
Vivi dan Akbar juga Fatir sudah pulang ke Surabaya,sedang Tiya dan Torik masih ada di Jakarta,karena cuti Torik masih ada dua hari lagi.
Zee setiap hari main ke rumah Tiya dan Iza,mereka bertiga asik mengobrol tentang masa lalu dan masa sekarang.
"Sayang,,,katanya mau ke Mal,,jadi ngga,,?"Torik memanggil Tiya,saat ketiganya sedang mengobrol.
"Iya jadi,,"
"Tiya,,Kamu mau ke Mal,,?"tanya Zee.
"Iya,,Aku mau nonton,,kamu mau ikut,,?"
"Apa boleh,,,"
"Boleh ,,iya kan Mas,,?"
"Iya boleh,,ayo kalau jadi pergi,ini sudah siang,,"
"Yah,,Aku sendirian dong,,"
"Kan ada Mamah,,,"kata Tiya,Iza cemberut.
"Dek,,nanti juga Kaka pulangnya langsung ke rumah Mas Torik yah,,besok baru kesini lagi,"
"Iya,,,"
Tiya dan Zee sebelum pergi mencium pipi Jani dulu,setelah itu mereka bertiga turun ke bawah.
"Mah,,,kita mau pergi dulu yah,,"
"Kalian mau kemana,,?"
"Kita mau ke Mal,,mau nonton Mah,,"
"Oh,,mamah mau nitip bawakan bingkisan ke rumah Oma Dea mau ngga Kak,,kan kalau ke Mal lewat rumah Oma Dea,,"
"Ya boleh,,bingkisan apa Mah,?"
"Tunggu mamah ambil,,"
Mamah lalu mengambil bingkisan di kamarnya,setelah itu di berikan ke Tiya,"Ini ,,tolong Antarkan kan ya Sayang,,"
__ADS_1
"Iya Mah,,"Ketiganya lalu cium tangan ke Mamah,dan setelah itu pergi.
Di mobil Tiya Dan Zee memilih Film yang mau di tonton,sedang Torik hanya jadi pendengar saja.
Sampai di rumah Oma Dea,Tiya turun sambil membawa bingkisan,karena cuman sebentar Torik dan Zee tetap di mobil,saat Tiya sudah jalan menjauh Zee merasa ingin pipis,"Mas Torik,,Aku mau pipis,mau ikut Tiya turun yah,,"
"Iya,,,"Zee langsung turun dari mobil dan mengejar Tiya.
Tiya menelan bel pintu,Mba dari dalam yang dengar langsung membukakan pintu.
"Eh Non ,,,"mba sedikit bingung karena takut salah Tiya apa Iza.
"Saya Tiya Mba,,Oma ada ngga,,?"
"Oh non Tiya,,Ibu ada ayo masuk,,"Tiya masuk ke dalam,mba memanggil Oma.
Zee langsung masuk dan mencari Tiya,,"Kamu ikut turun,,?"saat lihat Zee masuk.
"Iya,,Aku pengin pipis,,"
"Oh pipis,,itu di situ ada kamar mandi,,"Tiya Menujuk kamar mandi di dekat dapur.
"Tapi Oma kamu mana,,ngga enak kalau Aku main masuk,,"
"Eh ada Tiya,,,"
"Iya Oma,,"Keduanya cipika cipiki.
"Ini siapa,,,?"tanya Oma ke Zee.
"Ini teman Tiya Oma,,namanya Zee,,"
"Halo Oma,,saya Zee teman Tiya,,"Zee langsung cium tangan.
"Oma,,Zee mau numpang ke kamar mandi boleh ngga,Zee kebelet pipis,,"
"Oh ya boleh dong,,itu di dekat dapur,,"
"Iya Tante makasih,,"Zee langsung ke arah kamar mandi,Tiya dan Oma lalu duduk dan Tiya memberikan bingkisan dari Mamah.
"Eh ada Tiya,,,"
__ADS_1
"Eh Abang Vandra,,Abang tangnnya kenapa,,?"
"Kemarin habis jatuh dari motor,,"
"Biasa anak cowok ya gitu,bawa motornya pasti kenceng,,jadi jatuh kan,"
"Ngga kok Mah,,Kaka pelan,,lagi apes aja,,"Sambil duduk dekat Mamahnya.
"Mah,,Kaka laper nih,,"
"Ya udah Sanah makan,,mba sudah masak tuh,,"
"Tiya mau makan ngga,Ayo ikut makan bareng Abang,,"
"Makasih Bang,,Tiya mau langsung aja,Mas Torik nunggu di mobil soalnya,kita mau ke Mal,,"
"Oh,,ya udah,,"Abang Vandra lalu berjalan ke arah Dapur,Abang kaget saat melihat seorang wanita keluar dari kamar mandi,dan kagetnya Abang wanita itu yang menolongnya kemarin.
Zee juga kaget karena ada cowok ganteng berpapasan dengannya,tapi tanganya terluka,Zee menganggukan kepala pelan sambil tersenyum ramah,,Zee tidak tau kalau laki laki tampan itu yang kemarin di tolong nya,sedang Abang sangat paham dengan Zee adalah wanita kemarin yang menolongnya.
Abang berhenti berjalan,lalu menengok kebelakang ,dan mata Abang terus menatap ke Zee dan tidak lanjut ke dapur.
"Oma makasih ,"
"Iya sama sama,,"
"Ya udah ya Oma,,Tiya langsung pamit,,"
"Iya,,kalian hati hati di jalan,,"
"Iya Oma,,"jawab keduanya.
Tiya dan Zee langsung pergi keluar dari rumah,si Vandra bukanya masuk ke dapur malah balik lagi ke Mamahnya.
"Mah,,tadi siapa yang sama Tiya,,"
"Itu temanya Tiya,namanya Zee,,"Vandra langsung menganggukan kepalanya.
"Cantik ya Kak,,"Vandra mengangguk sambil tersenyum.
"Mah,,kalau dia jadi menantu Mamah,Mamah mau ngga,,,?"
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...