
Frengki ingin mengadakan acara Aqiqah untuk anaknya,Frengki sedang bicara dengan Papah dan Mamahnya juga Jihan ruang keluarga,Jihan masih belum pulih dan belum boleh kecapean.
"Mas,,,bisa ngga sih buat acara Aqiqah nya nunggu Aku lebih baik lagi,Aku juga ingin mengikuti acara Aqiqah anak kita,?"
"Bisa sayang,,nanti seminggu lagi kamu juga sudah lebih baik,,"
"Tapi Aku masih kurus begini Mas,,Aku jadi kelihatan tua,,nanti kamu sama mamah dan papah malu lagi kalau orang orang melihat Aku yang kurus dan jelek gini,"
"Sayang,,jangan punya pikiran gitu ah,,kamu cantik kok,,mamah sama Papah ngga pernah malu punya menantu kamu,kita malah senang dan bahagia karena kamu udah kasih mamah dan papah cucu yang Cantik,,"sambil mamah menggenggam tangan Jihan.
"Mamah ngga bohong kan,bukan untuk nyenengin Jihan aja,,?"
"Ngga sayang,,mamah ngga bohong,udah sekarang kamu fokus saja untuk kesembuhan kamu ,agar berat badan kamu naik,,"
"Iya Mah,,"Jihan tersenyum bahagia.
Mereka tidak lama mengobrol,karena Mamah harus menemani cucunya,dan Jihan harus istirahat.
Kalau malam Cantika akan tidur di kamar mamah,tapi kalau siang akan pindah ke kamar Jihan,karena kalau malam biar mamah bisa membuatkan susu ke Cantika nya enak ngga harus ke kamar Frengki.
Jihan dan Frengki sudah tiduran di kasur,keduanya saling peluk ,sedang Mamah dan papah di kamarnya mereka sedang bermain dengan cucunya, ternyata Cantika bangun.
Papah mengajaknya ngobrol dan mamah buatkan susu,mereka seperti punya bayi kembali.
Tiya terbangun dari tidurnya,dan tiba tiba merasa ingin makan martabak telor,Torik yang baru saja pulas di bangunkan Tiya.
"Mas,,,Mas,,,bangun Mas,,"Tiya menggoyangkan badan Torik untuk bangun.
"Eemmm,,apa sayang,,? Mas ngantuk,,"sambil terus memejamkan matanya.
"Tiya pengin martabak telor,,"
"Ini sudah malam Sayang,,besok aja yah,,"
"Ngga mau,,maunya sekarang,,bangun Mas,,ayo kita beli,,Tiya pengin banget,,"sambil terus menggoyangkan badan Torik.
__ADS_1
Torik lalu bangun dan duduk sambil mengusapi matanya.
"Jam berapa sekarang,,?"
"Jam 12,,"
"Emang ngga bisa besok aja,"
"Ngga,,maunya sekarang,ayo kita beli,,"
"Mas aja yang beli,kamu di rumah aja,"
"Ngga mau,Tiya ikut,,"
"Ini udah malam yang ngga baik buat kamu,"
"Kan pake mobil,ngga akan kena angin malam,"
"Mas mau carinya pake motor biar cepat,"
"Ngga,,pake mobil aja biar Tiya ikut,,Mas ih nyebelin banget sih,,"Tiya pun ngambek.
"Pakai jaket,,"
"Iyaaa,,,"
Tiya ambil jaket,sedang Torik cuci muka biar ngga mengantuk.
Keduanya sudah ada di dalam mobil,dan akan menuju penjual martabak langgananya,sampai di tempat martabak ternyata sudah tutup.
"Tutup tuh gimana,,kita pulang aja,,"Tiya cemberut.
"Ya cari yang lain kan bisa,,emang yang jual martabak cuman di sini,,"
"Ya baiklah sayang,,kita cari tempat lain,,"Torik terus saja bersabar, agar Tiya tidak ngambek.
__ADS_1
Torik membawa mobilnya untuk menyusuri jalan penjual martabak telor,setelah muter muter akhirnya ada yang masih jual,Torik lalu turun dan memesan martabak telornya satu porsi yang sepesial.
Penjual pun membuatkannya,tidak lama martabak sudah jadi,Torik langsung membayarnya dan kembali ke mobil.
"Ini sayang,,martabaknya,,"Torik memberikan ke Tiya.
Tiya yang sudah tidak sabar langsung membukanya,dan mengambil satu potong untuk di makanya.
Tiya hanya makan satu potong,setelah itu di diamkan,Torik kira sampai rumah nanti akan lanjut di makan,tapi saat sampai rumah martabak itu di taro di meja makan dan Tiya masuk ke kamar.
"Kok ke sini,,martabaknya mana,,?"
"Di meja dapur,,"
"Kamu sudah makan Yang,"
"Udah,,,"
"Kamu makan berapa biji kok cepat banget,?"
"Makan satu potong doang,,"
"Kok satu potong dong,,kamu ngga habiskan,,"
"Ngga,,orang Tiya udah makan ya udah,,"Torik langsung geleng geleng kepala,malam malam minta martabak dan harus beli,tapi sekalinya beli cuman di makan satu.
Tiya lalu naik ke kasur setelah gosok gigi,Torik sudah lanjut tidur karena masih mengantuk.
'Mas,,,,Mas,,,Mas udah tidur,,"
"Ada apa lagi sih Yang,,Mas ngantuk,,"suara Torik sudah BT.
"Tiya mau Mas,,,"Torik yang dengar perkataan Tiya langsung buka matanya.
"Mau apa,,?"Torik meledeknya.
__ADS_1
"Iihh,,Mas,, Tiya mau,,,,"Torik langsung tersenyum dan memeluk Tiya.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...