Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Cantika Menangis


__ADS_3

Jihan dan Frengki pergi ke rumah sakit,dan Cantika juga di bawa,Jihan mengajak Mba untuk membantu Jihan menjaga Cantika kalau Jihan sedang repot.


Mamah dan Papah sudah pergi ke Surabaya pagi tadi,dan mereka mengikuti saran Frengki,di Surabaya mau sekalian berlibur.


"Sayang,,nanti kamu langsung ke ruang Mas aja yah,Mas akan panggil Dokter Mira dulu,"saat mobil sudah berhenti di parkiran.


"Iya Mas,,"


Lalu semuanya langsung turun,Jihan yang mengendong Cantika,sedang mba bawa tas keperluan Cantika.


Jihan menuju keruangan Frengki bersama Mba,sedang Frengki pergi ke ruangan Dokter Mira,Frengki ingin menyuruh Dokter Mira untuk menyuntik obat KB pada Jihan.


"Pagi Dok,,"kata Frengki saat masuk keruang Dokter Mira.


"Pagi Dokter,,ada apa nih tumben Dateng ke sini,,"


"Istri Saya mau suntik KB,,tapi dia ada di ruangan Saya,,"


"Oh gitu,,ya udah saya akan ke sana sekarang, karena setengah jam lagi saya ada operasi Cesar,,"


"Iya ,,ayo kita berangkat,,"


Dokter Mira langsung mengambil obat dan suntik nya, Sampai di Raungan Frengki,Dokter Mira langsung menyuntik Jihan dengan suntikan KB yang 3 bulan.


"Kalau nanti yang 3 bulan ini ngga datang bulan,ganti yang satu bulan ya Bu,,"


"Iya Dok,,makasih ya Dok,,"


"Iya sama sama,,"


Dokter Mira pun langsung keluar setelah selesai,"Kamu mau langsing pulang apa nunggu Mas,,?"


"Kalau Aku langsung pulang boleh ngga Mas,,?kasihan Cantika kalau di sini terus pasti ngga nyaman,,"


"Ya sudah kalau mau pulang duluan,nanti Mas jam 4 sudah pulang,"

__ADS_1


"Iya Mas,tapi Aku mau ke mal sebentar boleh ngga,,?"


"Mau beli apa ke Mal,,?"


"Aku mau cari sesuatu,,"


"Apa itu,,"


"Ada deh,,pasti Mas nanti suka,,"


"Yakin nih Mas pasti suka,,?"


"Iya,,pasti Mas akan suka,"


"Ya udah,tapi jangan lama lama,,"


"Iya,,"setelah cium tangan Frengki,Jihan pun pergi meninggalkan ruangan Frengki.


Singkat cerita,Jihan sudah pulang dari Mal,dan Cantika saat ini tidur dengan nyenyak,mungkin tadi Cantika ngga nyaman tidur di gendongan.


Jam 4 Frengki benar sudah pulang,"Sore sayang,,"kata Frengki saat masuk kamar.


"Mandi dulu Sanah Mas,,Aku buatkan kopi susu dulu,biar kamu tambah segar,,"Frengki menarik pinggang Jihan dan badan mereka pun menempel.


"Iya baiklah,,Mas akan mandi,,tapi cium dulu,"sambil menunjuk pipi.


Jihan lalu mencium nya,"Dapat apa dari Mal,"


"Ada deh,,udah Sanah Mas mandi dulu,nanti Mas juga tau apa yang aku beli,"Frengki menurut dan melepaskan pelukannya.


Jihan turun ke bawah,dan Frengki lalu mandi,selesai mandi Frengki tidak pakai baju,hanya pakai celana pendek itu pun tidak pakai dalaman.


Jihan masuk sambil bawa kopi susu untuk Frengki,Jihan masih pakai baju handuknya,karena Jihan tau ngga ada laki.laki selain Frengki di rumah,ada penjaga pun di depan.


Frengki menarik Jihan dan di peluknya,setelah Jihan meletakan cangkir kopi di meja.

__ADS_1


"Mas sudah menginginkan nya sayang,,"sambil menciumi leher Jihan,dan badan Jihan sudah gemetaran.


"Mas,,apa ngga nanti malam aja,,?"


"Mas ingin sekarang,"sambil menarik tali baju yang ada di pinggang,lalu Frengki melepaskan baju handuk itu,dan ternyata Jihan pakai kain segi tiga yang hanya menutupi miliknya,serta pembungkus dada yang tanya menutupi ujung Dada,Mata Frengki langsung terbuka lebar.


"Ya Tuhan sayang,,kamu sungguh sempurna,"kata Frengki sambil terus menatapnya,Jihan pun tersenyum.


Frengki langsung mengendong Jihan dan mengangkatnya ke kasur.


"Mas,,kalau Cantika bangun gimana,?"


"Kita bisa lanjut nanti malam,,"Jihan hanya mengangguk.


Frengki mencium kening Jihan,dan turun ke pipi,lalu ke bibir,di bibir Frengki cukup lama ,dan Frengki yang sudah puasa sangat lama jadi terasa sangat ganas,tangan Frengki sudah entah kemana.


Jihan sudah merasakan sakit saat tangan Frengki dengan gemasnya memainkan dada Jihan,Jihan walau sakit tetap menahan nya.


"Masss,,,,"ciuman Frengki di leher dan telinga membuat Jihan kegelian.


Mulut Jihan terus saja bersuara,suara merdu dan suara kenikmatan yang membuat Frengki makin bersemangat.


Frengki juga meninggalkan beberapa tanda di leher Jihan,lalu tangan Frengki melepaskan pembungkus dada agar tidak bikin ribed.


Setelah terlepas,mulut Frengki sudah langsung melahap kedua daging kembar secara bergantian dan sangat rakus.


"Mass,,pelan,,"kata Jihan sambil mengusap rambut Frengki,karena Frengki sangat kasar.


"Maaf sayang,,ini sangat nikmat,,"Jihan pun tersenyum.


Ciuman Frengki turun ke bawah,dan tanganya sudah menurunkan kain segi tiga itu,Frengki tersenyum saat melihat inti tubuh Jihan yang indah.


Frengki membuka kaki Frengki,lalu tidak menunggu lama Frengki menciumi juga menji*larinya.


Jihan seperti cacing kepanasan,bergerak ke sana kemari,baru saja Keduanya menikmati kenikmatan ,tiba tiba terdengar tangisan Cantika.

__ADS_1


Oeeeoeee,,,,oeee....


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..maaf,,lanjut bsk yah...


__ADS_2