Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Vivi Menangis


__ADS_3

Vivi mengangkat telfon Akbar,"Halo Mas,,"


"Kamu tuh habis telfonan sama siapa sih,lama banget gitu telfonanya,,"


"Tadi Frengki yang telfon mas,"Akbar dengar nama Frengki sebenarnya kesal,tapi di tahan.


"Ngapain dia telfon,,?"suara Akbar terdengar bete.


"Frengki lagi curhat,dia minta bantuin untuk lebih dekat sama Jihan,katanya Frengki menyukai Jihan,"


"Oh,,"jawab Akbar.


"Mas,,Frengki itu orang yang susah untuk jatuh cinta lah,tapi saat melihat Jihan dia bisa langsung tertarik,makin kesini setelah mereka komunikasi lewat Telfon,Frengki sudah bisa merasakan nyaman,,"


"Trus kenapa memangnya,,?"


"Vivi takut kalau nanti Mas ketemu Jihan,Mas berubah fikiran,,"

__ADS_1


"Kenapa kamu ngomong gitu,,Aku itu orang yang berprinsip dan berkomitmen,Aku mencintai kamu dan hanya kamu yang ingin Aku jadikan seorang istri,Aku tidak akan mendua atau pindah ke lain hati dengan gampang,walau di depan ku banyak wanita yang lebih cantik dan Seksi,karena bagiku mencintai seseorang itu tidak mudah, apa lagi yang tulus dan yang membuat nyaman itu sangat susah,Aku sudah nyaman dan kamu tulus ,jadi kamu di hatiku tidak akan bisa di geser dengan wanita lain,"Vivi terdiam,Vivi memang selalu ketakutan karena Vivi merasa tidak pantas untuk Akbar,Vivi pun mengeluarkan air mata,karena perkataan Akbar membuat nya bahagia.


"Tapi Mas,,,"Akbar mendengar suara Vivi yang berubah.


"Kenapa menangis,,?"sambil mengubah telfonya menjadi VC.


"Tapi kenapa,,?"


"Vivi percaya pada Mas,Mas mencintai Vivi dan tidak akan mencintai orang lain,Vivi aja yang selalu takut karena merasa tidak pantas untuk Mas,,"Sambil mengusap air matanya.


"Kenapa kamu selalu bilang kalau kamu ngga pantas untuk ku sih,Aku memilihmu menjadi kekasihku dan Aku pun ingin menikah denganmu berarti kamu itu pantas untuku,,"Vivi diam.


"Jangan menangis,Aku ngga mau lihat kamu menangis kaya gitu,"Tapi Vivi terus saja mengeluarkan air matanya.


"Apa aku bilang saja ke orang tuaku kalau Kita ada hubungan ,biar mereka tidak menjodohkan ku dengan Jihan,"


"Jangan Mas,,Mas jangan bilang,Vivi takut,,"

__ADS_1


"Takut apa,,?"Vivi mengelengkan kepala.


"Besok Aku sidang skripsi,Aku mohon jangan buat Aku kepikiran,Nanti kalau sampai Aku ngga bisa lulus harus mengulang lagi akan lama lagi jadi sudah Jangan seperti ini,"Vivi langsung diam dan merasa ngga enak.


"Maaf Mas,,Vivi lupa besok Mas akan Sidang,"Vivi lalu mengusap air matanya,dan menarik nafasnya,agar lebih tenang.


"Vivi percaya sama mas ,Mas mencintai Vivi dengan tulus,dan untuk memberi tau tentang hubungan kita ke orang tua Mas,lebih baik nanti saja saat Mas sudah pulang,kita nanti bisa cari waktu yang tepat untuk bilang ke orang tua Mas,maaf ya Mas Vivi jadi cengeng gini,soalnya Vivi takut kehilangan Mas karena perjodohan Mas dan Jihan,"


"Kamu ngga usah takut,Aku akan perjuangkan cinta kita,Kamu bantu saja si Frengki biar jadian sama Jihan ,biar nanti Jihan tidak mau di jodohkan dengan ku,jadi nanti kalau Aku pulang ,Aku dan Jihan bisa bilang ke orang tua kita masing kalau kita sudah sama sama punya kekasih,"


"Iya Mas,,demi cinta kita,Vivi mau bantuin Frengki untuk jadian dengan Jihan,"


"Iya,,udah yah kamu ngga usah sedih lagi,dan jangan punya fikiran yang macam macam,sekarang doakan Aku untuk besok lancar di sidang skripsi,,"


"Iya Mas,,Vivi doakan Mas semoga besok lancar dan berhasil dalam sidang skripsi nya,,"


"Amin,,makasih sayang,,ya sudah ini sudah malam,kamu tidurlah,mimipi kan Aku yah Sayang,,"Vivi tersenyum lalu menjawab Iya.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2