
Tiya sudah bersih dan sudah di pindahkan keruang rawat,tapi Tiya masih tertidur karena masih merasa lemas.
Sedang dua bayi laki laki dan perempuan langsung di bawa ke ruang bayi.
Kedua bayi di letakan di dalam satu box,agar mereka selalu bersama.
Papah menyuruh Torik untuk mengazan ni kedua anaknya,setelah selesai Torik menuju ruang rawat untuk menemani Tiya.
Malam harinya di ruang rawat cukup rame,tapi karena sudah malam Vivi dan Akbar pulang.
"Mamah sama Papah mau ikut pulang ngga,Apa mau di sini,,?"tanya Akbar.
"Mamah mau di sini aja,,papah ikut pulang sama Abang aja yah,,di sini pasti ngga nyaman tidurnya,,"
"Iya benar Pah,, papah ikut pulang kita aja,,besok kita kesini lagi,,"
"Ya sudah papah ikut pulang,tapi kalau ada apa apa langsung kabarin papah ya Mah,"
"Iya Pah,,"
Papah ikut pulang ke rumah Akbar,sedang yang menemani Tiya ,Mamah Dinda,Mamah Torik dan Torik,Tiya sudah bangun jadi saat papah pergi sudah bilang ke Tiya dulu.
Kedua anak Tiya juga ada di kamar rawat Tiya,sekarang Tiya lagi mencoba memberi ASI kepada kedua anaknya secara bergantian.
"Aduh,,, Mah kok sakit sih,,,"saat si bayi sudah mulai menyedot.
__ADS_1
"Iya sayang,,mulut bayi yang baru lahir memang seperti itu,nanti juga lama lama ngga,,"kata Mamah Dinda.
"Jeng,,kayanya ini harus di sambung susu formula deh,soalnya ASI Tiya belum deras,,"kata Mamah Torik.
"Iya Jeng,,emang harus,,walau sudah deras juga nanti ASI Tiya,,tetap harus pakai susu formula,,"
"Mah Torik mau coba gendong boleh ngga,,"
"Boleh ini,,"Mamah Torik lalu memberikan satu bayi ke Torik,tapi Torik yang takut dia duduk.
Torik terlihat kaku dan terlihat takut takut saat menggendong anaknya.
"Sayang,,,kenapa dua duanya mirip kamu sih,"kata Torik ke Tiya,kedua mamah tersenyum.
"Ini masih bayi Mas,nanti kalau sudah gede bayi suka berubah,,"
"Rik,,kamu sudah siapin nama buat Dedek belum,,?"tanya Mamah Dinda.
"Sudah Mah,,"
"Mas serius udah punya,,?"Tiya seperti ngga percaya.
"Sudah,,Mas sudah siapin nama buat mereka,dari kamu masih hamil 7 bulan Mas sudah buat,,"
"Emang Mas tau kalau anak kita laki laki dan perempuan,,"
__ADS_1
"Ya Mas buat namanya banyak,,kalau kedua anak kita laki laki,Trus kalau anak kita keduanya perempuan,sama kalau anak kita laki laki perempuan,,"
"Oh,,,Trus siapa nama anak kita,,?"
"Yang laki laki,,NATAN ARIYA RAKSA,dan yang perempuan NAILA RAKSA,,"
Tiya langsung suka begitu juga kedua mamah,,Tiya 3 hari di rumah sakit,dan Tiya akan pulang hari ini karena kondisi kedua bayi dan Tiya nya semua sehat.
Papah Torik juga sudah datang,rumah Torik cuman ada kamar 3 jadi pas untuk kedua orang tuanya untuk menginap.
Rumah sangat ramai,apa lagi Iza dan Beni datang bersama Jani,Iza dan Beni memginap di rumah Akbar,Rumah Torik sudah tidak muat lagi.
Torik dan Tiya akan mengadakan acara Aqiqah sama selamatan buat nama kedua anaknya.
Tiya dan Torik hanya diam saja,yang mengurus untuk acara semuanya orang tua mereka berdua.
Semua keluarga berkumpul,keluarga Agung Pamuji dan Dinda Larasati,dari anak ,menanti dan Cucu berkumpul semuanya.
Agung dan Dinda sangat bersyukur karena anak anak mereka sudah punya pasangan dan anak juga,kehidupan anak mereka semua juga bisa di bilang sangat bahagia.
Acara Aqiqah pun di mulai dengan sangat hikmat,banyak anak yatim dan anak panti asuhan yang datang,semuanya ada 150 orang.
Selesai acara ,saat tamu semuanya sudah pulang dan sekarang tinggal keluarga inti,Papah Agung meminta Foto keluarga,Lalu dengan penuh bahagia semua berfoto.
***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1
Dua episode lagi cerita ini akan tamat,dan akan menyambung cerita Anak Akbar dan Anak Frengki,Fatir dan Cantika***..