
Jihan dan Papahnya langsung berangkat ke rumah Dinda,Papah Jihan belum tau ada masalah apa ,setiap bertanya pada Jihan jawabannya katanya nanti juga papah tau.
Mobil sampai di rumah Dinda,Jihan dan Papahnya langsung turun,mba membukakan pintu saat bel berbunyi.
"Silakan masuk Pak,Non,,"kata Mba Siti.
Jihan dan Papahnya lalu masuk,dan duduk di sofa,Mba Siti memanggil Dinda dan Agung.
"Loh kok Jihan udah pulang,bukanya besok,"Dinda langsung bicara saat melihat tamu yang datang pagi pagi ternyata Jihan dan Papah nya.
"Iya Tante,harusnya memang besok,tapi ada sesuatu yang ingin Jihan sampaikan pada Tante dan Om,,"semuanya saling jabat tangan,setelah itu semuanya duduk.
"Sekarang coba katakan Jihan mau bicara apa,Tante penasaran banget nih,,"
"Emm,,Abang harusnya pulangnya kapan Tante,,?"Dinda dan Agung tersenyum karena dengar perkataan Jihan,Agung dan Dinda pikir Jihan tidak sabar ingin bertemu dengan Akbar.
"Besok pagi Abang perkiraan Samapi,,wah,,Jihan dah ngga sabar pengin ke temu yah,,"
__ADS_1
"Bu,,bukan gitu Tan,,ini ada masalah lain,,"
"Masalah apa,,?"
"Coba Om dan Tante lihat foto ini,ini Foto Jihan ambil semalam,dan Jihan juga tidak percaya dengan apa yang Jihan lihat,"Jihan lalu memberikan hpnya pada Agung dan Dinda.
Agung dan Dinda saling tatap,karena melihat foto yang ada di hp Jihan,dan 5 foto itu Agung dan Dinda lihat lagi dan lagi.
"Ini gimana bisa,,tolong jelaskan Ji,,"kata Dinda,Dinda melihat Agung yang sudah seperti marah,papah Jihan lalu mengambil hp Jihan yang di letakan di meja,Papah Jihan juga sedikit kaget.
"Waktu kemarin malam Vivi pergi di jemput Frengki,dan Frengki bilang kalau mba nya di Vila sedang sakit,lalu Frengki mengajak Vivi pergi untuk mengobatinya,Jihan ngga tau Vivi pulang jam berapa ,karena Jam 10 Jihan sudah pulang,saat pagi hari bangun dan bersiap mau tugas,di meja dapur Jihan melihat coklat yang berasal dari Amerika,saat Jihan tanya ke Bibi katanya Dari Vivi,Jihan merasa aneh kok bisa coklat mahal dan dari Amerika Vivi bisa punya,Lalu Jihan telfon Frengki,kata Frengki ,Vivi di kasih dari sodara nya yang baru pulang dari Amerika,tapi Jihan seperti curiga gitu,sore harinya Vivi pergi lagi katanya mau ke temu temen,Jihan yang curiga langsung mengikuti naik ojek,ternyata saat sampai di sebuah Vila,Jihan melihat Abang keluar dari dalam,dan mereka langsung pelukan gitu,Jihan langsung fotoin mereka aja Tan,,"
"Tau Om,,Jihan afal kok,,"
"Kita ke sana sekarang,,"
"Pah,,tunggu,,jangan gegabah,kita harus slidiki dulu,,ada apa ini,dan kenapa Abang seperti ini,"
__ADS_1
"Mamah mau slidiki apa lagi,Abang ada di Vila dan dia sudah bohong ke kita semua,bilangnya besok akan sampai rumah,ternyata dia sudah sampai Indonesia dari kemarin lusa,"
"Iya Pah,,Mamah tau,,tapi tunggu sabar jangan emosi,,"
"Terus mau Mamah gimana,,?"
"Kita coba telfon Abang dulu,kita tanya pada nya ,di mana di sekarang,,"
Dinda langsung menelfon Akbar,dan ternyata hpnya di matikan,Dinda lalu menelfon Frengki,tapi Frengki ngga mengangkatnya.
"Maaf Tante,Jihan Mau tanya?Apa Tante tau hubungannya Abang dengan Vivi,,"Dinda mengeleng.
"Tante dan Om ngga tau,tapi Abang pernah bilang dia sudah punya kekasih,tapi kita tidak tau kekasihnya itu siapa,"
"Apa Om dan Tante akan merestui hubungan mereka,,"Agung dan Dinda Diam karena bingung mau jawab apa.
"Terus perjodohan Jihan dengan Abang gimana,,?"
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...