
Tiya jam 12 bangun,dan melihat lampu kamar sudah mati,di sampingnya Torik sudah tidur pulas,Tiya rupanya merasa lapar.
Tiya bangun dengan pelan,Tiya mengambil minum dulu ,setelah minum Tiya berjalan pelan keluar dari kamar.
Sampai di dapur Tiya melihat Penggorengan bekas untuk goreng.
"Kasihan Mas Torik,pasti semalam masak sendiri,"Tiya lalu mengambil ayam di kulkas,dan mengoreng nya.
Torik yang sedang tidur terbangun karena tanganya tidak lagi menyentuh badan Tiya,"Sayang,,kamu di mana,,"Tapi Torik ngga dengar sautan,Torik bangun dan mencari ke kamar mandi tapi kosong.
Torik membuka pintu dan keluar untuk mencari Tiya,Torik melihat lampu dapur yang menyala,lalu Torik berjalan ke dapur.
"Sayang,,kamu lagi ngapain,,"
"Eh Mas,,,Tiya lagi goreng Ayam,Tiya laper Mas,,"
"Kenapa ngga bangunin Mas,,"
"Tiya ngga mau ganggu Mas,,Mas tidur nyenyak banget,,"
"Tapi kalau kamu sendirian bahaya Yang,,udah sinih Mas yang goreng,kamu duduk aja,"Torik mengandeng Tiya ke bangku meja makan.
Torik mengambilkan nasi ke piring sambil menunggu ayam matang,"Jangan pakai sambal yah,,"
"Pakek Mas dikit,,kalau ngga pakai sambal ngga enak makanya,,"
"Ya udah tapi dikit aja yah,,"Tiya mengangguk.
Torik mengangkat ayam gorengnya yang sudah matang,dan memberikan piring ke Tiya sudah kumplit.
"Ini sayang makanlah,,"
"Iya Mas makasih,,"Tiya makan dan Torik menemaninya sampai selesai.
__ADS_1
Selesai makan keduanya lalu ke kamar lagi,Tiya yang kenyang langsung keringatan,"Mas,,bantu Tiya buka baju dong,panas nih,,"Torik menarik bajunya,Tiya meminta Dater yang ngga ada lengannya,sebelum Torik memakaikan daster Tiya melepaskan penutup Dadanya,agar tidak engap.
Torik juga membantu memakaikannya,mata Torik melihat ke badan Tiya dan dadanya tanpa Tiya tau.
Tiya lalu bersandar lagi ,"Mas,,kamu tidur aja,besok kan kamu kerja,,"
"Mas tunggu kamu tidur dulu,"
"Ngga usah Mas,,Tiya pasti akan lama tidur lagi nya,"
"Ngga papa,,sinih Mas usapin perutnya biar kamu cepat tidur,,"
Torik mengusapi perutnya Tiya,Tiya pun lama lama terpejam,tapi tidak dengan Torik,Torik justru ngga bisa tidur melihat paha Tiya yang putih mulus.
Apa lagi miliknya ikut bangun juga,,"Tidur,jangan bangun dong,,"Torik bicara dalam hatinya karena miliknya yang jadi bangun.
Tiya sudah memejamkan matanya,Tapi Tiya rupanya belum bisa tidur,tiba tiba Tiya merasa kakinya kram.
"Aduh,,sakit,,,"Torik langsung kaget,"Ada apa Yang,,mana yang sakit,,?"
Torik lalu memijiti nya dengan pelan pelan agar Tiya tidak kesakitan.
"Sudah Mas,,sudah ngga begitu sakit,,"
"Bener nih udah,,?"
"Iya udah,,"
"Ya udah tidur lagi,,"
"Tiya susah tidur Mas,,"
"Ya udah Mas usapin lagi turus kamu coba penjamin matanya,siapa tau lama lama tidur,"
__ADS_1
Tiya memejamkan matanya,dan Torik mengusapi perutnya lagi,justru Torik yang sekarang merasa tersiksa,adiknya makin kencang,membuat sesak di celananya.
"Yang,,kamu udah tidur,,?"Torik bertanya dengan pelan.
"Belum Mas,,Mas udah ngantuk,kalau Mas mau tidur, tidur aja Tiya nanti juga lama lama tertidur,"
"Mas juga ngga bisa tidur, adik Mas malah bangun,,jadi tambah pusing,"Tiya membuka matanya.
"Mas Pengin,,?"Torik mengangguk.
"Kalau Mas mau lakukan aja,tapi Tiya ngga bisa rubah gaya, Tiya hanya bisa rebahan begini,,"
"Serius ngga papa nih Yang,?"
"Iya ngga papa,"
Torik dalam hatinya tersenyum,Tiya juga merasa ini kewajiban meladeni suami dan siapa tau nanti bisa langsung tidur.
"Sayang,,papah mau jenguk kalian,kalian jangan rewel yah di dalam,"Torik sambil mencium perut Tiya.
Torik membuka celananya sendiri,setelah lepas baru milik Tiya yang di lepasnya,setelah itu Torik dengan pelan membuka kakinya Tiya.
Torik ngga langsung memasukan miliknya,tapi Torik men*jilati inti tubuh Tiya dulu biar basah.
Setelah basah baru Torik mengarahkan miliknya untuk masuk ,Torik dengan pelan mendorongnya ,milik Torik tidak di masukkan semuanya, Torik takut kedua anaknya terkena miliknya,Torik dan Tiya sama sama keenakan,Torik sampai mendesis karena miliknya terasa hangat.
Torik tidak lama lama melakukanya,asalkan sudah keluar Torik sudah merasa lega.
"Sayang,,tahan yah Mas mau keluar,,"Torik lalu sedikit cepat menggerakan pinggangnya,dan akhirnya,,,
Keduanya langsung lemas,setelah istirahat 5 menit,Torik membantu Tiya ke kamar mandi untuk bersih bersih.
Keduanya sudah bersih bersih,keduanya naik kasur dan mereka pun tidur karena merasa lelah.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...