
Hari ini hari terahir seminar dan Seminar pun cukup lama karena hari terahir jadi ada acara perpisahan dan juga berfoto bersama.
Akbar hari ini libur kerja,dan pulang kuliah langsung pergi ke rumah sakit untuk menjemput Vivi.
Dan mata Akbar tidak sengaja melihat Jen dan Jek ada di parkiran rumah sakit,Akbar melihat mereka seperti sedang bicara serius,dan Akbar juga melihat ada laki laki datang mendekatinya,lalu Jen memberinya amplop coklat ke padanya.
"Jen ngapain bareng Jek dan orang itu,"Akbar lalu memfoto nya,Akbar takut terjadi apa apa dengan Jen.
Lalu Vivi pun keluar bersama kedua temanya.
"Mas,,maaf lama nunggu yah,"
"Ngga papa,,cuman nunggu satu jam kok,"
"Satu jam,,"Akbar mengangguk.
"Vi,,Mas kita duluan yah,,"kata Sifa.
"Oh iya silakan,,"Kata Akbar dan Vivi juga menjawab iya.
"Oh iya Vi,,besok kita jadi kan beli oleh oleh bareng,,"kata Sifa lagi.
"Ya Nanti Aku kabarin yah,,"
Sifa dan Bram pun pergi,lalu Akbar mengendong tasnya sambil mengulurkan tanganya untuk Vivi gandeng.
"Besok emangnya mau kemana,,?"
"Vivi sama Sifa mau pergi buat beli oleh oleh Mas,itu kalau Mas izinkan,"sambil jalan mereka mengobrol.
__ADS_1
"Boleh pergi tapi Harus sama Aku,"
"Besok Kan Mas ngga libur,,"
"Ya udah Aku kerja yah hari ini,biar besok Aku libur,,"
"Kan Mas katanya udah pengin libur,"
"Ngga papa tukeran hari ini,biar besok kita bisa jalan jalan sama beli oleh oleh,,"
"Ya udah terserah Mas aja,"
"Ingat ngga boleh pergi dan keluar dari apartemen sendirian yah,"
"Iya Mas,,,"
Sampai di apartemen Akbar langsung berangkat lagi ke rumah sakit,agar besok bisa libur bersama Vivi.
Sekitar jam 7 malam,Vivi mau memasak,tapi saat lihat kulkas ternyata ngga ada bahan yang bisa di masaknya.
"Aduh gimana ini,ngga ada bahan yang mau di masak lagi,Apa Aku beli aja yah di supermaket bawah,izin dulu ah ke Mas Akbar,"kata Vivi.
"Mas Aku mau beli bahan masakan ke supermaket bawah yah,mau masak tapi sudah ngga ada bahan yang di masak,"pesan Vivi.
Tanpa menunggu balasan dari Akbar Vivi keluar,Vivi memakai jaketnya dan tidak membawa hp karena sedang di isi batrai.
Vivi turun ke bawah menggunakan lif,Akbar lalu melihat ke hpnya dan ada pesan masuk dari Vivi.
"Ya Tuhan kenapa dia keluar sih,"Akbar langsung menelfonya,tapi ngga di angkat juga.
__ADS_1
"Kenapa ngga di angkat sih,apa dia ngga bawa hp ,"Akbar lalu melihat di hpnya dan melihat hp Vivi ada di mana.
"Nih anak kenapa ngga bawa hp sih,,bikin ngga tenang aja ,,"
"Kalau sudah pulang kabarin Aku biar Aku ngga kuatir,"Akbar mengirim pesan.
Akbar lanjut kerja dengan pikiran ngga tenang,rupanya Akbar ingat dengan mimpinya.
Vivi keluar dari dalam Lif lalu berjalan menuju supermaket,dan orang yang selalu mengintai nya pun melihat.
"Halo ,,dia keluar sendirian,,sekarang dia menuju supermaket,,"kata Orang yang mengintai kepada temanya.
"Ok,,kita langsung ke sana sekarang,,"kata si komplotan.
Vivi masuk ke supermarket dan belanja untuk masak,hanya 20 menit Vivi sudah keluar,dan saat Vivi berjalan ke arah apartenemen,ada orang yang sengaja menabrak Vivi.
"Aww,,maaf saya ngga sengaja,"kata Vivi.
"Kalau jalan hati hati dong,mata di pake,"katanya kencang,padahal Vivi yang terdorong ke belakang,dan di belakanya rupanya ada orang komplotan orang yang sengaja menabrak Vivi.
"Ada apa ini,,"pura pura ngga kenal orang yang di belakang Vivi.
"Ini Cewe jalan ngga pake mata,main nabrak aja,"kata satu nya lagi.
Dengan saling kasih kode laki laki itu lalu menyuruh Vivi ke arah pinggir jalan,karena Vivi merasa takut,Vivi pun menurut.
Saat sudah di pinggir jalan ternyata datang lagi dua orang laki laki ,dan ke empatnya lalu menggiring Vivi ke arah belakang apartemen.
Vivi sudah ketakutan dan Vivi selalu bilang minta maaf,tapi ke empat pria itu justru tertawa.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih..