Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Jihan Sudah Dinyatakan Sembuh


__ADS_3

Keadaan Jihan sekarang sudah sehat,berat badan Jihan sudah naik ,sekarang 48 kg dan sudah terlihat berisi.


Jihan juga sudah bisa mengendong Cantika,dan mengajaknya main,kehidupan Jihan sekarang sangat bahagia,apa lagi sang suami selalu menyayangi dan memperhatikannya.


"Mah,,malam ini Cantika tidur sama Jihan yah"saat Jihan dan Mamah memakaikan baju pada Cantika setelah selesai mandi sore.


"Ya,,nanti Susu dan yang lainya Mamah antar ke sini,,"


"Mamah ngga papa kan,,?"


"Ya ngga sayang,,kan Cantika anak kamu,sudah seharusnya dia sama kamu,, Mamah sangat bahagia melihat kamu sudah sehat dan sudah bisa merawat Cantika,,"


"Makasih ya Mah,,Mamah sudah mau menyayangi Jihan selama ini yang Jihan selalu merepotkan,"


"Ngga sayang ,kamu ngga merepotkan kok,Mamah sayang kamu ,kamu bukan seperti menantu tapi kamu adalah anak Mamah,,"


"Iya Mah makasih,,"


Cantika sudah pakai baju,dan sangat cantik dengan baju warna pink nya,Cantika sudah umur 5 bulan,dan sudah bisa tengkurap.


Mamah keluar dari kamar Jihan karena mau mengambil Susu dan botol air panas di kamar Mamah.


Jihan di kamar sedang mengajak Cantika mengobrol,Frengki yang baru pulang dari rumah sakit langsung masuk kamar,Frengki tersenyum saat melihat Anak dan istrinya yang sedang becanda merasa senang.


"Ya Tuhan,,trimakasih untuk kebahagiaan ini,Aku akan menjaga istri dan Anak ku dengan sepenuh hati ku,"


Jihan lalu melihat Frengki yang sudah datang,"Eh Papah udah pulang,"Frengki tersenyum lalu mendekati Jihan dan anaknya.

__ADS_1


Frengki mencium kening Jihan,dan mencium kening anaknya juga.


"Anak Papah udah mandi yah,,udah wangi nih,,eemm,,"sambil di ciumi pipinya Cantika.


"Mas,,kamu belum cuci tangan,Sanah bersih bersih dulu,"


"Oh iya,,sayang nanti dulu yah main sama papahnya,papah mau bersih bersih dulu,"Cantika lalu di gendong Jihan,sedang Frengki masuk kamar mandi.


Jam berlalu,Saat ini Jihan,Frengki dan Mamah papah sedang makan malam bersama, Cantika sudah tidur di kamar dan di temani Mba.


"Sayang,,besok Mamah mau ikut Papah ke Surabaya dua hari,kamu ngga papakan mamah tinggal,,"


"Iya Mah ngga papa,kan ada mba yang bisa bantu Jihan,"


"Iya udah,,nanti kalau ada kesusahan kamu telfon Mamah aja yah,,"


"Ada kerjaan atau ada acara Pah,,?"tanya Frengki.


"Ada kerjaan,,ngga papa kan Mamah bawa buat temen,,?"


"Iya ngga papa,Papah sama Mamah pergilah liburan,jangan dua hari satu Minggu sekalian aja biar ngga capek di jalan,Mamah kan pasti butuh liburan karena sudah mau satu tahun lebih mamah ngga pergi karena jagain Jihan sama Cantika,,"


"Frengki makaaih banyak sama Papah dan Mamah yang sudah selalu sabar dan menyayangi istri dan Anak Frengki,sekarang Jihan sudah di nyatakan sembuh dan anak Frengki pun tumbuh dengan sangat sehat berkat mamah dan Papah,,Frengki hanya bisa mengucapkan terimakasih,dan berdoa semoga Papah Mamah selalu di beri kesehatan dan kebahagiaan sampai nanti,,"


"Amin,,"jawab Papah dan Mamah bersamaan.


"Kita ikhlas dan benar benar sayang ke Jihan dan Cantika,mereka adalah bagian kebahagiaan mamah juga,,jadi Mamah diakan kalian juga semoga selalu bahagia yah,,dan cepat Cantika dapat Adek,,,"sambil senyum mamah berkata yang terakhir,karena mamah tau Frengki sangat sensitif kalau bilang anak lagi,Frengki rupanya troma,bagi Frengki saat ini dia sudah punya anak ,dan untuk anak ke dua Frengki belum terpikirkan.

__ADS_1


"Mamah,,, Cantika masih kecil,,"Frengki langsung nyautin.


Papah dan Jihan pun ikut tersenyum,Selesai makan Frengki dan Jihan balik ke kamar,Mamah dan papah juga karena mau membereskan baju yang besok mau di bawa.


Cantika masih tidur di box dengan sangat nyenyak,,Jihan ke kamar mandi untuk ganti baju tidur,Malam ini terasa panas karena mau hujan tidak jadi,jadi Jihan pakai baju tidur yang tanpa lengan,hanya tali tipis saja ,itu pun bentuk daster yang panjangnya selutut.


Saat Jihan keluar dari kamar mandi,Frengki yang sudah tiduran di kasur menatapnya tanpa berkedip tanpa Jihan tau,Jihan keluar dari kamar mandi langsung menuju kursi di depan meja rias,Jihan melakukan rutinitas sebelum tidur,pakai krim malam juga hed body biar badanya selalu lembab dan harum.


Frengki terus menatapnya,Jihan sudah berisi dan sehat tapi Frengki masih takut untuk meminta haknya,apa lagi Jihan Belum KB.


"Kenapa Mas,,,?kok lihatin ya gitu"Frengki kaget Jihan rupanya menegurnya.


"Ngga ,,kemari lah,,kita tidur,,,"Jihan lalu menurut dan naik kasur tiduran samping Frengki.


Tangan Frengki mengusap pipi Jihan,dan menyelipkan anak rambut Jihan ke telinga,"Kamu cantik banget sih,,"Jihan tersenyum.


"Besok ikut Mas ke Rumah sakit yah,,"


"Ngapain Mas,bukanya Mas bilang Aku sudah sembuh,,?"


"Iya kamu sudah sembuh,tapi kamu ke sana untuk KB,,,"Jihan tersenyum dengan lebarnya,karena Jihan senang akhirnya sumai nya mau menjamahnya.


"Iya Mas,,besok Aku ikut Mas ke rumah sakit,,"Frengki langsung memeluknya dengan erat,sampai Jihan merasakan ada yang mengganjal di bawah.


***lanjut besok yah,,,Frengki mau buka puasa,,


oh iya cerita Zee dan Vandra sudah ada,silakan cek di profilku..semoga suka..

__ADS_1


*jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih****...


__ADS_2