Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Mamah Datang


__ADS_3

"Mamah,,,kok Mamah kesini,Ada apa Mah,,"Frengki kaget karena ternyata yang datang Mamahnya.


"Mamah ngga di persilakan masuk nih,?"


"I,,iya Mah ayo masuk,,,"Mamah masuk dan melewati Frengki.


Mamah melihat seorang wanita yang duduk di sofa,menurut mamah cantik tapi sangat kurus,Mamah terus menatapnya,Jihan yang di tatapnya menunduk malu dan takut.


"Mah,kenalin ini Jihan,, Jihan ini mamahku,,"Jihan mengangkat wajahnya,"Siang Tante,kenalkan saya Jihan,maaf saya tidak bisa mendekati Tante karena kaki saya belum bisa berjalan ,,"suara Jihan sangat pelan.


"Ayo duduk mah,,Jihan kecelakaan,dan kalinya yang patah,jadi Jihan belum bisa jalan,tapi sekarang lagi terapi kok,dan sudah bisa jalan pelan pelan,"Frengki menjelaskan tentang sakitnya Jihan.


Mamah terus menatap Jihan membuat Jihan makin takut,Mamah melihat dari atas sampai bawah,lalu ikut duduk di sofa.


"Mamah kok tau Frengki ada di sini,,?"


"Filing orang tua itu pasti tidak salah,kalian ngga tinggal bersama di sini kan,?"


"Ngga kok Mah,,Frengki kan semalam pulang,"


"Siapa tau kamu bohong ,bilangnya kemarin baru pulang dari singapura,tapi nyatanya sudah lama pulang,,"


"Ngga lah Mah,,Frengki mana pernah bohong,"


"Trus kalau kamu pulang,Jihan di sini sama siapa,,?"


"Ada Bibi kok mah,,Bibi ada di dapur tuh,,Bu,, Bibi,,sinih bentar BI,,"Frengki lalu memanggil Bibi.


"Iya Den,,"Bibi langsung keluar,Bibi melihat ada wanita paruh baya yang masih terlihat cantik.


"Bi,,ini kenalin Mamah saya,,Mah ini bibi yang selalu menemani Jihan,"Bibi lalu mendekat dan berjabat tangan dengan Mamah Frengki.


"Emangnya Jihan ngga punya orang tua dan rumah,sampai harus tinggal di apartemen kamu,?"Jihan yang mendengarnya merema*s kedua tanganya,Frengki yang tau Jihan merasa ngga nyaman langsung bilang.


"Jihan rumahnya jauh Mah,Frengki lagi ajak Jihan buat terapi di Alif, makanya Jihan suruh Frengki tinggal di sini,dan orang tua Jihan sudah meninggal semua,dan Jihan anak tunggal jadi ngga punya sodara,hanya bibi yang selalu setia mengurus Jihan,Bibi ini kerja di rumah Jihan dari Jihan masih kecil Mah,,"Mamah hanya mengangguk pelan.


Lalu bel pintu berbunyi ,Bibi yang membukakan pintunya,ternyata pengantar makanan.


"Bi,,siapin di meja makan yah,kita makan siang bareng,Jihan belum minum obat soalnya Bi,,"

__ADS_1


"Baik Den,,"Bibi masuk ke dapur,lalu menata makanya.


"Mah,,kita makan bareng yuk,,tadi Frengki sudah pesan makanan,,"


"Kenapa ngga masak aja,kalau beli kan lebih mahal dan belum tentu makanannya sehat,"


"Kita baru pulang dari rumah sakit mah,bibi belum sempat masak,nanti sore juga bibi masak kok,ayo mah kita makan bareng,,"


"Sayang,,mau Aku gendong apa di kursi roda,?"tanya Frengki pada Jihan,Mamah melihat Frengki yang terlihat sayang dan perhatian ke Jihan .


"Aku mau jalan aja ya Mas,,biar cepat bisa,"


"Jangan terlalu di paksa,,"


"Ngga kok,,"


"Ya udah sinih Aku bantu,,"Frengki membantu Jihan berdiri ,dengan pelan Jihan berjalan,Mamah tidak bangun dari duduknya,tapi tetap duduk dan melihat ke arah Jihan yang sedang di bantu Frengki berjalan.


Jihan dengan pelan pelan berjalan ke arah meja makan,sampai akhirnya Jihan sampai di meja makan,Frengki melihat Jihan kesakitan lalu mengambil kaki Jihan agar di pijit pelan pelan.


"Mas,,jangan,,ngga usah,,Aku ngga sakit kok,,"sambil tangan Jihan menggeser tangan Frengki agar berhenti memijit.


"Sudah diam lah,,kakimu memang harus di pijit ,,"


Mamah lalu duduk di bangku ,dan masih melihat ke arah Frengki yang meladeni Jihan.


"Mas,,sudah Aku ambil sendiri bisa kok,,jangan kaya gini ah,,bikin Aku ngga nyaman,,"


"Ngga papa, orang Aku yang mau kok,nanti kalau kamu sudah sembuh,dan kita sudah nikah baru kamu yang layanin Aku,sekarang biar Aku yang layani kamu yah,"Jihan akhirnya diam karena Frengki kekeh untuk mengambilkan makan untuknya.


"Mah,,ayo makan,mau Frengki ambilin juga,,?"


"Ngga usah,Mamah bisa sendiri,"


Bibi juga di panggil Frengki untuk makan bareng,tadinya Bibi ngga mau karena ada Mamah Frengki,tapi Frengki memaksanya.


Selesai makan Frengki yang mengambilkan obat untuk Jihan,"Ini minum dulu obatnya,biar cepat sembuh yah,,"Jihan menjawab iya dan langsung meminumnya.


"Aku mau pulang,mau kerja dulu,besok Aku jemput buat terapi yah,Ayo Aku antar ke kamar,kamu harus istirahat,"

__ADS_1


"Ngga usah Mas,nanti Aku di antar Bibi saja,"


"Ya udah Aku pulang yah,,mah ayo kita pulang,"


"Ngga ah,,Sanah kamu pulang sendiri,mamah masih mau di sini,"


"Mau ngapain di sini,,ngga ayo mamah pulang,Jihan masih sakit Mah,jangan di ganggu,"


"Mamah ngga mau,,Jihan kamu ngga keberatan kan kalau Tante di sini saja,,?"


"I,,iya Tante ngga papa kok,,"Jihan sedikit terbata.


"Ngga mah,,Mamah harus ikut pulang ,"


"Kamu ngga usah takut Freng mamah di sini,,Mamah ngga bakalan apa apain Jihan,,Mamah hanya pengin ngobrol sama Jihan saja,"


"Ngga gitu maksud frengki Mah,,tapi Jihan harus istirahat,,kalau Mamah mau ngobrol sama Jihan besok Mamah bisa ke sini lagi,,ayo Mah kita pulang,Frengki mau tugas,,"


"Ngga,,Mamah ngga mau pulang,,kecuali,,,"Mamah berhenti bicara.


"Kecuali apa,,,?"


"Kecuali Jihan ikut pulang sama kita,,"Jihan dan Frengki saling pandang karena ngga tau apa maksud mamah.


"Maksudnya Mah,,"


"Ya Jihan kita ajak ke rumah kita,dan Jihan tinggal di rumah kita aja,biar Mamah ada teman,,Bibi juga kita ajak,gimana,,"


"Mamah ngga lagi becanda kan,,?"


"Ya ngga lah,ngapain Mamah becanda,,"


"Apa Mamah setuju kalau Jihan menjadi Istri Frengki Mah,,?"


"Asal kamu bahagia mamah juga bahagia,,kamu anak mamah satu satunya,kebahagiaan kamu juga kebahagiaan mamah,,"Frengki langsung memeluk Mamahnya dan terus mengucap terimakasih.


Jihan mengeluarkan air mata bahagia,Bibi yang mendengarnya saat di dapur langsung mendekat ke Jihan,Bibi juga mengusap pundak Jihan.


Frengki tersenyum ke arah Jihan,dan Jihan juga tersenyum bahagia.

__ADS_1


***Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


Besok lanjut cerita Akbar dan Vivi,tapi aku selipkan cerita Frengki dan Jihan,Bram dan Sifa yah***,,,


__ADS_2