Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Muhamad Fatir Pamuji


__ADS_3

Papah yang mendengar Akbar bingung namanya antara Fatir dan Bahtiar langsung ikut mikir mana yang lebih bagus.


"Mah,,Abang lagi bingung pilih nama nih,,menurut Mamah bagusan Anata Muhamad Fatir Pamuji apa Muhamad Bahtiar Pamuji,?"kata Papah.


"Keduanya bagus kok,,"jawab Mamah.


"Ya makanya pilih satu Mah,masa harus dua duanya,,"kata Akbar.


"Ya maksud Mamah dua duanya bagus,tinggal pilih salah satunya aja,"


"Makanya Abang lagi bingung,bagus yang mana,,?"


"Vivi mau nya nama anaknya siapa ,kamu kan ibunya,jadi kamu yang harus memilih,,sayang"


sambil mengusap pipi cucunya yang sedang Nen.


"Kalau Vivi sih lebih suka sama yang Fatir Mah,,"


"Tuh Bang,Vivi milih nya yang Fatir,,"Akbar lalu mendekati Vivi.


"Sayang,,benar nih kamu mau yang Fatir,,?"


"Iya Mas,,"


"Ya udah,,kita putuskan nama anak kita adalah Muhamad Fatir Pamuji,,"Vivi tersenyum.


Vivi sudah selesai memberi ASI,dan Vivi kesakitan bekasnya sampai merah.


"Mah,,ini nya Vivi sakit,,dan merah lagi,,"Mamah lalu melihatnya.


"Iya,,memang mulut bayi itu seperti itu,nanti juga sembuh,kamu jangan kasih salep apa apa yah,,soalnya Dedek bayi itu sering Nen dan salep bahaya kalau sampai ke nen Dedek,"Sambil Mamah mengambil Dedeknya.


"Iya Mah,,"


"Coba Mas Lihat sayang,,"


"Iih,,jangan malu ada Mamah sama Papah juga,"


"Ngapain malu sih orang cuman lihat bentar,Mas juga ngga pegang ini,,"

__ADS_1


"Mas,,iihh,,udah ah,,apaan sih,"Vivi malu karena ada mertuanya tapi Abang malah bicaranya kaya gitu.


Akbar hanya tersenyum melihat Mata Vivi yang melotot,,"Mah,,Abang juga mau gendong dong,caba,"Akbar mendekati Mamah yang sedang berdiri di samping Papah ,mereka sangat senang dengan cucunya.


"Boleh,,ini coba lah,,"Mamah membantu Abang untuk mengendong anaknya.


"Tangan nya yang bener Bang,kalau kaku nanti Fatir nya ngga nyaman,,"Kata papah yang melihat Tangan Akbar kaku.


"Iya Pah,,namanya juga baru ini,jadi ya masih kaku,,nanti juga lama lama ngga,,"Jawab Akbar sambil takut juga sebenarnya.


"Tuh bisa,,"kata Mamah setelah Fatir ada di tangan Akbar,tapi Akbar masih sangat kaku dan takut.


"Mah,,Abang takut,, Abang mau duduk aja,,"


"Ya udah sinih duduk,,"


Di ruang rawat Vivi mereka sambil mengobrol penuh bahagia,sedang Iza masih menunggu Beni pulang,sudah jam 10 tapi Beni belum juga pulang,Iza terus menunggu di ruang keluarga.


Padahal Beni sudah telfon kalau jangan menunggu nya karena akan pulang telat,tapi Iza ingin tetap menunggunya,Iza mau kasih tau kalau Vivi sudah lahiran.


Suara mobil terdengar masuk,Iza bangun dari duduknya dan menuju pintu,Iza membukakan pintu karena Beni yang pulang.


"Aku ngga bisa tidur Mas,udah yuk kita masuk,Mas udah makan belum,,"keduanya Masuk sambil Iza menggelayut manja di tangan Beni.


"Mas udah makan,,kamu sudah makan belum,,?"


"Sudah,,kita ke kamar aja langsung ya Mas,,"


"Iya,,Ayo,,,"keduanya ke atas menuju kamarnya.


"Mas,,Kaka Vivi sudah lahiran loh,,"


"Loh kok bisa,emang sudah waktunya,,?"sambil Beni buka baju.


"Belum,,harusnya masih 3 Minggu apa dua Minggu lagi,,"


"Kok bisa gitu Yang,?"


"Emang gitu Mas,kadang bayi tuh bisa maju bisa mundur dari HPL,"

__ADS_1


"Oh gitu,,"


"Mas,,kamu mau ke mana,,?"


"Mau mandi gerah,"


"Iih,,jangan ini sudah malam,ngga baik,Aku soalnya mau cium bau ketek Mas,,"


"Kamu tuh apaan sih Yang jorok ih,"


"Seger tau Mas bau ketek Mas,,kita tidur yuk,"


"Satu ronde dulu mau ngga Yang,?"


"Emang Mas ngga cape,,?"


"Ngga,,"


"Tapi tunggu dulu,,Aku pengin ke Surabaya besok,Mas bisa kan,,kalau Mas ngga bisa malam ini ngga ada satu ronde rondean,kita tidur aja langsung,"


"Besok,,,"Beni kaget dong,soalnya bingung dengan kerjaan.


"Ngga bisa yang kalau besok,Mas harus lihat kerjaan dulu,kan kita bisa pergi besoknya lagi,"


"Ngga mau,Aku dah pengin lihat anaknya Abang,Besok pokoknya harus,kalau Mas ngga bisa ke sana Aku aja sendirian ke sana,berani kok,,"


"Ngga,,nggak boleh,,kamu sedang hamil yang,jangan sembarangan pergi sendiri,ok kita pergi besok tapi sore hari,soalnya Mas pagi ke kantor dulu untuk lihat kerjaan,gimana,,"


"Sore ya Mas,,"


"Iya,,,"Iza berpikir.


"Baiklah,besok sore Aku mau,"


"Ya udah,,sekarang kita main dulu satu ronde,,biar kita tidurnya enak,,"Iza mengangguk.


Mereka pun melakukan satu ronde dulu sebelum tidur.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2