Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Akbar Bingung Mau kasih Nama


__ADS_3

Akbar kaget saat Vivi sudah bangun,"Sayang,,kamu sudah bangun,,?"kata Akbar.


"Iya,,Vivi merasa ada yang bergerak di perut Vivi ,jadi Vivi kebangun,Mas ngapain sih ngusapin perut Vivi,kan Dedek udah keluar,?"Mamah sama Papah yang melihat Vivi bangun lalu mendekat.


"Tadi Mamah bilang perut kamu habis di jahit pakai benang warna merah,tapi kok Mas dari tadi mencari di perut kamu ngga ada bekas jahitan dan benangnya juga ngga kelihat,"Vivi melihat ke Mamah,dan Mamah tersenyum,Vivi sudah langsung tau kalau Mamah sedang mengerjai Abang.


Mamah lalu mengambil minum untuk Vivi agar minum dulu,"Makasih Mah,,"kata Vivi, Mamah menjawab iya.


"Mas,,orang melahirkan sesar memang perutnya di sobek,dan setelah bayi keluar perut di jahit dan di jahitnya juga benang kusus yang nantinya itu benang menyatu dengan daging,tapi jaman makin moderen sekarang dan juga makin canggih,perut tidak lagi di jahit tapi ada kaya lem untuk menempel kan perut yang sobek,jadi perut tuh sekarang ngga ada jahitannya,"Akbar mendengarkan penjelasan dari Vivi,setelah itu Akbar melihat ke mamah dan Papahnya.


"Mamah sama Papah ngerjain Abang yah,?"


"Maaf,,kita memang ngerjain Abang,lagian Abang riweh sih,,"kata Mamah sambil tersenyum.


"Ya kan Abang takut dan juga ngga mau Vivi kenapa kenapa mah,"


"Sudah sudah,sekarang karena Vivi sudah bangun Papah mau ambil anak kalian,tunggu yah,"Papah keluar dari ruang rawat menuju ruang bayi.


Mamah lalu menelfon Iza untuk memberi tau kalau kak Vivi sudah lahiran,Iza langsung senang dan langsung bilang akan ke Surabaya.


Papah datang dengan mendorong tempat bayi,dan anak Abang ada di dalamnya.


"Mah,,Adek pengin lihat anak Abang dong,,Vc ya Mah,,"Iza lalu mengganti panggilan jadi Vc,Iza bisa melihat anak Abang yang sedang di gendong oleh papah dan akan di berikan pada Vivi.

__ADS_1


"Papah,,Adek ingin lihat wajahnya dong,,"Papah lalu mendekatkan ke kamera.


"Iihh,,kok mirip Abang sih,,"


"Iya Lah dek orang anak Abang,masa iya anak Abang mirip Beni,,"Semuanya tersenyum.


Vivi lalu menggendong anaknya dan Vivi mau memberinya ASI,,"Pah,,Papah duduk di sofa yah,,Vivi mau kasih Dedek ASI soalnya,"


"Iya,,baiklah,,"Mamah hanya tersenyum,Abang benar benar posesif.


"Ya Tuhan Abang,,masa Papah di suruh duduk gara gara Kak Vivi mau kasih ASI,"Iza yang dengar juga geram.


"Iya ,,kan ngga boleh ,masa Papah lihatin ***** Kak Vivi,,"


"Iya Sayang,,"Telfon pun mati.


Mamah lalu membantu Vivi agar dedek nya bisa Nen dengan enak.


"Aaww,,,Mah kok sakit sih,,"


"Iya,,mulut bayi memang kaya gitu kalau awal,nanti juga ngga sakit kok kalau sudah biasa,,"


Abang ikut duduk di sofa,lalu Abang duduk sambil berfikir,"Abang mikirin apa,,?"tanya Papah.

__ADS_1


"Abang belum siapin Nama Pah,,"


"Serius belum siapin,,?"Abang menggeleng.


"Abang sudah tau kan kau anak Abang cowok,,"Akbar mengangguk.


"Kenapa ngga buat dari kemarin kemarin,"


"Abang bingung Pah mau kasih nama siapa,,"


"Ya Tuhan,,kenapa sampai bingung,,tapi Abang sudah punya nama yang ingin di pakai belum,?"


"Sudah Pah,,Abang punya dua nama,tapi bingung mau pakai yang mana,,"


"Siapa namanya,,?"


"Ke satu Muhamad Fatir Pamuji,yang kedua Muhamad Bachtiar Pamuji,,,,"


Hai kak,,Aku punya cerita baru,cerita dari anak Bimo dan Rara dari lanjutan cerita menikah dengan gigolo Mamah,mampir ya kak,ceritanya bagus loh,judulnya Tidak Mau Di Langkahi, terimakasih...


***Menurut Kaka bagusan yang mana yah nama anak Akbar dan Vivi,,silakan komen,,komen terbanyak itu yang akan Aku pakai,, trimakasih..


***Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih******...

__ADS_1


__ADS_2