,hanya punya mba Iis dan saya,jadi kalau Vivi menikah dengan Mas Akbar,kita lebih tenang ,semoga Mas Akbar sama Vivi langgeng ya Mas sampai kalian menikah,,"


"Amin Pak,,"Akbar sambil tersenyum.


"Saya mencintai Vivi dengan tulus tanpa melihat kasta,untuk apa kita melihat kasta tapi tidak bahagia,harta bisa di cari,tapi kebahagiaan tidak bisa di beli,,"


"Iya Den,,benar itu,,"

__ADS_1


Sampai rumah Akbar langsung masuk,Mamah , Papah dan kembar sudah menunggu di ruang keluarga.


"Siang Mah,Pah,,Dek,,"Akbar sambil menciumi satu persatu dan memeluknya.


"Wah,,Anak Mamah kelihatanya bahagia amat sih,,ada apa ini,,?"tanya Mamah sambil duduk.


"Pasti bahagia lah mah,,orang baru ketemu pujaan hatinya,,"Kata Iza.


"Iyap,,betul kamu Dek,,Abang bahagia sekali selama di Brunai,,"


"Abang,,kamu ngga boleh macam macam loh yah,,"


"Ya Ngga dong Mah,,Abang kan cuman liburan,,"


"Bang,,bawa oleh oleh ngga buat kita,?"tanya Tiya.


Abang membuka kopernya,lalu membagi punya siapa aja",Ini punya Papah sama mamah,ini punya Kaka sama Adek,,itu dari Abang,,dan ini dari Vivi,,kak Vivi belikan kalian coklat sama permen,,"sambil Abang memberikan pada mereka satu satu.


"Makasih ya Bang,,"Kata Papah.


"Ini bagus banget Bang,,Abang kok pintar pilihnya,"kata Mamah saat membuka oleh oleh nya.


"Iya Mah,,itu Vivi yang pilihin,,"


"Oh pantas,mana mungkin Abang bisa pilih kaya ginian,,Abang mau ke mana,,?"


"Ini,,Abang mau kasih ke Mba Iis sama Mba Siti,,dapat oleh oleh dari Vivi,,"


"Oh,,ya sudah Sanah berikan,,"Abang lalu masuk ke dapur.

__ADS_1


Sedang kembar naik ke kamar untuk mencoba oleh olehnya di kamar.


Abang sudah kembali dari dapur ,Abang sambil membawa gelas yang berisi minum dan piring yang berisi kentang goreng.


Abang sambil ngemil kembali duduk di sofa.


"Gimana Mah,Pah,rumah sakit yang di Surabaya,,apa ada masalah,,?"


"Semuanya lancar,dan ngga ada masalah,,"jawab Papah.


"Syukurlah,,"


"Mah,,Pah,,Vivi kan akan kembali ke Indonesia 6 bulan lagi,Abang mau minta izin untuk menikahi Vivi kalau nanti Vivi pulang,apa papah dan Mamah mengizinkan dan memberi restu pada Abang dan Vivi,,,?"


"Kita merestui dan mengizinkan kalian menikah,,menikahlah dan kalian hidup lah dengan bahagia,,"


"Terimakasih,,Mah Pah,,Abang sayang kalian,,"Akbar langsung memeluk orang tuanya saking senangnya.


"Abang akan mengurus semua tentang pernikahan Abang dengan Vivi,jadi Vivi pulang kita bisa langsung menikah,"


"Terserah Abang saja maunya gimana,Mamah sama Papah hanya bisa mendoakan supaya semua lancar sampai hari H nanti,kita sangat merestuinya,kalau Abang butuh bantuan tinggal bilang aja sama Papah dan Mamah yah,,"


"Siap Mah,,Pah,,terimakasih atas restunya,ya sudah Abang mau istirahat dulu ke kamar,,"Papah dan mamah menjawab iya.


Abang masuk ke kamar,dan langsung tiduran di kasur,Abang lalu mengambil hpnya,Abang mengirim pesan pada Vivi.


"Sayang,,Mas sudah bilang ke Mamah dan Papah tentang pernikahan kita,kata Mamah dan Papah mereka mengizinkan dan mendukung keputusan kita,,Mas bahagia banget sayang,,Mas akan menyiapkan semuanya untuk pernikahan kita,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2