
Vivi selesai muntah di kamar mandi,lalu keluar lagi,Vivi terlihat kesal kepada Akbar karena memuntahkan laharnya di dalam mulutnya.
"Sayang,,kamu kenapa kok lihatin Mas kaya gitu,,?"
"Mas tuh nyebelin banget sih,kenapa di keluarin di mulut Vivi,"
"Maaf sayang,,soalnya enak jadi Mas ngga tahan,"
"Kan mas bisa keluarin di luar,Iihh,,Mas ngeselin tau ngga,,"
"Iya maaf deh Mas salah,udah yah jangan ngambek,"sambil Akbar memeluk Vivi.
Saat Vivi sudah luluh,tau tau Akbar iseng dan menggigit pundak mulus Vivi.
"Awww,,Mas sakit,,kamu tuh iseng banget sih,"Sambil mendorong Akbar agar melepaskan pelukannya.
Akbar hanya tersenyum,"Mas ke kamar mandi dulu yah,mau cuci ini biar nanti masuk ke rumahnya udah bersih,"sambil memegang miliknya Akbar berkata.
Vivi hanya menjawab Iya sambil mengusap bekas gigitan Akbar.
Vivi tadi di kamar mandi pakai baju handuk,sekarang Vivi menuju sofa,karena di meja sudah di siapkan banyak makanan lezat.
__ADS_1
Vivi minum agar mulutnya segar,juga mengambil potongan buah .Akbar sudah selesai dan Akbar lalu mendekat ke Vivi,Akbar memakai handuk untuk menutupi miliknya.
"Sayang,,besok kita langsung pulang yah,"sambil Abang memakan potongan roti.
"Kok besok kenapa ngga lusa,"
"Kamu betah di sini,,?"
"Ya ngga gitu,kan kata pihak hotel kita di kasih free dua malam,sayang dong kalau kita cuman semalam aja,emang kenapa Mas ajak besok pulang nya,?"
"Mas ada kerjaan Yang,"
"Kan ada Beni,suruh Beni aja yang kerjain dulu,bisa kan,jangan bikin kesal deh Mas di malam pengantin kita,bukanya kita nikmatin malam pengantin malah Mas mikirin kerjaan,"Vivi langsung bete.
"Ya ngga segitunya kali Mas,Vivi kan juga butuh istirahat dan makan,,"
"Ngga ada penolakan,"Akbar langsung menggendong Vivi ke kasur.
Vivi yang kaget langsung teriak dan tanganya langsung berpegangan.
Akbar yang jahil melempar Vivi ke kasur ,untung aja kasurnya empuk.
__ADS_1
"Maasss,,biasa deh ih iseng banget,,"teriak Vivi,Akbar hanya tersenyum sambil menarik handuknya.
"Sekarang saatnya kita tempur,siapa yang akan kalah duluan,,"
Milik Akbar sudah bangun,lalu Akbar melepaskan baju handuk Vivi,keduanya sudah polos,Akbar membuka kaki Vivi lebar lebar ,setelah itu Akbar yang senang jahil meng*esek gese*kan miliknya di inti tubuh Vivi,membuat Vivi geli dan nikmat.
"Yang,,gini aja udah enak banget,apa lagi di masukan,,"kata Akbar sambil terus melakukanya.
Setelah milik keduanya basah karena Len*Dir nya sudah pada keluar,Akbar mulai untuk memasukan nya.
Akbar dengan pelan mendorong miliknya,"Mas,,pelan Mas,,itu sakit Mass,,oohh,,"
"Iya sayang ini Mas pelan,,kamu tahan yah,,"Akbar terus mendorong,tangan Vivi mencengkeram lengan Akbar dengan kuat,Akbar merasa perih tapi membiarkan nya.
"Aaaahhhhhh,,sakitttttt,,,,"teriak Vivi saat milik Akbar akhirnya masuk.
Akbar bukanya diam saat Vivi teriak kesakitan,Akbar justru terus mendorong miliknya terus sampai mentok.
Kepala terangkat ke depan,dan cengkraman tangan Vivi makin kuat di lengan Akbar.
Vivi langsung menjatuhkan kepalanya ke bantal saat Akbar sudah diam,air mata Vivi mengalir karena merasa sakit.
__ADS_1
***Udah dulu yah kak,otaku hari ini gila,,4 cerita semuanya berhubungan dengan ninu ninu ,,Aku mau istirahat dan tanganku jg masih skt..
*jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih****...