
Sore hari Akbar membangunkan Vivi ,karena mau menuju restoran untuk bertemu Frengki dan Jihan.
"Sayang,,,bangun ,,ini sudah sore,"sambil mengusap kepala Vivi.
"Eemmm,,,jam berapa emangnya Mas,,"
"Jam 5 sore sayang,,"Vivi membuka matanya dengan pelan.
Vivi bangun dan duduk,"Sanah ke kamar mandi,cuci muka biar segar,,"
"Hemmm,,,iya Mas,,"Vivi lalu bangun dan berjalan menuju kamar mandi.
Akbar merapikan mejanya,sambil menunggu Vivi selesai dari kamar mandi.
"Sudah,,,"
"Sudah Mas,,"Vivi duduk lalu mengambil tasnya,Vivi mengambil bedak dan lipstik.
Vivi memoles wajahnya agar tidak pucat,rambut Vivi yang panjang di sisirnya lalu di gerainya.
"Sudah siap belum Yang,?"
"Udah Mas,,ayo berangkat,"Akbar mengulurkan tanganya agar Vivi menggandeng tanganya.
Keduanya berjalan menuju parkiran mobil,setelah masuk mobil,Akbar membawa mobilnya menuju restoran yang sudah Frengki beri alamatnya.
Saat di mobil hp Akbar berbunyi tanda panggilan,Akbar mengangkatnya karena mamahnya yang menelfon.
"Iya halo Mah,,"
"Halo Bang,,Vivi ikut Abang ke kantor yah,?"
"Iya Mah,,Vivi Abang ajak,"
"Abang kenapa ajak Vivi ke kantor,Vivi kan baru sampai ,pasti capek kenapa Abang ajak ke kantor ,"
"Orang Vivi nya juga mau kok Mah,"
"Ya orang kamu ajakin,pasti Vivi ngga enak sama kamu,,udah sekarang pulang,,"
__ADS_1
"Ngga bisa Mah,,Abang sama Vivi mau pergi,kita sudah janjin bertemu sama Frengki dan Jihan,kita mau makan malam bersama,"
"Ya Tuhan,,ya udah hati hati ,jagain Vivi jangan sampai kenapa kenapa,"
"Iya siap Mah,,"Telfon pun mati.
"Tuh dengar kan Mamah mertuamu, dia sangat kuatir ,"Vivi tersenyum.
Sampai di restoran keduanya turun,Akbar menelfon Frengki untuk menanyakan sudah sampai apa belum.
"Aku sudah sampai,kamu masuklah,Aku ada di belakang ,di tanya,"Kata Frengki,Akbar lalu mematikan telfonya setelah tau Frengki ada di mana.
Akbar dan Vivi saling bergandengan masuk ke dalam.
"Benar Mas, Restoran nya bagus banget,"
"Iya,,apalagi di belakang nanti,Frengki ada di taman nya,di sana lebih bagus lagi,"
Akbar menuju belakang dan mencari Frengki,di belakang banyak lampu yang di hias juga dekor dekor lucu untuk berfoto.
"Sayang,,itu Frengki,ayo kita kesana,"Akbar sudah melihat Frengki.
"Gimana kabar kamu Jihan,lama kita ngga ketemu kan,?"
"Iya lama kita ngga ketemu,kabarku baik,kamu gimana,,"
"Ya seperti yang kamu lihat,Aku sangat baik,"
"Sudah sudah,ngobrolnya sambil duduk,jangan berdiri terus,"kata Frengki,Jihan dan Vivi lalu duduk.
Jihan dan Vivi terus mengobrol dengan asiknya,sampai Frengki dan Akbar mereka cueki.
"Freng,, lihat tuh cewek,cantik yah,,seksi lagi,,"kata Akbar ke Frengki ,padahal itu hanya bohongan agar kedua cewe ngga cuekin mereka.
"Iya Bar,cantik banget,kita deketin yuk,"
"Aduhhh,,,sakitt,,"Frengki dan Akbar yang niatan mau ngerjain malah dapat jeweran dari Jihan dan Vivi.
"Ganjennn,,,pengin Vivi remas lagi yah burungnya hemm,,"Vivi.
__ADS_1
"Sudah berani macam-macam kamu ya Mass,, pengin Aku sunat itu burung,"Jihan.
"Lepas Yang,,ini sakit,kita tuh ngerjain kalian,kalian asik sendiri dan ngga ingat kita,iya ngga Freng,"
"Benar,,udah lepas sakit,lagian emang di sini ada cewek kaya yang kita sebut apa,,"Jihan dan Vivi menengok ke kanan dan kiri,ternyata memang ngga ada,mereka melepaskan jeweranya.
Akbar dan Frengki memegang telinganya karena masih kesakitan.
"Makanya jangan becanda masalah cewek,kita tuh ngga suka,"
"Iya,,"Jawa kedua laki laki.
Frengki sudah memesan makanan,makanan pun datang,ke empatnya langsung makan bersama.
"Kamu harus datang ke pernikahanku ya Freng,,Jihan,,"
"Iya Dong,kita pasti akan datang,"
"Kamu juga harus datang di pernikahan kita yah,kamu jangan pergi bulan madu dulu,"Frengki bicara.
"Iya,,Aku juga ngga akan langsung pergi bulan madu,soalnya ada kerjaan di tanggal setelah menikah,"
"Baguslah kalau gitu,omong omong kalian mau bulan madu ke mana,,?"tanya Frengki.
"Belum tau,,kamu pengin kemana Yang,?"tanya Akbar pada Vivi.
"Eemmm bingung,Vivi ikut Mas aja,"
"Vi,,kita bulan madu bareng aja gimana,kita ke Belanda hemm,,mau ngga,"ajak Jihan.
"Boleh juga,kita pergi bareng,,gimana Mas,,Freng,,?"
Frengki dan Akbar saling pandang,"Boleh,,ide bagus,iya kan Bar,,?"
"Iya,,jadi kita diel akan pergi bulan madu bersama nih,,"
Ketiganya setuju, akhirnya mereka berempat akan pergi ke Belanda untuk bulan madu.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1