Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Mamah Dan Papah Ke Surabaya


__ADS_3

Hari berlalu,sekarang Papah dan mamah sudah berada di pesawat ,mereka mau ke Surabaya ,karena mau menemani Vivi lahiran dan menyambut cucu pertama mereka lahir ke dunia.


Iza dan Beni akan menyusul nanti kalau Vivi sudah lahiran,karena Iza kalau ikut pergi sekarang Beni kasihan di rumah sendirian.


Torik sudah sampai di bandara Surabaya,Torik yang menjemput Mamah dan Papah karena Akbar hari ini ada sidang penting.


Papah dan Mamah sudah turun dari pesawat,langsung menuju pintu keluar,"Siang Mah,,Pah,,"Torik langsung cium tangan saat bertemu mertuanya.


"Siang,,Torik sudah dari tadi datang,,?"tanya Mamah.


"Belum Mah,paling baru 10 menit,,"


"Ya udah ,kita langsung aja,,biar bisa istirahat di rumah,"kata Papah.


"Iya Pah,,biar Torik aja yang dorong kopernya Pah,,"sambil mengambil koper dari tangan Papah.


Ketiganya berjalan menuju mobil di parkiran,setelah koper masuk mobil ,Torik langsung membawa mobil menuju rumah Abang.


"Halo Mah,,,"


"Halo sayang,,"


Tiya menelfon Mamahnya,mau tanya sudah sampai belum.


"Mamah sudah sampai,,?"


"Ini baru naik mobil,,"


"Oh,,gitu,, syukur deh Mah dah sampai ,"


"Iya sayang,,"


"Ya udah deh Mah,,Kaka mau lanjut lagi,"mamah jawab Iya,dan telfon pun mati.

__ADS_1


Mobil sudah sampai di rumah Abang,Vivi dengan perut besarnya berjalan keluar untuk menyambut kedatangan Mertuanya.


"Selamat datang Mah,,Pah,,,"Vivi lalu cium tangan keduanya.


"Ya sayang,,gimana kabarnya kamu sama Dedek,,"Mamah sambil mengusap perut Vivi setelah cipika cipiki.


"Sehat Mah,,ya udah kita masuk yuk Mah Pah,,Torik ayo masuk,,"


"Kak,,Torik langsung balik aja yah,nanti sore ke sini lagi sama Tiya,"


"Oh gitu,,ngga mau minum dulu,"


"Ngga usah kak,,makasih,,Mah Pah,,Torik pergi ke kantor dulu yah,,"


"Iya,,hati hati di jalan ,makasih sudah jemput Mamah sama papah,"


Torik lalu langsung masuk mobil setelah berpamitan.


Mamah dan Papah masuk ke dalam bersama Vivi,dan koper di bawakan masuk oleh mba.


"Gimana Pah,,kita mau makan dulu apa mau istirahat dulu nih,,?"tanya Mamah.


"Kita makan dulu aja deh Mah,,"


"Ya udah yuk kita makan,,"


Mereka bertiga makan siang bersama,selesai makan papah langsung istirahat,sedang Mamah dan Vivi duduk di sofa sambil mengobrol.


"Geraknya aktif ngga cucu mamah ini,"sambil mengusap perut Vivi.


"Aktif banget Mah,sampai Vivi suka merasa sakit perutnya,"


"Ya emang gitu ,malah sampai suka merasa nek gitu kan,"

__ADS_1


"Iya mah,,"


Saat Mamah dan Vivi mengobrol Akbar pulang,Akbar dari kantor pengadilan langsung pulang karena ingin cepat pulang untuk bertemu orang tuanya dan istrinya.


"Siang Mah,,Siang sayang,,"Akbar memeluk mamah dan cipika cipiki,setelah itu ke Vivi,dan tidak lupa mencium perut Vivi.


"Kok Mas udah pulang katanya ada sidang,?"tanya Vivi pada Akbar yang duduk di sebelahnya.


"Sidangnya udah selesai,dan Mas langsung pulang dari pengadilan,,"


"Oh,,gitu,,"


"Abang makan belum,,"


"Belum Mah,,belum sempat,"


"Ya udah mamah ambilkan yah,"


"Mah jangan repot repot biar Mas Akbar ambil sendiri,"kata Vivi.


"Udah ngga papa,,Mamah ambilkan dulu yah,"


Mamah menuju meja makan,Akbar langsung mengajak anaknya mengobrol.


Mamah datang dengan membawa piring yg berisi makanan,lalu mamah menyuapi Abang.


"Iihh,,Mas kamu tuh kaya anak kecil aja sih,makan sendiri kan bisa,"


"Biarin sayang ngga papa,,mumpung Mamah bisa,,"jawab mamah Akbar tersenyum senang ke Vivi,Vivi hanya mengelengkan kepalanya.


Vivi bangun mau mengambilkan minum buat Abang,Abang sudah melarangnya tapi Vivi memaksa,lalu Vivi ke dapur dan mengambil minum.


Pranggg....

__ADS_1


"Aaawww,,,,Masss,,,sakit,,,,"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2