Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Vivi Dan Fatir Pulang


__ADS_3

Vivi sedang ganti baju karena mau pulang ,Fatir sudah di gendong Mamah,Iza dan Beni tidak ikut karena Vivi dan Fatir juga mau pulang.


Vivi sudah keluar dari kamar mandi,saat semuanya sudah siap Vivi duduk di kursi roda dan Fatir di gendong Mamah keluar dari ruang rawatnya.


Akbar mendorong Vivi dan papah bersama mamah jalan di belakang,saat semuanya keluar dari ruang rawat,di depan pintu sudah banyak perawat juga Dokter.


Rupanya mereka ingin memberikan ucapan selamat ke pada Vivi atas kelahiran putranya,dan kepada Papah Agung dan Mamah Dinda karena mendapatkan cucu pertamanya.


Vivi ,mamah dan Papah yang tidak tau langsung kaget dan juga bahagia,Tiya sudah tau karena Tiya ikut tim untuk membuat kejutan.


Setelah semua memberi selamat,Semua berfoto bersama ,selesai berfoto Agung dan Akbar mengucapkan terimakasih.


Lalu keluarga Akbar keluar menuju parkiran,"Hati hati ya Kak,,Mah,,Tiya nanti sore ke rumah sama mas Torik,"Kata Tiya saat semua sudah masuk ke mobil.


"Iya,,kita pulang yah,,"Tiya menjawab Iya dan mobil pun berjalan.


Sampai di rumah Iza dan Beni juga mba menyambut kedatangan Fatir dan Vivi.


"Selamat datang Dede Fatir,,"kata Iza .


"Iya Anti makasih,,"Mamah yang menjawab sambil menirukan suara anak kecil.


Vivi dan Fatir masuk kamar,dan di kamar Vivi juga sudah di ubah,sekarang ada box bayi dekat ranjang.


"Wah,,kamarnya bagus banget,,ini siapa yang hias Mas,?"tanya Vivi pada Akbar.


"Papah sama Beni,,"


"Iihh Abang Adek juga ikut bantu kok ngga di sebut,"Iza ngga terima.


"Iya,,kamu juga ikut bantu,tapi bantu rusuh,"


"Enak aja,,ngga yah Adek buat hiasan dindingnya,"Vivi hanya tersenyum.

__ADS_1


Vivi sudah duduk di kasur dan Fatir sudah ada di box,Mamah dan Iza lalu keluar.


"Nyamanyaa,,,tidur di kasur sendiri,"Akbar menjatuhkan badanya di kasur.


"Makasih ya Mas sudah mau menemani Vivi dan Fatir di rumah sakit,"


"Kenapa makasih,itu kan memang sudah tugas Mas sayang,,Mas yang harus trimakasih karena kamu sudah melahirkan putra yang tampan,dan sampai bertaruh nyawa juga,,"Sambil mencium tangan Vivi.


Malam Harinya Jihan dan Vivi sedang Vc an,Jihan sangat senang melihat Fatir yang ada di pangkuan Vivi.


"Vi,,Aku jadi ngga sabar ingin cepat melahirkan,anakmu ganteng banget sih,"Vivi tersenyum.


"Yang sabar yah,,kandungan kamu berapa bulan sih Aku lupa,?"


"Baru masuk 4 bulan,,"


"Oh baru 4 bulan,,kamu pengin anak cewe apa cowok Ji,,?"


"Aku pengin Cewek Vi,,"


"Oh iya ,,semoga ya Vi,,"


Mereka mengobrol sangat asik,sampai bicara ke arah yang jauh.


"Sayang,,kamu lagi ngapain,,?"Frengki baru pulang kerja dan langsung masuk ke kamar.


"Eh mas,,udah pulang,ini Jihan sedang VC an sama Vivi,,sini deh lihat anak Vivi,"Frengki mendekat dan melihat Vivi yang sedang gendong anaknya.


"Aku sudah kirim kado tadi buat anakmu,semoga suka yah,"Kata Frengki.


"Oh iya makasih,,"


"Iya Vi tadi Aku ngga bilang sama kamu tentang kado,takutnya mas Frengki belum kirim kan,,"

__ADS_1


"Iya ngga papa,, makasih yah,,"


"Iya,,ya udah ya Vi,,besok kita sambung lagi,"


"Iya,,kamu yang sehat sehat yah jaga kandungan mu,,"Jihan jawab iya dan telfon pun mati.


Frengki ke kamar mandi untuk bersih bersih,dan Jihan mengambilkan baju untuk Frengki pakai.


"Mamah sama papah pergi ya Yang,?"


"Iya mas,,kata mamah mau ke rumah Tante,"


"Oh,,"Frengki Sambil pakai baju.


"Mas,,,"


"Hemmm Napa,,?"


"Jihan pengin Mas,,"Frengki tidak langsung menjawab,karena Frengki tau apa maksudnya.


"Kemarin kan udah,,"


"Kemarin kapan,, terakhir kan sudah semingguan,,"Frengki sebenarnya ya pengin,tapi melihat keadaan Jihan Frengki selalu menjaganya.


"Sayang,,Mas juga sangat ingin,tapi Mas takut kamu sakit,,"


"Aku yang di atas Mas,,biar kalau Aku rasain Sakit Aku bisa berhenti,,"


"Ya Tuhan,,kenapa ujian ku sangat berat seperti ini,,sembuhkan lah istriku Tuhan,jangan buat dia kesakitan terus,Aku ngga tega kalau membuatnya kesakitan,,"Kata Frengki dalam hatinya berkata,Sambil tangan Frengki mengusap pipi Jihan.


Frengki lalu memeluk Jihan dengan Sayang,Frengki tau memang kalau wanita sedang hamil muda hormonnya naik,tapi tidak semua wanita juga.


"Iya,,kita lalukan,,tapi pelan yah,kalau sakit jangan di tahan,tapi kita berhenti dan istirahat,ngerti,"Jihan mengangguk sambil tersenyum senang.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih....


__ADS_2