Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Tiya Marah Ke Torik


__ADS_3

Jihan dan Frengki sudah sama sama terkulai lemas,mereka baru saja menikmati indahnya surga dunia sampai dua ronde.


Jam sudah menujukan pukul 8 malam,Jihan dan Frengki juga sudah merasa lapar.


"Mas,,Aku ke kamar mandi dulu yah,,"


"Iya Sanah,,nanti gantian,,"


Jihan ke kamar mandi untuk mandi lagi,selesai mandi baru gantian dengan Frengki,Frengki mandi tidak lama karena merasa dingin.


"Mas,,itu bajunya,,"Jihan sudah menyiapkan baju untuk Frengki pakai.


"Iya,,Sayang,, Mas udah lapar banget,, ayo kita turun,,"


"Iya sama ,,Aku juga udah lapar,,"keduanya pun turun ke bawah.


Saat Jihan turun Cantika sedang di gendong Mba.


"Cantika rewel ngga Mba,,?"


"Ngga non,,ini malah mau tidur,,"Jihan mendekatinya.


"Oh iya,,ya udah saya sama Mas Frengki mau makan dulu ya Mba,,"


"Iya non,,"


Jihan dan Frengki menuju tempat makan,lalu keduanya makan dengan lahap karena mereka kelaparan.

__ADS_1


Selesai makan Jihan mengambil Cantika dari gendongan Mba, Jihan mau membawa ke kamarnya.


"Makasih ya Mba,,"


"Iya Non,,"


Sampai di kamar,Cantika di tidurkan dalam box,Frengki yang merasa lelah langsung tiduran.


"Yang,,Mas tidur dulu yah,, Mas ngantuk,"


"Iya Mas,,"


Frengki tidur duluan sedang Jihan biasa melakukan rutinitas sebelum tidur.


Beda dengan Tiya,Tiya sedang menunggu Torik yang belum pulang kerja,jam sudah menujukan pukul 9 malam,Tiya masih menunggu Torik padahal matanya sudah sangat mengantuk.


Cklekkk,,,


Suara pintu di buka,Tiya langsung menengok dan benar saja Torik baru saja pulang.


"Kamu tuh kemana sih Mas,Hp mati ,pulang malam,,bikin kuatir aja,,"Tiya langsung bicara dengan kesal.


"Iya sayang Maaf,,,Mas tadi di ajak makan malam sama rekan kerja,dan hp Mas mati jadi ngga bisa telfon kamu,,"


"Kan bisa pinjem hp temen kamu Mas buat telfon Tiya,,kamu tuh alasan saja,,Mas jangan tidur di kamar,,tidur di sofa aja,,"Tiya langsung masuk kamar dan membanting pintu dengan kencang.


"Mati Aku,,,kenapa Tiya marah banget sih,"

__ADS_1


"Sayang,,,mAs minta maaf yah,,buka dong pintunya,,Mas mau tidur sama kamu sayang,,"sambil mengetuk pintu kamar,tapi Tiya terap tidak mau membuka pintu kamarnya.


Tiya di kamar tiduran dan memejamkan matanya,sedang Torik duduk sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa dan memijit kepalanya dengan tangan.


"Kapok deh Aku ngga lagi lagi kaya gini,,"


Torik melepaskan baju nya karena merasa panas,Torik mau mandi tapi ngga ada handuk dan baju ganti ,jadi bingung.


"Yang,,buka dong Yang,,Mas ngga lagi lagi deh,, Mas minta maaf yah,,"


"Yang Mas pengin mandi,,panas nih ,,badan Mas lengket banget,,Yangg,,sayang,,"Torik terus mengetuk pintu.


Tiya di dalam kamar yang mendengar Torik terus meminta maaf merasa kasihan,Tiya lalu bangun dan membukakan pintu,tapi saat pintu terbuka Tiya langsung balik tiduran,Torik yang melihat pintu di buka langsung tersenyum.


"Makasih sayang,,"kata Torik sambil masuk kamar,Torik lalu masuk ke kamar mandi karena sudah merasa badanya lengket.


Selesai mandi Torik pakai baju , Torik melihat Tiya yang tidur miring membelakanginya.


Dengan pelan Torik naik ke kasur,"Maafin Mas ya Sayang,,Besok Mas ngga kan lagi seperti ini,,Mas janji,,"Tiya sebenarnya belum tidur dan dengar semua perkataan Torik,tapi Tiya sengaja tidak meladeni,karena Tiya ingin agar Torik ngga lagi lagi nantinya.


Torik yang memang capek langsung tertidur,Tiya membalikan badanya pelan,lalu memandangi wajah Torik yang sedang tidur dengan nyenyak.


"Maafin Tiya ya Mas,,Tiya hanya ingin Mas tidak melakukanya lagi,"kata Tiya dalam hatinya.


Dan Tiya pun tertidur,Pagi hari posisi tidur Tiya dan Torik sudah berubah,sekarang keduanya tidur dengan saling peluk.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2