
Pagi hari sekitar jam 5 Mamah bangun karena pengin pipis,saat mau masuk kamar mandi Mamah melihat Akbar yang sedang tidur di sofa.
Mamah lalu ambil selimut untuk menyelimuti Akbar yang tidur meringkuk kedinginan,setelah itu baru mamah masuk kamar mandi.
Mamah Keluar dari kamar mandi setelah selesai pipis dan bersih bersih,Papah juga bangun dan minta minum.
"Abang kapan datang Mah,,?"
"Mamah aja baru tau tadi,mungkin selama kali Pah,"
Agung minum cukup banyak,Mamah memeriksa kondisi papah,dan semua sudah lebih baik.
"Kita pulang aja nanti siang ya Mah,"
"Iya,nanti Mamah akan bilang ke Dokternya,"
Saat Mamah membantu Papah turun dari kasur karena mau ke kamar mandi,Abang bangun.
"Pagi Mah,,Pagi Pah,,"
"Pagi sayang,,"jawab keduanya.
"Papah mau kemana,,?"
"Papah mau ke kamar mandi,"
"Sinih Abang aja yang bantu,"
"Ngga usah,Papah sudah bisa jalan sendiri kok,udah kalian duduklah,"
Papah dengan pelan berjalan masuk ke kamar mandi,lalu Mamah bertanya bagaimana dengan papah Jihan.
"Semuanya sudah selesai Mah,Abang sudah mengganti uang dan juga dendanya,,"
"Syukurlah,dapat pinjaman dari siapa saja,?"Saat Mamah tanya seperti itu Papah keluar dari kamar mandi,lalu mamah membantu papah ikut duduk di sofa.
"Abang dapat pinjaman dari Opa Hendra satu miliyar,dari Frengki dua ratus juta ,dari Beni 300 juta mah,,"
"Lalu yang 500 pinjam ke siapa,?"
__ADS_1
"Yang 500 juta Abang pinjam dari Vivi,"Mamah dan Papah saling pandang saat mendengar nama Vivi.
"Dari Vivi,,"Akbar mengangguk.
"Vivi di mana sekarang,Papah mau bicara,?"
"Vivi ada di luar negri pah,,"
"Luar negri,,Luar negri mana dan ngapain di sana,?"
"Di Brunai,,Vivi kerja di rumah sakit suasta,,"Mamah dan Papah terlihat sedih.
"Kenapa harus keluar negri,di Indonesia juga banyak rumah sakit,,jemput Vivi Bang Mamah sama Papah mau minta maaf padanya,"
"Ngga bisa Mah,Vivi sudah tanda tangan kontrak satu tahun ,"Mamah terlihat sedih.
"Apa Vivi ganti no telfon,"
"Iya Mah,,"
"Pantas saja di hp mamah ngga ada seratus Wa nya,"
"Coba Abang telfon Vivi sekarang ,Mamah mau bicara,,"Abang lalu mengambil hpnya,dan menelfon Vivi.
"Halo Mas,,"
"Halo,,dari mana kok lama angkatnya,,"
"Vivi dari kamar mandi,ada apa mas telfon pagi gini,,?"
"Ini Mamah sama Papah mau bicara,"
"Ada apa ya Mas,,?"Vivi sedikit takut.
"Ngga tau ,"Abang lalu memberikan hpnya pada Mamah setelah menekan sepeker.
"Halo Vi,,ini Ibu,,"
"I,,iya Bu,,I,,Bu gimana kabarnya,,?"
__ADS_1
"Ibu sehat,,kamu gimana kabarnya,,?"
"Vivi juga sehat Bu,,Bapa gimana kabarnya Bu,,"Mamah mendekatkan Hpnya pada papah.
"Saya sehat Vi,,,"
"Su,,sukurlah Pak,,"
"Vi,,Ibu dan Bapak mau minta maaf pada kamu atas perlakuan kita pada kamu kemarin,Ibu dan Bapa menyesal telah menyuruhmu pergi,kamu mau kan memaafkan Ibu dan Bapak,,"
"Ibu dan Bapa ngga salah kok,memang Vivi juga salah,Vivi ngga marah ,jadi Ibu dan Bapak ngga perlu minta maaf ke Vivi,,"
"Kenapa kamu sangat baik sih Vi,,Abang ngga salah memilihmu,,Ibu dan Bapak merestui hubungan kalian,semoga hubungan kalian selalu langgeng sampai nanti menikah ,,"Akbar tersenyum mendengar perkataan Mamahnya.
"Amin,,trimakasih Ibu Bapak telah mengizinkan Vivi untuk berhubungan dengan Mas Akbar,Padahal Vivi orang ngga punya ,,"
"Buat apa banyak harta kalau ngga bahagia,lebih baik hidup sederhana asal bahagia,dan Ibu juga mau berterimakasih kamu telah membantu Abang,,"
"Iya Bu,sama sama,,"
"Ya udah dulu yah,kamu pasti mau bersiap kerja kan,,yang sehat sehat dan jaga diri baik baik di situ,,"
"Iya Bu,,,"Mamah lalu memberikan hpnya Ke Abang,Mamah lalu membantu Papah kembali ke kasur.
Abang tersenyum senang,lalu Abang bicara pada Vivi.
"Selamat ya sayang,,kita sudah dapat restu dari orang tua Ku,,"
"Iya Mas,,"
"Apa kamu senang,,"
"Ngga hanya senang Mas,,tapi Vivi bahagia,,"
"Iya,,sama ,Aku juga sangat bahagia,,ya udah kamu bersiap lah kerja,nanti malam kita sambung lagi,kamu jaga diri baik baik yah,,"
"Iya Mas,,,"
Telfon pun mati,Akbar dan Vivi sama sama tersenyum bahagia di tempat yang berbeda.
__ADS_1
***Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
Cobaan satu selesai,,,kita lanjut besok lagi,kira kira cobaan apa lagi yah buat hubungan mereka***...