
Akbar dan Vivi sudah sampai kamar,Akbar langsung mendudukan Vivi di atas kasur yang banyak sekali kelopak bunga mawar.
"Malam ini kamu akan jadi milikku seutuhnya,kita akan melewati malam yang panjang ini dengan memadu cinta,,"Kata Akbar sambil mengusap pipi Vivi,Vivi yang mendongak mendengar perkataan Akbar tersenyum dengan manisnya.
"Iya Mas,,Vivi akan melayani Mas dan akan memuaskan Mas malam ini,,dan malam malam seterusnya,,"
Cup,,cup,,cup,,cup,,
Akbar mencium kening,kedua pipi dan terakhir di bibir Vivi.
"Sekarang kamu milik ku,dan selamanya tetap milikku,,"Akbar sambil menurunkan sleting gaun Vivi yang ada di belakang,lalu Akbar menyuruh Vivi untuk berdiri.
Baju pun jatuh ke bawah dengan pelan,Akbar membantu Vivi untuk melepaskan baju pengantin nya,Vivi hanya memakai dalaman saja sekarang.
"Kita lakukan sekarang yah,"Vivi mengangguk malu.
Akbar lalu membuka bajunya dan celananya, Akbar terlihat cepat cepat,dan tidak sabar lagi.
Setelah semuanya polos Akbar mengajak Vivi langsung ke kasur,sampai di kasur Akbar yang memang sudah ngga tahan lagi,menindih Vivi dan langsung mencium bibir Vivi dengan rakus,Vivi sampai kualahan mengimbanginya.
Abang lanjut mencium leher Vivi,di leher Akbar memberikan tanda cinta cukup banyak,tidak hanya di leher,di dada Vivi juga di beri banyak tanda,"Mas,,,oohhh,,,Mas,,"saat Akbar memainkan Boba Vivi.
__ADS_1
Akbar menarik tangan Vivi agar bermain di miliknya, Vivi lalu menggerakan tanganya naik turun di milik Akbar.
Akbar pun ke enakan,karena Vivi sangat pintar memainkan miliknya dengan tanganya.
Akbar lalu merubah posisi,Akbar ada di atas badan Vivi,tapi posisinya Milik Akbar ada di mulut Vivi dan mulut Akbar ada di inti tubuh Vivi.
Keduanya sibuk dengan kegiatan masing masing dan saling menikmatinya.
Vivi pintar sekali memainkan milik Akbar di mulutnya,sampai Akbar merasakan miliknya berkedut.
Sedang punya Vivi sudah sangat basah dan becek,Akbar memainkan milik Vivi dengan lidah dan Bibirnya.
"Masss,,,,Vivi mau keluar Mass,,oohh,,,"
"Oohh,,,Maasss,,,"Tangan Vivi sambil memegangi milik Akbar dengan kencang,karena miliknya sudah terasa ingin keluar.
"Aaaahhhhhggggg,,,,,,,"Vivi akhirnya melakukan pelepasan dengan nikmatnya.
Akbar bangun dari badan Vivi,lalu membersihkan air cinta di milik Vivi dengan semangatnya.
Vivi lemas tak berdaya,Akbar membiarkan Vivi untuk istirahat hanya sebentar,sekitar 5 menit Akbar sudah bergerak lagi,Akbar lalu mengolah Vivi lagi agar bangkit gai*rahnya.
__ADS_1
Lalu Vivi tidak lama merasakan gairahnya kembali lagi,Akbar menyuruh Vivi untuk duduk di pinggir kasur,dan Akbarnya berdiri.
Akbar meminta Vivi untuk memasukan miliknya ke mulut nya,Vivi pun melakukanya.
"Ayo Yangg,,,ini sangat nikmat,,uuuhhh,,,"Akbar memegang kepala Vivi,lalu Akbar menggerakan pinggangnya , Miliknya pun keluar masuk di mulut Vivi.
"Oohh,,,ooh,,,Oohhh,,,"
Akbar makin lama gerakanya makin cepat,Vivi lalu menahanya.
"Mas,,jangan cepat cepat,,Vivi ngga bisa nafas,"
"Maaf sayang,,ini sangat nikmat soalnya,lagi yah,,ayo,,,"Akbar memasukan miliknya lagi,dan sekarang dengan pelan Akbar keluar masuk.
Sampai akhirnya,,"Sayang,,,Mas mau keluar ini,,uuhh,,enak Yang,,,"
Dan tidak lama milik Akbar tumpah di mulut Vivi,,Vivi mendorong Akbar dan langsung masuk ke kamar mandi.
Weeeekk,,,weeekkk..
Vivi muntah karena milik Akbar di keluarkan di dalam mulut Vivi.
__ADS_1
***Maaf baru Up..tanganku terlilit jadi sakit buat nulis,ini aja aku paksain,,
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih***...