Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Tiya Sangat Di Manja


__ADS_3

Tiya masih di rumah mertuanya,Tiya di rumah mertuanya sangat di manja,Mamah mertua selalu membuatkan makanan buat Tiya.


Seperti puding,kue,dan jus buah ,pasti di buatkan nya.


Tiya kadang sampai ngga enak,karena takut merepotkan,tapi mamah selalu bilang semua buat cucu cucu nya yang masih di perut Tiya.


Mamah ingin cucu cucunya selalu sehat,,sedang adik angkat Torik ikut suaminya tinggal di luar negri,dan belum hamil,jadi mamah sangat senang saat Tiya hamil,apa lagi kembar.


"Sayang,,ini jus alpukat nya di minum dulu,,mamah baru buatkan,,"


"Iya Mah,,makasih,,"Tiya langsung meminumnya.


Saat ini semuanya sedang sarapan,"Mah,,Torik kok ngga di buatkan sih,,"


"Kamu mau,,tunggu mamah bilang mba suruh buatkan buat kamu,,"


"Torik maunya buatan mamah,,"


"Ngga usah manja,mamah mau sarapan,mamah mau ikut papah ke kantor ,ini sudah siang,,"Torik pura pura cemberut.


"Ini Mas,,kita barengan aja,,"Tiya memberikan gelas jus alpukat ke Torik setelah Tiya Minum setengah.


"Eh,,sayang ngga usah,itu buat Tiya habiskan ,biar Torik nanti Mba yang buatkan,,Mbaa,,, Mba,,"


"Iya Bu,,,"


"Buatkan jus alpukat buat Torik,,"

__ADS_1


"Baik Bu,,"


Tiya dan Papah tersenyum karena melihat kelakuan Mamah dan Torik,Torik sebenarnya hanya ingin iseng ke Mamah.


Selesai sarapan Mamah dan papah mau berangkat ke kantor,"Sayang,,jangan lupa nanti pudingnya di makan yah,Mamah taro di kulkas,, nanti bilang Mba aja kalau mau makan,"kata Mamah saat mau pergi ke pada Tiya.


"Iya Mah,,nanti Tiya akan makan,mamah sama papah hati hati,"


"Iya sayang,,"Papah dan mamah pun pergi.


Torik lalu mengajak Tiya ke kamar,keduanya pun masuk,"Sayang,, Aqiqah anak Iza besok kan,?"


"Iya Mas,,kita mau ke rumah mamah nanti malam apa besok pagi,?"sambil duduk di sofa yang ada di kamar.


"Mas ngikut kamu aja,mau nanti malam ayo besok juga ayo,,"


"Iya,,boleh nanti malam kita ke sana,"Tiya tersenyum senang.


Torik tiduran,lalu kepalanya di letakan di pangkuan Tiya,Torik mengusapi perut Tiya yang sudah menonjol,karena Tiya hamil anak kembar ,jadi perutnya cepat membesar.


"Sayang,,kamu pengin anak anak kita jenis kelaminnya apa,,?"


"Tiya penginnya sepasang,cewek cowok,,kalau Mas penginnya apa,,?"


"Kalau Mas juga penginnya sepasang,tapi ya kalau ngga sepasang juga ngga papa,yang penting kedua anak kita sama kamu nya sehat,,"


"Iya Mas,,"

__ADS_1


"Nanti kalau kamu sudah hamil 6 bulan,kamu ambil cuti saja ya Yang,Mas ngga mau kamu kecapean,,"


"Iya,,nanti Tiya bilang ke kak Vivi,"


"Makasih kamu selalu menurut apa yang Mas mau dan inginkan, buka mas egois tapi karena mas ingin yang terbaik buat kamu,"


"Iya Mas,,Tiya tau kok,"


Saat keduanya sedang mengobrol,usapan tangan Torik malah naik ke atas,menuju dada Tiya.


"Mas,,iihh geli,,"kata Tiya sambil menurunkan tangan Torik.


"Mas cuman pengin pegang kok,pelit banget sih,,"


"Tapi geli Mas,,"


"Ya ngga di usap deh,tapi Mas mau pakai mulut aja,gimana,,?"


"Iihh,,kamu tuh mas masih pagi kok pikirannya udah kaya gitu,"


"Ya ngga papa,sama istri sendiri ini,,boleh yah,bentar aja,,mumpung ngga ada mamah,jadi ngga ada yang ganggu,,"belum juga Tiya kasih jawaban,Torik sudah melepaskan kancing baju Tiya satu persatu.


Keduanya masih ada di sofa,lalu Torik melakukan Aksinya,Tiya yang di begitu kan merasa geli bercampur nikmat,rupanya Torik sengaja meran*gsang Tiya.


Torik yang sudah merasa Tiya menikmatinya,lalu mengajaknya ke kasur,mereka akhirnya melakukan olah raga pagi.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2