
Akbar keluar dari kamar mandi ,Vivi sudah tidak ada di kamar,rupanya Vivi menuju dapur untuk ambil minum.
Akbar yang merasa lemas langsung merebahkan badanya di kasur,rupanya Akbar baru saja bersolo ria di kamar mandi.
"Mas,,ini minum ,,"kata Vivi saat masuk kamar sambil membawa minum.
Akbar bangun lalu meminumnya,Akbar lalu tiduran lagi.
"Kamu kenapa Mas,,?"sambil duduk di pinggir kasur.
"Ngga kenapa kenapa,,cuman lemas aja,"sambil merebahkan kepalanya di pangkuan Vivi.
"Emangnya Mas habis ngapain kok lemes,,"sambil mengusap kepala Akbar.
"Mau tau emangnya,,"sambil melihat ke Vivi,Vivi mengangguk.
Akbar bangun lalu berbisik di telinga Vivi,saat Vivi mendengarnya,Vivi langsung membuka matanya dan menutup mulutnya juga karena kaget mendengar perkataan Akbar yang mengatakan baru saja pelepasan sendiri.
"Mass,,,iihh kamu kok jorok sih,"
"Jorok gimana sih Yang,orang tadi kamu mainin,ya punya Aku keluar lah,,kamu mau ngga rasain milikmu mengeluarkan kenikmatan Yang,"Vivi membuka matanya saat dengar perkataan Akbar.
__ADS_1
"Masss,,,ih apaan sih,,"Akbar tertawa saat melihat wajah Vivi yang merah dan terlihat malu.
Vivi langsung bangun dari duduknya dan keluar kamar,Vivi ke dapur mau masak untuk makan malam.
"Lihat aja besok, Aku akan buat kamu merasakan kenikmatan,,"Kata Akbar dalam hatinya sambil melihat Vivi keluar dari kamar.
Akbar lalu tiduran dan menyelimuti badanya dengan selimut karena ngga pake baju.
Vivi saat ini sedang memasak sup sosis dan potongan daging,Vivi juga menggoreng cumi yang di beri tepung.
Sekitar satu jam akhirnya selesai juga,Vivi yang merasa gerah lalu memutuskan untuk mandi.
"Pantes dari tadi ngga yang rese,tidur ternyata,"kata Vivi saat masuk ke kamar,melihat Akbar tidur.
Sekitar setengah jam Vivi berendam Vivi lalu membilas badanya dengan air bersih.
Vivi memakai baju handuk,dan rambutnya di gulung dengan handuk lalu keluar dari kamar mandi.
Vivi tidak langsung pakai baju,tapi Vivi menuju jendela dan membuka kordennya, Vivi tidak keluar balkon karena sedang hujan salju,Vivi menikmati pemandangan dari jendela.
"Indah banget sih saat hujan salju gini,tapi Aku jadi ngga bisa pergi pergi sih karen terlalu dingin,semoga lain kali Aku bisa ke sini lagi dan sedang tidak musim salju,biar aku bisa jalan jalan mengelilingi kota kota di Amerika,"kata Vivi pelan sambil melihat keluar.
__ADS_1
Akbar rupanya sudah bangun dan melihat Vivi sedang berdiri melihat keluar,Akbar langsung bangun dan mendekatinya,lalu memeluk dari belakang.
"Besok kita kalau sudah menikah akan bulan madu ke sini,dan kita akan keliling kota kota yang ada di Amerika sambil menikmati bulan madu kita ,,"kata Akbar berkata di telinga Vivi,Vivi tersenyum sambil memegang tangan Akbar.
"Amin Mas,,semoga,,"Kata Vivi sambil tersenyum,Akbar sambil menciumi leher Vivi yang wangi.
"Wangi banget sih,,kenapa mandi ngga bilang,kan kita bisa mandi bareng,"
"Jangan lah Mas,itu belum boleh,takut kita kilaf,,takut ada setan lewat,"
"Ya,,baik lah,,"
"Mas mau makan ngga,Vivi sudah masak tuh,"
"Masak apa,,?"
"Sup sama cumi goreng tepung,"
"Kayanya enak tuh,,makan yuk,,"Vivi menjawab iya ,lalu keduanya keluar sambil Akbar menggandeng tangan Vivi.
Sampai meja makan Vivi mengambilkan makan buat Akbar,Vivi yang ngga memakai pembungkus dada saat mengambil makan dan sedikit membungkuk,belahan dada Vivi terlihat,mata Akbar tidak berkedip melihatnya,karena sangat indah.
__ADS_1
jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...