Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
300 Juta Lagi


__ADS_3

Akbar sudah sampai rumah Oma Dea,mba menyuruhnya masuk karena sudah kenal Akbar,Mba lalu memanggil Dea.


"Eh Akbar,,kapan pulang,,gimana kabar nya,,"Cipika cipiki dan Akbar juga cium tangan.


"Baik Oma,,Oma gimana kabarnya,,? Akbar pulang dua hari yang lalu Oma,"


"Oma baik,,oh udah dua hari,ayo duduk,,"Keduanya pun duduk.


"Tumben Akbar datang sendiri ada apa,,Mamah sama Papah sehat kan,,?"


Akbar lalu menceritakan semua kejadian yang sedang menimpa keluarganya,dan Akbar meminta bantuan pada Dea.


"Ya Tuhan,,kasihan sekali kalian,,terus Papah mu gimana keadaanya sekarang,"


"Papah sudah lebih baik Oma,apa Oma bisa bantu Akbar,,?"


"Sejujurnya Oma tidak punya uang segitu banyaknya sayang,yang punya opa mu,Oma telfon Opa dulu karena opa lagi di Bali,siapa tau Opa bisa bantu,kamu berdoalah biar Opa kasih pinjam,"


"Iya Oma,,makasih sebelumnya,"


Dea lalu pergi ke belakang rumah untuk menelfon suaminya,Dea telfon Hendra cukup lama,Akbar dengan sabar menunggu,Mba juga membawakan minuman untuk Akbar.


Selesai menelfon Dea langsung bicara pada Akbar,"Sayang sebelumnya Oma minta maaf dulu yah,ini Opa kan di Bali sedang mengurus proyek barunya,jadi kata Opa cuman bisa bantu setengah saja,ngga papa kan ,,?"


"Setengahnya berapa Oma,,?"


"Cuman satu Miliar saja,"


"Iya Oma ngga papa,segitu juga sudah banyak,Akbar sangat berterimakasih,,"


"Terus satu miliarnya lagi mau pinjam siapa,?"Akbar menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Coba saja kamu ke rumah Tante Zara,siapa tau dia ada,, dan mau meminjami ,"


"Iya Oma,Akbar akan ke sana,"


"Ya udah Sanah pergilah,biar tidak kemalaman nanti,terus kirim no rekening kamu biar nanti Oma kirim ke opa,"


"Iya Oma,Akbar kirim ke Oma,"Selesai mengirim no rekening,Akbar langsung pamit,dan Akbar menuju rumah Tante Zara.


Saat menyetir,Akbar menelfon Beni temennya saat kuliah dulu,Beni sekarang sudah jadi pengacara,jadi Akbar mau minta bantuannya untuk menemani nya nanti saat ketemu Papah Jihan.


Setelah menelfon Beni,Akbar sampai di rumah Zara,Akbar langsung masuk ke dalam tapi ternyata pak penjaga rumah bilang,kalau Zara dan suami juga anaknya sedang liburan keluar negri.


"Ya Tuhan,gimana ini,ini sudah jam 8 malam, Aku harus dapatkan uang 1 miliar kemana ini,"Akbar diam di dalam mobil cukup lama,dan motif trfr sudah ada di hpnya dari Hendra.


"Aku pinjam kesiapa ini ,,?"


Akbar menelfon Frengki,minta bantuan Frengki,tapi Frengki kalau uang satu miliar ngga ada,kalau 200 ada,Frengki pun meminjamkannya pada Akbar.


Saat sedang menjalankan mobilnya sambil berfikir harus pinjam ke siapa,Vivi menelfon,Akbar lalu menepikan mobilnya dan berhenti di pinggir jalan.


"Iya Mas,,apa masih kurang uangnya,?"


"Hemm,,masih,kamu tau dari mana,,?"


"Tadi Frengki telfon Vivi Mas,"


"Oh,,iya ini masih kurang 800 lagi,kamu ngga usah ikut kuatir dan mikirin,pasti Aku bisa mengatasinya kok,kamu doakan saja ya sayang,"


"Vivi ada nih Mas 500 ,Vivi trader ke Mas yah,"


"Ngga usah,kamu di situ kan lagi liburan,pasti harus pegang uang,"

__ADS_1


"Mas,,"


"Apa,,sayang,,"


"Vivi di sini mau kerja,Vivi sudah kontrak satu tahun di rumah sakit tempat Sifa kerja,tadi sore Vivi sudah tanda tangan kontraknya,"


Degg..


Akbar yang dengar langsung kaget karena Vivi ngga bilang dulu sebelumnya.


"Kenapa ngga bilang dulu,kenapa harus kontrak selama itu,,apa kamu ingin meninggalkan Aku,,"


"Ngga mas,,Vivi seperti ini biar Mas fokus dulu dengan keluarga Mas,percaya sama Vivi,Vivi di sini akan selalu menjaga Hati Vivi hanya untuk Mas,"


"Pasti Mas nanti harus mengganti uang yang Mas pinjam,dan ekonomi Keluarga Mas saat ini sedang tidak baik juga kan,,satu tahun cukup kan Mas,buat merubah semuanya,,"Akbar diam karena sedang memikirkan perkataan Vivi.


"Vivi akan trfer ke rekening Mas,semoga itu bisa sedikit membantu,,"


"Kenapa kamu begitu baik padaku dan keluargaku,padahal kemarin orang tuaku bersikap tidak baik padamu,,"


"Bapa sama Ibu melakukan itu semua karena mereka ada alasannya,Bapa dan Ibu sudah Vivi anggap orang tua Vivi sendiri,karena mereka lah yang membuat Vivi bisa seperti ini,kemarin itu Vivi anggap sebagai orang tua yang sedang kecewa pada anaknya atas perlakuannya,,Vivi tidak marah sama sekali pada Mereka Mas,,"


"Terimakasih,,trimakasih untuk semuanya,kamu harus jaga diri jaga kesehatan,Aku akan menyusul mu kalau semua di sini sudah setabil,,Aku mencintaimu ,,"


"Vivi juga mencintai Mas,Mas harus kuat dan bersabar,juga jangan lupa berdoa ya Mas,,"


"Iya sayang,,"


"Ya udah dulu ya Mas,,semoga semuanya lancar,,"Akbar menjawab Iya dan telfon pun mati.


Akbar sekarang tinggal mencari kekurangannya 300 juta lagi.

__ADS_1


"Pinjam siapa lagi uang segitu yah,,ini sudah malam,kalau Aku jual mobilku ini pasti lama,"Sambil Akbar menjalankan mobilnya.


Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2