
Zee sudah 5 hari di Jakarta,dan dua hari lagi akan balik ke Kalimantan dimana dirinya bekerja.
Beni dan Zee sudah bicara pada Papah,nanti kalau Samapi Zee menikah Zee akan tinggal di Jakarta dan akan membantu Papahnya di perusahaan bersama suaminya.
Itu yang Zee katakan pada Papah dan Kaka nya,padahal Zee sendiri belum ada calon dan belum tau nanti seperti apa calon suaminya.
Karena jodoh kita ngga tau,tapi Zee pikir ngga mau yang satu profesi dengan dirinya,Zee ingin cari suami yang bukan kalangan Dokter.
Tiya dan Torik akan pulang ke Surabaya sore ini,tapi Sebelum pergi seperti kemarin kemarin Tiya,Iza dan Zee berkumpul dulu untuk mengobrol.
"Aku pasti akan sangat kangen dengan kalian,dan Akan lama lagi kita nanti untuk bertemu juga Kumbul lagi seperti ini,"kata Zee yang kelihatan sedih.
"Ya nanti kita akan kumpul lagi di pernikahan kamu Zee,,,"kata Iza.
"Ya doakan aja,,orang calon pacar nya aja ngga ada,,"
"Oh iya Zee Aku lupa,,"
"Lupa apa,,,?"
"Kamu emang kenal sama Abang Vandra yah,?"Zee mengangguk.
"Iya,,kemarin dia menolongku saat mobilku mogok,,Vandra sama adek nya benar benar ganteng ganteng yah,,mereka kembar identik yah,"
"Iya,,memang mereka ganteng ganteng,bukan hanya ganteng aja tapi otak mereka juga hebat dua duanya,"
"Maksudnya otaknya hebat apa,,?"
"Dari sekolah TK sampai lulus kuliah,keduanya selalu dapat nilai tertinggi,dan sangat membanggakan keluarganya,"Zee hanya mengangguk mengerti.
"Zee bang Vandra minta no telfon mu boleh ngga,,kayanya Abang Vandra naksir kamu tuh,"Zee tidak langsung menjawab karena kaget dengar perkataan Tiya,karena Zee takut Tiya hanya ngepreng.
__ADS_1
"Cieee,,,sudah ada yang naksir nih,,"Iza meledek Zee.
"Tiya,,kamu Jangan becan deh,ngga lucu,,"
"Siapa yang becanda,,Aku serius,,boleh ngga,,dia orangnya baik juga loh,udah mapan lagi,kamu sudah dapat paket komplit kalau dapat Abang Vandra deh,,gimana boleh ngga no telfon mu Aku kasih,"Zee yang masih belum percaya masih tetap diam .
"Kak,,emang ini seriusan,, Bang Vandra kan orangnya ke cewek dari dulu ngga terlalu dekat,,"
"Seriusan Dek,sepertinya Bang Vandra jatuh cinta pada pandangan pertama ke Zee,"
"Syukur deh kalau iya,,Abang Vandra kan orang baik,jadi dia juga harus dapat orang baik,,kita kan udah kenal Zee lama jadi Aku setuju pake banget,"
"Gimana Zee boleh ngga akuy kasih no hp kamu,"
"Bolehin aja Zee,siapa tau memang Bang Vandra jodoh kamu,,"kata Iza dan Zee lalu mengangguk pelan dengan malu malu,Iza dan Tiya malah tersenyum melihat Zee yang begitu.
Tiya langsung mengirim no telfon Zee ke Vandra,"Bang,,ini no Zee,,udah dapat izin dari orangnya,Abang langsung telfon aja gih,"pesan Tiya ke Vandra.
"Kak,,,Kaka jam berapa mau pulang ke Surabaya nya,,?"tanya Iza.
"Nanti jam 4 sore,,"
"Oh,,sudah beres beres,,"
"Sudah,,,besok kalau Kaka lahiran kamu ke Surabaya yah sama Jani ,"
"Iya,,,"
Zee lalu pamit pulang,karena sudah siang,"Kenapa ngga makan siang di sini aja sih,,?"kata Iza.
"Aku mau pergi juga soal nya,Aku mau cari oleh oleh baut teman di Kalimantan,,"
__ADS_1
"Oh gitu,,ya udah Sanah pergilah,,"
"Iya,,kamu hati hati yah semoga sampai Surabaya dengan selamat ,,"sambil cipika cipiki.
"Iya,,kamu juga semangat dapat pacarnya yah,,"Zee hanya tersenyum.
Zee lalu cipika cipiki juga dengan Iza,Zee dan Tiya keluar dari kamar Iza,di bawah Zee juga pamitan sama Mamah dan Papah.
Setelah pamit Zee pulang dengan membawa mobilnya,"Apa benar yah yang di katakan Tiya,tapi masa Tiya bohong ke Aku,Aku ngga percaya aja kalau orang ganteng dan paket kumplit kaya Vandra itu suka Aku,kayanya ngga mungkin deh,kayanya Vandra hanya ingin berteman aja sama Aku,"Zee berkata pelan sambil menyetir.
Sampai tidak terasa sudah sampai di rumah,Zee langsung masuk ke kamar untuk ganti baju dan istirahat dulu.
Di kantor Vandra di ajak Papah makan siang bareng setelah selesai rapat,Sedang Vano dia sudah pergi duluan untuk makan siang di luar bersama kekasihnya.
Tapi saat buka hp dan membaca pesan dari Tiya,Vandra menolak ajakan papahnya untuk makan siang di luar.
"Pah maaf Vandra ngga jadi ikut,Vandra ada kerjaan ,"
"Kerjaannya buat nanti aja,sekarang kita makan siang dulu,,"
"Tapi maaf Pah,kerjaan ini ngga boleh di tunda,,"
"Kerjaan apa sih ,masalah rapat tadi,,?"
"Bukan,,tapi kerjaan ngejar cewek yang lagi Kaka suka,,"Papah yang dengar langsung geleng kepala.
"Ya sudah kalau gitu,semangat kak untuk cari pacarnya,"Vandra tersenyum malu karena terlalu jujur ke papahnya.
Papah lalu pergi ,sedang Vandra masuk ke dalam ruang kerjanya,Vandra duduk di sofa dan langsung menekan tombol hpnya untuk telfon ke Zee,Telfon terhubung ,Vandra terus menunggu di angkat telfonya sambil sedikit deg degan.
Halo....
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...