
Vivi akhirnya sampai di Bandara ,Pak supir sudah datang menjemput,saat Vivi keluar langsung melihat Pak supir.
"Makasih ya Pak sudah jemput,"kata Vivi .
"Iya,,ayo kita pulang,"Vivi menjawab Iya,lalu keduanya menuju parkiran mobil.
Sampai di rumah karena sudah malam jadi Vivi masuk ke kamar ,tapi mba Iis sama Mba Siti yang kepo langsung masuk.
"Gimana di Amerika Vi,,? bagus ngga?"tanya Mba Iis.
"Bagus Bi,cuma Vivi ngga pergi kemana-mana,soalnya lagi hujan salju,di sana dingin banget,,"
"Ada oleh oleh buat Mba ngga Vi,?"tanya Mba Siti.
"Ada dong,buat semuanya kebagian,,"Mba Iis dan mba Siti tersenyum senang.
Vivi lalu memberikan oleh olehnya,buat pak Udin dan pak supir juga di kasih sekalian,setelah kedua mba keluar,Vivi lalu bersih bersih dan akan istirahat.
"Ya Tuhan Aku lupa kasih kabar,,"Vivi yang sudah tiduran langsung mengambil hpnya,lalu Vivi mengirim pesan pada Akbar.
"Mas,,maaf Aku baru kirim pesan,Aku sudah sampai rumah dari satu jam yang lalu,"pesan dari Vivi untuk Akbar,setelah itu Vivi tidur karena Akbar pasti sedang kuliah.
__ADS_1
Pagi pun datang,Vivi selesai mandi menemui Dinda dan Agung juga si kembar,Vivi memberikan oleh oleh buat mereka,lalu titipan Akbar juga di kasihkan.
Agung sudah dengar dari Danu kalau Vivi saat seminar sangat serius dan tidak pernah Absen,Agung pun sangat puas dengarnya,dan tidak salah karena memilih Vivi untuk jadi wakilnya.
jam 7 malam Vivi kembali ke Bandung di antar pak supir,setelah berpamitan pada semuanya Vivi dan pak supir pun berangkat.
Saat di mobil Vivi dan Akbar berkirim pesan, Vivi terlihat senyum senyum sendiri saat membaca pesan dari Akbar.
"Kamu dari tadi senyum-senyum terus sih Vi,lagi kirim pesan sama siapa,sama bule yah,?"tanya pak supir.
"Bule,,ya ngga,masa bule sih,,"
"Ya kan kamu dari Amerika,di sana kan Bule semua,apa kamu ngga kenalan sama mereka, siapa tau ada yang nyantol gitu,"Vivi tersenyum sambil geleng kepala.
"Siapa yang mengawasi mu emangnya Vi,kaya ******* aja sih di ngawasin,,"Vivi tersenyum dan tidak menjawab,Vivi lalu mengalihkan pembicaraan.
Sekitar 2 jam setengah akhirnya Vivi sampai di klinik,Vivi langsung masuk kamar karena sudah malam,sedang pak supir akan menginap tapi nanti pagi pagi sekali akan pulang.
Hari berlalu, hubungan Vivi dengan Akbar adem ayem karena mereka saling percaya dan komunikasi.
Malam ini Vivi dan Akbar sedang VC an,mereka berdua selalu menceritakan keseharian mereka.
__ADS_1
"Sayang tidak terasa Mas akan pulang 3 bulan lagi,apa kamu senang,,?"tanya Akbar.
"Sangat senang,,,Vivi udah kangen banget soalnya,"Akbar tersenyum.
"Aku juga sangat merindukanmu,,nanti kalau Aku kembali ,Aku akan langsung bilang ke orang tuaku tentang hubungan kita yah,,"Vivi langsung diam.
"Kenapa ,,kok diam,,apa kamu ngga suka kalau kita menikah,,"
"Bukan gitu Mas,,Vivi mau sangat mau,tapi Vivi takut,,"
"Takut apa,,kenapa kamu selalu bilang takut,orang tuaku mereka orang yang bijak juga baik,pasti mereka setuju dengan hubungan kita,orang tuaku juga sudah kenal kamu dengan sangat baik,pasti mereka akan setuju,"Vivi tersenyum.
"Iya Mas semoga,,"
Mereka mengobrol cukup lama,karena jam sudah menujukan pukul 11 malam,Akbar pun menyudahinya,karena kasihan pada Vivi yang besok kerja pagi.
Pagi harinya Vivi seperti biasa ,memeriksa pasien,dan pasien rawat inap juga sedang ada cukup banyak.
Sekitar jam 11 siang ada mobil yang datang,dan mobil itu ternyata mobil milik Dinda dan Agung.
Agung dan Dinda rupanya datang,mereka tidak hanya berdua,tapi ada seorang perempuan yang sangat cantik,putih ,tinggi dan body yang aduhai,setiap pria yang melihatnya pasti akan menyukainya.
__ADS_1
jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,,