
Akbar dan Vivi kaget saat dengar ada suara,Keduanya melepaskan ciumannya.
Vivi membuang mukanya ke samping karena malu dan mengusap bibirnya yang basah,Akbar melihat ke pintu.
"Kamu tuh main masuk aja sih Ben,,"Akbar kesal karena ternyata Beni yang masuk.
"Maaf ,,,Aku ngga tau kamu lagi sama cewe,"Akbar langsung bangun.
"Cewe Mulu kamu Bar,,"Akbar langsung menutup mulut Beni,karena Beni ngga tau itu Vivi.
"Kamu tuh ngomong sembarangan aja,,itu Vivi,,"sambil mata Akbar melotot,Beni yang dengar Vivi langsung melihat ke Vivi.
Vivi mendengar perkataan Beni tadi langsung bertanya.
"Mas,,kamu suka bawa in cewek,,"Vivi dengan kesal.
"Ng,,ngga lah,,itu Beni aja yang ngomongnya ngawur,,"Akbar melotot ke Beni ,dan kasih kode agar jelasin ke Vivi.
"Maaf Vi,,Aku memang orangnya suka becanda,Akbar ngga kaya gitu kok,,Akbar itu sangat setia sama kamu,cuman cewek cewek banyak yang suka deketin dia,,serius Vi Aku ngga bohong,"Beni merasa ngga enak gara gara salah ngomong.
"Awas aja kamu Mas kalau macem-macem,Vivi sunat sampe abis itu adik kamu,,"
"Ya Tuhan Bar,,calon bini kamu serem amat sih kalau lagi cemburu,,awas kamu bar jangan sampe macam macam,bisa bisa kamu ngga kikuk kikuk,,hahaa,,"Beni malah meledek Akbar.
"Udah diem kamu,,mau apa sih kamu ke sini,?"
"Iya deh ,,ini Aku bawa kasus baru,menurut kamu giman,?"
"Kan udah Aku bilang setop dulu,Aku tuh mau nikah ,Aku mau cuti,,"
"Iya Aku tau,Aku ngga akan ganggu kamu,cuman Aku minta bantuin ngecek dulu,,"
"Kamu ngomong selalu begitu,cuman bantu ngecek ,tapi nantinya Aku juga yang di repotin"Beni tersenyum.
"Ya udah taro aja di meja,nanti kalau sempat Aku periksa,,"
__ADS_1
"Jangan kalau sempat dong Bar,tapi harus dong,"
"Iya udah ribed banget,udah Sanah keluar,jangan ganggu lagi ngerti,,,"
"Siap,,,Vi,,ati ati yah,,Akbar itu kucing garong,,"Akbar mendengar perkataan Beni pada Vivi langsung melempar pensil.
Beni menghindar dan langsung keluar sambil tertawa puas karena bisa buat Akbar kesal.
"Mau kemana,,?"tanya Akbar ke Vivi saat Vivi bangun dari duduknya.
"Mau ke kamar mandi,,mau ikut,,?"Akbar tersenyum,Akbar takut Vivi masih marah dan akan pergi.
"Boleh ayo Mas ikut,,"Sambil menarik turunkan alisnya Akbar berkata.
Vivi bukanya menjawab tapi langsung masuk ke kamar mandi,Akbar lanjut kerja lagi.
Vivi selesai dari kamar mandi kembali ke sofa,Vivi lanjut memakan cemilan yang di pesan nya.
Jam 12 orang semua pergi untuk makan siang,tapi Akbar dan Vivi tidak pergi karena keduanya masih kenyang.
"Nanti kalau sudah lapar bilang yah,,?"
"Iya mas,, Mas Vivi sedang kirim pesan sama Frengki,katanya nanti malam ngajak kita makan malam bareng,Mas ada waktu ngga,,"
"Nanti malam ada,,ayo kita berangkat,"
"Iya,,Vivi balas dulu ya Mas,"
Frengki juga mengirim kan alamat Restoran nya,"Mas tau Restoran ini,,?"sambil menujukan layar hpnya ke Akbar.
"Oh restoran ini,,Mas tau ,,"
"Jauh ngga,,?"
"Ngga sih,itu Restoran katanya bagus Yang,banyak yang datang cuman untuk nongkrong dan foto foto,,"
__ADS_1
Vivi lalu melihat ke Google karena penasaran dengan restoran itu.
Akbar yang merasa lelah dan mengantuk ,memejamkan matanya.
Vivi terus melihat ke hpnya, saat melihat ke Akbar,Ternyata Akbar sudah pulas.
Vivi memandang wajah Akbar yang sedang tidur,dan terlihat sangat tampan.
"Aku ngga akan biarkan ada wanita yang mendekatimu Mas,kamu hanya milik ku seorang,"Vivi lalu mengusap pipi Akbar dengan pelan,pipi yang sangat mulus tanpa ada bekas jerawat.
Akbar yang merasakan usapan tangan Vivi membuka matanya,lalu mengambil tangan Vivi.
Keduanya tersenyum,tangan Akbar menarik leher belakang Vivi,lalu mencium bibir Vivi.
Saat Akbar mau melepaskan ciumannya,Vivi justru tidak mau melepasnya,Akbar pun melanjutkan nya.
"Enak yah,,?"ledek Akbar saat sudah terlepas,Vivi hanya tersenyum.
"Mas Vivi mau pipis dulu yah,"Akbar pun bangun dan duduk.
Vivi masuk ke kamar mandi,Akbar kembali ke kursi kerjanya,Akbar melihat map yang tadi Beni berikan,lalu Akbar membukanya untuk di lihat.
"Hai Mas,,,"Akbar mengangkat wajahnya,ternyata Sinta yang datang,dan langsung mendekat ke Akbar.
"Lama kita ngga ketemu ya Mas,Mas apa kabar,,"
"Aku baik,ada apa kamu ke sini,,?"
"Sinta kangen sama kamu Mas,,"
"Mati Aku,,kenapa ini cewe datang sih,gimana cara ngindarin nya yah,ada Vivi lagi pasti Vivi marah,"kata Akbar dalam hatinya.
Saat Sinta sudah ada di samping Akbar dan mau memeluk Akbar,Vivi keluar dari kamar mandi.
"Setop,,siapa kamu mau main peluk aja,,!!!?"
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...