Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Sudah Mulai Seminar


__ADS_3

Pagi harinya Vivi dan Akbar sudah bersiap,keduanya akan berangkat bersama,Akbar akan mengantar Vivi menuju rumah sakit,Vivi Akan mengikuti seminar di rumah sakit tempat Akbar bekerja.


"Ayo Mas kita sarapan dulu,,"kata Vivi masuk kamar karena Akbar belum keluar juga dari tadi.


"Iya tunggu bentar,Aku nyisir rambut dulu,"Vivi lalu menunggu Akbar,dan setelah selesai keduanya sarapan bersama.


"Ingat yah,kalau Aku belum jemput,nanti jangan pulang dulu,tunggu Aku di kantin atau di loby rumah sakit,"


"Iya Mas,,"


Akbar memakaikan Vivi jaket tebal dan ada penutup kepanya juga,di luar sangat Dingin Akbar tidak mau Vivi kedinginan.


Setelah siap keduanya menuju rumah sakit sambil bergandengan tangan.


"Nanti Aku antar kamu ke Om Danu yah,biar Om Danu yang akan menunjukan tempat seminarnya,"


"Iya Mas,,"


Keduanya berjalan menuju rumah sakit,Akbar sambil menujukan gedung gedung apa saja yang mereka lewati pada Vivi.


Sampai tidak terasa mereka sudah sampai di rumah sakit,Akbar melepaskan genggaman tanganya di tangan Vivi karena mereka sudah masuk ke dalam rumah sakit.


"Hai Bar,,kamu kok sudah datang,"tanya seorang suster senior.


"Hai Sus,,ini Aku mau ketemu Om Danu,apa Om Danu ada di dalam,?"


"Oh ada,,masuk aja Sanah,"


"Iya Sus makasih,,"


Akbar lalu masuk ke dalam ruangan om Danu,"Pagi Om,,"sapa Akbar.


"Pagi,,"jawab Om Danu.


"Ini om,,Akbar mengantar Vivi,,Vivi kan belum tau rumah sakit nya,jadi Akbar Antar,"


"Oh ini Vivi,,"Vivi lalu menyalami Om Danu.


"Saya sudah dengar tentang kamu dari Papahnya Akbar,selamat datang yah,"


"Iya Om,,trimakasih,,"

__ADS_1


"Seminar akan di adakan satu jam lagi,ngga apa apa kan kamu nunggu,,?"


"Ya Om ngga papa,Vivi akan menunggunya,"


"Ya udah ya om,Akbar mau ke kampus dulu,"


"Iya,,pergilah dan hati hati di jalan yah,"


"Iya om,,Vi Aku berangkat dulu yah,"


"Iya mas,,makasih karena sudah mengantar Vivi,"


"Iya,,sama sama,"Akbar pun pergi dan sekarang Om Danu mengajak Vivi ke tempat Seminar.


"Vi,,nanti seminarnya akan di ikuti oleh Dokter Dokter muda dari berbagai negara,kamu jadi bisa tambah wawasan,ilmu dan teman,kita akan mengadakan seminarnya kurang lebih 5 Hari,semoga 5 hari ini kamu datang terus,dan di beri kesehatan,karena orang kita yang baru datang ke sini biasanya fisiknya tidak kuat ,karena lagi musim salju,"


"Iya Om,,semoga Vivi selalu sehat agar bisa ikut seminar terus,"Jawab Vivi.


Keduanya sedang berjalan menuju ruang seminar,sampainya di ruang seminar ternyata masih sepi,Om Danu lalu menyuruh Vivi duduk di tempat yang bertuliskan Indonesia.


Vivi dan Om Danu mengobrol sambil menunggu acara mulai,sampai Akhirnya acara pun di mulai.


Jam pun berlalu,Akbar masih sibuk dengan kuliahnya,Sedang Seminar sudah selesai ,Vivi menuju kantin rumah sakit untuk membeli roti dan minuman karena Vivi merasa lapar.


Vivi duduk sendirian sambil memainkan hpnya,matanya sesekali melihat ke luar,untuk melihat Akbar sudah datang apa belum.


"Hai,,boleh Aku duduk di sini,"Vivi mengangguk,ada dokter wanita yang masih muda mendekatinya.


"Aku Sifa dari Brunai,kamu dari Indonesia kan,"Sifa pake bahasa Melayu.


"Iya,,saya Vivi,"keduanya berjabat tangan.


"Kamu kok belum pulang,,?"tanya Sifa.


"Aku lagi nunggu jemputan,kalau kamu kenapa belum pulang,?"


"Sama,,Aku juga lagi nunggu jemputan,kamu di sini tinggal sama siapa,?"


"Aku tinggal sama sodara,kalau kamu,,?"tanya balik Vivi.


"Aku sama pacar,"Jawab Sifa,dan Vivi hanya mengangguk.

__ADS_1


Keduanya mengobrol sampai tidak terasa sudah jam 3,dan Sifa sudah di jemput,tinggal Vivi sendirian.


"Ini sudah jam 3 kenapa belum datang,pesanku juga belum di balas lagi,"Kata Vivi dalam hatinya sambil melihat ke luar.


Vivi sudah merasa mengantuk dan lapar,tapi Vivi tetap bertahan.


Sampai Akhirnya Vivi melihat Akbar datang,dan Akbar baru saja keluar dari mobil.


"Bar,,sampai jumpa besok yah,dahh,," kata Jeni yang kelir dari pintu kemudi,ternyata Akbar ikut mobil Jeni.


"Iya,trimakasih tumpangannya,"kata Akbar.


Akbar langsung masuk ke Loby,dan Akbar melihat Vivi yang sedang melihat ke arahnya.


Akbar tersenyum ke arah Vivi,tapi Vivi datar saja.


"Maaf yah Aku telat,tadi ada materi tambahan"kata Akbar saat sudah di depan Vivi.


"Ngga papa,,Aku mau pulang ,,"kata Vivi langsung berjalan keluar.


Akbar mengikutinya dari belakang,Akbar sebenarnya sudah telat untuk bekerja,tapi harus mengantarkan Vivi pulang ke apartemenya dulu.


"Kita naik Taxsi yah biar cepat,"kata Akbar menarik Vivi menuju taxsi.


"Tapi jalan juga ngga jauh kok,"


"Udah kita naik Taxsi aja ayo,,"Vivi akhirnya menurut dan pulang menuju apartemenya.


Sampai apartemen dan sudah masuk ke dalam,Vivi langsung melepaskan jaket tebalnya,sedang Akbar tidak melepaskanya.


"Kenapa ngga di lepas jaketnya,?"tanya Vivi.


"Aku mau langsung pergi kerja dulu yah,Aku sudah telat,kamu tidur dan istirahat aja,nanti malam Aku mau di masakin yang berkuah lagi yah,"sambil memegang pipi Vivi,Vivi langsung kaget karena benar Akbar harusnya berangkat kerja.


"Apa ngga makan dulu,?"


"Nanti makanya di rumah sakit aja,,"


"Ya Udah,,Mas Hati hati yah,,"Vivi mencium tangan Akbar,dan Akbar mencium kening Vivi.


Akbar pun pergi,Vivi merasa bersalah,karena Akbar sudah cape pulang kuliah malah mentingin dirinya pulang ke apartemen,dan harusnya kan Akbar kerumah sakit buat kerja.

__ADS_1


"Ya Tuhan semoga dia selalu di beri kesehatan,,Aku percaya padanya,dan jangan biarkan hatiku ini ada rasa curiga atau cemburu padanya,"kata Vivi dalam hatinya saat Akbar keluar dari apartemen.


jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,


__ADS_2