Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Fatir ikut Ke Jakarta


__ADS_3

Akbar,Vivi bersama anaknya akan pergi ke Jakarta karena Iza mau menikah lagi dengan Beni,dan juga mau mengadakan Aqiqah Anaknya.


Tiya dan Torik juga akan pulang,tapi mereka akhirnya tidak bisa berangkat bareng,karena Torik tidak dapat cuti lebih dari seminggu,jadi Torik dan Tiya akan ke Jakarta pas nanti acara pernikahan Iza dan Beni .


"Sayang,,sinih Mas yang gendong Fatir,,"Akbar mengambil Fatir dari gendongan Vivi,mereka sedang ada di Bandara ,menunggu keberangkatan Pesawat.


Susternya Fatir ikut tapi karena sedang santai Vivi mengendong anaknya.


Akbar mengendong anaknya,sambil mengajaknya mengobrol.


"Sayang nya Papah jangan rewel yah,,kita mau naik pesawat,,kita mau ke rumah nenek sama kakek,,"


Ini pertama kalinya Fatir pergi jauh dan sampai naik pesawat.


Di rumah,Mamah Dinda sedang merapikan kamar di bantu Mba Iis,karena Cucunya akan datang,Mamah sudah lama ngga ketemu,apa lagi mba Iis belum pernah bertemu cucunya.


"Mba,,ganti sepri nya yang motif anak cowok yah,,dan yang warna biru,,biar Fatir nanti nyaman di dalam kamar,,"


"Iya Bu,,baik,,"


Mba Siti di dapur sedang memasak rendang kesukaan Akbar.


"Mba,,Mamah mana,,?"tanya Iza ke mba Siti yang sedang masak.


"Ibu lagi di kamar Abang,,sedang beres beres sama Mba Iis,,"


"Oh,,ya udah Adek ke sana,,"Iza langsung pergi.


Jani di kamarnya di temani Beni,,karena besok Beni dan Iza mau menikah,Beni tidak datang ke kantor.


"Mah,,,"kata Iza sambil masuk.


"Iya sayang,,ada apa,,?"


"Kata orang butik mereka lagi OTW,,"

__ADS_1


"Oh iya,,,"


Iza melihat kamar Abang yang sedang di rapikan oleh Mamah dan Mba,semuanya bertema biru.


"Mah,,kenapa semua jadi biru gini sih motifnya,,?"


"Ya kan Fatir laki laki,jadi Ya Mamah hiasinya warna biru,,kalau Jani baru pink,,"


"Ya ngga harus biru semua kali Mah,,"Mamah hanya tersenyum.


Akbar dan Vivi bersama pengasuh Fatir sudah naik pesawat,dan sekarang sudah mengudara,Fatir tidur nyenyak di pelukan Vivi.


Sampai di bandara ,mereka sudah di jemput pak supir,suami Mba Iis.


Sekarang semua sudah di dalam mobil yang melaju ke rumah,Vivi banyak mengobrol dengan Pamannya,sedang Fatir di gendong suster,Akbar ikut mengobrol dengan Vivi dan pamannya.


Saat mobil sudah berhenti di depan rumah,Mamah yang mendengarnya langsung keluar bersama Papah,keduanya sudah tidak sabar ingin bertemu Cucunya.


"Selamat datang Cucu nenek,,,sinih sayang,,gendong nenek yah,,"Mamah langsung mengambil Fatir dari gendongan Suster.


Akbar dan Vivi langsung cium tangan ke Papah,,mamah yang mengendong Fatir langsung saja mengajaknya masuk.


Mba Iis juga ikut menyambut kedatangan Vivi,Vivi setelah cium tangan papah langsung memeluk Mba Iis.


"Gimana kabar Bibi,,?"


"Bibi sehat,,kamu gimana,?'


"Vivi juga sehat,,"


"Ya udah ayo masuk,,"


"Mah,,Adek di mana,,?"tanya Vivi,saat sudah ada di dalam.


"Adek di kamar,,kamu ke sana aja,,"

__ADS_1


"Iya Mah,,"Vivi sudah ingin bertemu anak Iza makanya ngga sabar ingin bertemu.


Tok,,,tok,,,


"Dek,,,ini Kaka,,,"Iza yang dengar langsung menyuruh Beni buka pintu,karena Iza sedang kasih Nen ke Jani.


"Eh kak,,dah datang,,"kata Beni.


"Iya,,"


"Masuk Kak,,saya mau ke Akbar,"Beni keluar karena ingin bertemu Akbar,Vivi lalu masuk ke dalam.


"Hai Dek,,,"


"Kak,,sinih duduk,,"


"Jani lagi Nen,,"


"Iya nih kak,,Fatir mana,,?"


"Di bawah sama Mamah,,"


"Mamah tuh dari pagi sudah heboh tau Kak,,Mamah sama mba Iis merapikan kamar Abang dengan dekorasi warna Biru,,"Vivi tersenyum.


"Masa sih Dek Mamah segitunya,,?"


"Iya kak serius,lihat aja Sanah kamar Abang,,"


"Iya nanti aja,,Kaka mau gendong Jani coba,,"


"Iya kak,,tunggu bentar,,"Lalu Iza menghentikan Nen nya.


Vivi sudah mengendong Jani,Di bawah Mamah mengajak Fatir ke kamarnya,Sedang tiga pria mereka mengobrol masalah kerjaan dan masalah yang kemarin menimpa Akbar .


***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


Kak,,menurut Kaka semua ini cerita tetap di lanjutkan apa di tamatin aja,,karena semua sudah bahagia,tapi kalau suara terbanyak minta lanjut,Aku akan terus lanjutkan sampai cucu Agung dan Dinda besar***.


__ADS_2