Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Pesta Pernikahan


__ADS_3

Akbar,Vivi dan yang lainya sudah sampai di hotel,Vivi dan Akbar langsung menuju tempat yang sudah di siapkan untuk bersiap,Vivi langsung di dandani oleh ahlinya,Akbar menemaninya sambil terus melihat ke Vivi.


"Sayang,,Mas mau cari mamah dulu yah sebentar,"kata Akbar.


"Iya Mas,,jangan lama lama yah,"


"Iya sayang,,"Akbar pun keluar.


"Ya ampun,,kalian pasangan yang serasi banget sih,udah yang cowoknya tampan,cewek nya cantik,kalian benar benar pasangan cucok meong deh ih,"kata Ses yang mendandani Vivi,Vivi hanya tersenyum mendengarnya.


"Kalau boleh tau kalian pacaran sudah lama yah,?"


"Ya cukup lama sih,,kurang lebih 5 tahunan,"


"Pantas,,kalian sudah terlihat sama sama dewasa,"


Lalu Akbar datang bersama Jihan,"Sayang ini ada Jihan,"Vivi langsung menyuruh Jihan duduk.


"Kamu sudah datang,sinih duduklah temani Aku,,"


"Iya Vi,Mas Frengki katanya pengin datang lebih awal,"


"Ya udah ya Yang Mas keluar dulu,Mas mau temani Frengki,"


"Iya Mas,,"


"Eh,,orang ganteng,,nanti satu jam lagi datang ke sini yah,kamu juga harus di dandani,"kata Ses nya.


"Iya,nanti satu jam lagi saya akan datang,"

__ADS_1


Vivi dan Jihan asik mengobrol,sampai akhirnya Saatnya Vivi memakai gaun pengantinnya.


"Ya Tuhan Vi,,kamu cantik banget,"kata Jihan,Vivi tersenyum.


"Kamu lagi ngga bohong kan Ji,?"


"Ya ngga lah,Aku serius kamu memang sangat cantik,,iya kan Ses,"


"Iya,,memang sangat cantik,siapa dulu yang dandanin,"Vivi dan Jihan tertawa.


Vivi sudah selesai,Akbar dan Mamah masuk dan melihat Vivi yang sudah sangat cantik.


"Ya Tuhan Yang kamu cantik banget,"Vivi tersenyum senang saat di puji Akbar.


"Iya dong menantu mamah pasti cantik,"


"Ya udah mamah keluar dulu yah,Jihan temani Vivi ya sayang,,"


"Iya Tan,,Jihan akan temani Vivi,"Mamah lalu keluar.


"Vi,,kamu sangat beruntung yah,punya mertua sebaik mereka,,Aku padahal ngga enak banget kalau bertemu om sama Tante,mereka orang baik tapi pernah di sakitin oleh papah ku,"Jihan terlihat sedih.


"Kamu juga beruntung kok Ji,punya calon mertua dan calon suami yang sangat baik,yang mau menerima kamu apa adanya,Kalau mertuaku memang mereka orang yang sangat baik,mereka lah yang membuat Aku jadi seperti sekarang ini,Aku sangat berterimakasih sekali pada mereka,Aku tidak bisa membalas kebaikan mereka juga,Aku hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan mereka dan menjadi menantu yang baik untuk mereka,"


"Iya Vi,Aku juga,Aku ngga bisa memberikan apa-apa pada orangtuanya mas Frengki dan mas Frengki nya,Aku hanya selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka,"


Keduanya bicara sangat banyak,sampai akhirnya jam 7 malam,acara di mulai,MC sudah mulai berbicara.


Akbar dan Vivi dengan saling bergandengan masuk ke tempat pesta,dan tamu undangan sudah banyak yang datang,di belakang Akbar Vivi ada si kembar yang menjadi pengiring,di ikuti Jihan dan Frengki.

__ADS_1


Rangkaian acara di mulai dengan penuh suka cita,alunan musik yang sahdhu mengiringi rangkaian acara,serta makanan yang lezat dan banyak macamnya membuat para undangan sangat menikmati.


Akbar dan Vivi sampai pegal karena berdiri cukup lama untuk menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.


Karena Papah dan Mamah Akbar seorang Dokter yang sudah ada nama,tamunya pun banyak sekali dari kalangan dokter.


"Kenapa,,pegel kakinya,?"tanya Akbar pada Vivi karena Vivi selalu gerak kakinya.


"Iya mas kaki Vivi pegal,acaranya masih lama ya Mas,"


"Iya sayang,tamu aja masih banyak,itu sepatu nya lepas aja,biar ngga pegel yah,"


"Tapi masa Vivi nyeker,,"


"Ya ngga papa,dari pada kakinya sakit,udah buka aja,"Akbar lalu berjongkok dan membantu Vivi melepaskan sepatunya,gaun Vivi panjang jadi kakinya ngga pakai sepatu pun tidak terlihat nyeker.


Sekitar jam 11 malam,tamu sudah pada pulang,hanya tinggal keluarga inti saja,satu persatu keluarga juga pada masuk ke kamar masing masing,Frengki dan Jihan juga sudah pulang ,mereka pulang bersama orang tua Frengki.


Papah,Mamah ,kembar dan mba pada pulang ke rumah,tapi Akbar dan Vivi sudah ada kamar kusus untuk mereka bonus dari hotel untuk menikmati malam pertama mereka.


"Kalian naiklah ke atas,dan istirahat,"kata Mamah.


"Iya mah,,"


"Ya udah kita pulang yah,"


Semuanya sudah pergi,dan Akbar menggandeng Vivi menuju kamarnya,karena gaun Vivi susah untuk jalan,Akbar lalu menggendongnya,Vivi mengalungkan tanganya di leher Akbar,keduanya baik ke kamarnya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2