Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Jihan Sangat Bersyukur


__ADS_3

Setelah Iza dan Beni menikah,dua hari kemudian Akbar pulang ke Surabaya dulu karena ada kerjaan,nanti akan datang lagi kalau acara aqiqah Anak Iza.


Vivi sebenarnya ngga mau terpisah gini ,tapi karena suaminya ada kerjaan jadi Vivi pun mengizinkan Akbar pulang ke Surabaya.


Kalau Tiya dan Torik akan menunggu sampai acara Aqiqah karena Torik sudah dapat cuti,Tiya dan Torik sekarang sedang menginap di rumah Orang tua Torik.


Jihan sekarang sudah lebih baik,kalau pagi Frengki selalu menemaninya olahraga di belakang rumah,seperti berjalan santai,juga mengerjakan pinggangnya dengan pelan,karena waktu hamil Jihan tidak pernah olahraga makanya badan Jihan semuanya kaku dan butuh dengan pelan di lemaskan nya.


"Sudah yuk kita istirahat dulu,nanti kita lanjut lagi,,,,"kata Frengki ke Jihan,Jihan pun menurut.


Frengki menyuruh Jihan duduknya di tempat yang panas,karena sinar matahari pagi sangat baik di badan.


"Sayang,,Mas besok ada tugas di Bandung,kalau Mas menginap gimana,,?"


"Apa harus menginap,,apa ngga bisa pulang langsung,,?"


"Acaranya malam sama Pagi,jadi Mas besok berangkat jam 3 sore,dan malam nya kan acara,pagi jam 9 juga acaranya,,nanti siang Mas baru pulang,,"Jihan sebenarnya ngga mau kalau Frengki menginap di Bandung,tapi kalau waktunya seperti itu ya Jihan mau tidak mau harus mengizinkan nya.


"Ya udah kalau memang Mas harus menginap,Jihan izinkan pergi,Mas ngga sendirian kan berangkatnya,,?"


"Iya sayang makasih,Mas bareng sama teman sesama Dokter,"Frengki sambil memijit tangan Jihan.


Frengki lalu mengajak Jihan masuk,sambil bergandengan tangan.


Keduanya masuk ke kamar,sedang Cantika ada di kamar nenek dan kakeknya,Cantika mau di mandikan.


Frengki membantu Jihan untuk mandi,memang seperti ini kebiasaan Frengki kalau di rumah,selalu mengurus Jihan dari mandi dan makan.

__ADS_1


Frengki melihat badan Jihan yang sudah berisi,terlihat dari punggungnya,yang tadinya tulang punggung Jihan kelihatan sekarang sudah ngga,pipi juga sudah bisa di cubit.


Selesai mandi Jihan duduk di closet,Frengki mengusap badan Jihan dengan handuk,saat Frengki jongkok mata Frengki tidak sengaja melihat inti tubuh Jihan,tapi Frengki langsung membuang muka ke yang lain.


Frengki juga manusia normal,dan sudah ada 5 bulan Frengki tidak bercinta dengan Jihan.


Saat badan Jihan sudah kering,Frengki mengajaknya keluar dari kamar mandi.


Frengki memakaikan baju kepada Jihan,Jihan merasakan kalau Frengki menginginkannya,karena gerak tangan Frengki berbeda dari biasanya.


"Mas,,,"


"Hemm,,apa,,"tanpa melihat ke Jihan,karena sedang mengancingi baju.


"Apa Mas menginginkannya,,?"


"Menginginkan Apa,,?"


"Kamu tuh ngomong apa sih,,kamu tuh masih sakit,dan kamu juga baru saja melahirkan,"


"Maafin Aku ya mas ngga bisa melayani kamu,,"


"Ngga usah bilang gitu,kamu kan lagi sakit,nanti kalau kamu sudah sembuh juga tanpa Mas minta kamu akan layani Mas kan,,"Sambil tersenyum dan mengusap pipi Jihan,Jihan mengangguk dan tersenyum.


Frengki lalu mencium kening Jihan,dan mencium bibir Jihan sekilas,Cup...


"Mas akan bertahan dan bersabar sampai kamu benar benar sembuh,asal kamu selalu ada di samping Mas dan menemani Mas sampai tua,itu bagi mas adalah hal terindah dan paling membuat Mas bahagia,Mas mencintai kamu,,selamanya,,"

__ADS_1


Jihan langsung memeluk Frengki dengan erat,"Aku juga mencintai Mas,,"


Saat keduanya sedang pelukan,pintu terbuka dan ternyata Mamah yang masuk sambil gendong Cantika.


"Opsss maaf,,sayang kita masuk di saat yang ngga tepat,,Mamah sama papah sedang romantis romantisan tuh,,yuk kita keluar aja,"kata Mamah bicara ke Cantika.


"Mamah,,sinih masuk,,"kata Jihan yang sudah melepaskan pelukannya.


"Sinih Mah,Frengki mau gendong Cantika,,"Frengki mendekati Mamah lalu mengambil Cantika dari gendongan nya.


"Hari ini kamu libur kan Freng,,?"


"Iya mah,,kenapa emangnya,,?"


"Mamah mau pergi sama papah,jadi kamu bantuin Jihan jagain Cantika,,"


"Oh iya Mah,,mamah pergi aja,biar Frengki sama Jihan yang jagain Cucu nya mamah,"


"Di jaga yang bener,awas kalau kamu ngga bener jagainnya mamah jewer nanti kamu,,"


"Iya Mah,,siap,,, sayang tuh nenek mau jewer telinga papah katanya,,kalau papah ngga jagain sayang dengan baik,,"Frengki mengadu ke Cintaku,bayi cantik yang sudah terlihat montok itu hanya bergerak gerak saja.


"Ya udah mamah pergi yah,,"


"Iya Mah hati hati,,"kata Jihan.


Jihan melihat Frengki yang sedang mengendong Cantika sambil di ayun dan di ajaknya ngobrol sangat bahagia,Jihan sangat bersyukur karena Tuhan telah memberikan kebahagiaan pada keluarga kecilnya.

__ADS_1


***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


Besok habis puasa baru yah yang romantis romantis,sekarang di tahan dulu,,,takut pada batal puasa kalau baca siang hari***,,,,


__ADS_2