
Esok harinya Akbar dan Vivi akan pergi ke rumah Frengki,Vivi semalam menelfon Jihan,dan bilang mau main ke rumahnya.
"Vi,,Fatir jangan di bawa yah,Fatir di rumah aja,,"kata Mamah melarang Fatir di bawa ke rumah Frengki.
"Nanti rewel gimana Mah,,"
"Ngga,,Suster kan ada,"
"Ya udah Yang biar Fatir sama mamah,kita jadi enak sekali kali pergi berdua,,udah ayo berangkat,,"
"Iya tunggu bentar Mas,,"Vivi berjalan ke arah suster yang sedang gendong Fatir,lalu Vivi mencium anaknya dulu.
"Mamah sama Papah pergi dulu ya sayang,Fatir sama nenek sama Suster dulu,jangan rewel Ok,,"sambil mengusap kepala Fatir .
"Sus,,saya pergi dulu yah, "
"Iya Bu,,"jawab suster.
"Mah,,Vivi sama Mas Akbar pergi dulu,"
"Iya hati hati,,"
Vivi dan Akbar berangkat,Papah sama Beni sudah pergi,mereka ada urusan,sedang Iza di kamar bersama anaknya.
Jalanan tidak macet,sekitar 30 menit Mobil Akbar sudah sampai di depan rumah Frengki.
Keduanya turun dari mobil dan langsung menuju pintu.
Frengki yang sudah menunggu langsung menyambut nya,Akbar dan Frengki langsung saling peluk.
"Gimana kabar kalian,,?"tanya Frengki.
"Kita baik,,"lalu melepas pelukannya,Frengki dan Vivi saling jabat tangan.
"Ayo duduk,,,Mah,,Akbar sama Vivi sudah datang nih,"Teriak Frengki,mamah di dapur langsung keluar.
__ADS_1
"Kalian sudah sampai,,gimana kabarnya,,"
"Kita baik Tante,,gimana kabar Tante,"Vivi dan mamah Frengki cipika cipiki.
"Tante baik, syukurlah kalau kalian baik,,"
Akbar lalu Salim ke mamah Frengki,ke empatnya lalu duduk.
"Jihan sama anaknya di mana Tan,,?"tanya Vivi.
"Mereka di kamarnya,ayo Tante antar ke kamar ,,pasti Jihan senang sekali kamu datang,,"Mamah berdiri,di susul Vivi juga berdiri.
Keduanya menuju kamar Jihan,sedang Akbar dan Frengki mengobrol berdua.
""Sayang,,ini Vivi sudah datang,"kata Mamah saat buka pintu kamar Jihan.
"Vivi,,"
"Jihan,,"keduanya saling peluk.
"Ya begini Vi,tapi sudah lebih baik,,kamu gimana kabarnya,,?"
"Kabarku juga baik,,ini Cantika yah,,"Cantika rupanya di tidurkan di kasur bersama Jihan,biar Jihan bisa melihat dan mengajak ngobrol.anaknya.
"Iya Tante,,"kata Mamah yang jawab menirukan suara anak kecil,mamah tadi langsung duduk di pinggir kasur.
"Kalian mengobrol lah,mamah mau siapin masakan buat kita makan siang yah,,Vivi makan siang di sini yah sama Akbar,Tante mau masak sayur asam sama ikan asin,Vivi doyan kan,?"
"Wah itu pasti enak Tante,Vivi doyan banget,"
"Ya udah Tante masak dulu yah,"
Mamah keluar dari kamar Jihan,Jihan dan Vivi langsung mengobrol.
Vivi menggendong Cantika,dan mengajaknya ngobrol,"Ji,,anakmu mirip banget sama kamu,"
__ADS_1
"Masa sih Vi,,kataku hidungnya mirip Mas Frengki,,"
"Iya,,cuman hidungnya yang mirip Frengki,lainya kamu,dari dagu ,alis dan matanya,"Jihan tersenyum.
"Fatir ngga ikut ya Vi,,?"
"Ngga,,tadinya Aku mau ajak kesini,tapi sama Mamah mertua ngga boleh,katanya mamah masih kangen dan ingin main dengan Fatir,jadi Aku ngga ajakin,"
"Enak ya Vi punya mertua yang baik, Mamah mertuaku juga sangat baik,Cantika mah yang urus,dan mamah ngga mau di bantu suster,mamah melakukanya sendiri,Sedang Aku hanya bisa duduk dan melihat,"
"Wah enak banget kamu Ji,"
"Ya enak ngga enak,Aku sebenarnya Ingin sekali mengurus Anak ku sendiri,tapi apa daya Aku masih belum bisa mengurus nya,Aku masih lemas,"
"Ya kamu yang sabar,nanti juga kamu sembuh dan bisa mengurus anak mu sendiri,yang penting kamu harus semangat untuk sembuh,rajin terapi dan minum obatnya yang teratur,"
"Iya Vi,,Aku juga ingin menggemukan badanku,biar berisi ngga kurus begini,"
"Kamu minum vitamin ngga,,?"
"Minum,,kenapa,,?"
"Ya kalau vitamin masih juga belum buat kamu gemuk ,coba kamu minum susu,"
"Emang ada susu yang buat gemuk,?"
"Ada,,nanti Aku bilang Frengki ,dia akan Aku suruh beli,ngga bahaya kok,,"
"Iya Vi makasih yah,,"
Keduanya mengobrol banyak hal,sampai jam makan siang pun tiba.
Mamah mengajak semuanya makan siang,Jihan juga ikut makan,sedang Cantika di temani Mba dulu.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1