Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Tiya Dan Torik Ke Rumah Abang


__ADS_3

Beda dengan pasangan Iza dan Beni,Tiya di Surabaya sedang sibuk di rumah sakit, Torik juga sibuk dengan kerjaan ya di kantor,keduanya sama sama sibuk tapi kalau sore Torik pasti akan menjemput Tiya di rumah sakit.


Tiya menggantikan Vivi sekarang di rumah sakit karena Vivi akan melahirkan,Tiya juga di bantu oleh suster yang biasa bantu Vivi.


Vivi sedang merapikan mejanya,karena sebentar lagi sudah jam pulang,saat sedang beberes Torik sudah datang dan masuk ke dalam ruangan Tiya.


"Sore sayang,,,"


"Eh Mas udah datang,Kok ngga telfon dan tumben ke sini,,?"biasanya Torik akan menelfon Tiya saat sudah sampai di Parkiran rumah sakit.


"Mas sengaja,,"Torik lalu duduk di sofa.


"Sudah mau pulang kan,,?"


"Sudah Mas,tinggal rapiin meja aja,,tunggu bentar ya Mas,,"


"Iya,,"


Tiya lanjut membereskan pekerjaannya,sekitar 10 menit Tiya sudah siap untuk pulang.


"Ayo Mas kita pulang,,?"


"Iya ayo,,"keduanya keluar bersama.


"Sus saya pulang dulu yah,,"


"Iya Dok silakan,,"


Tiya dan Torik berjalan beriringan,Dokter dan suster di rumah sakit sudah tau Torik suami Tiya,Torik juga orangnya ramah jadi Dokter dan Suster banyak yang kenal dengannya.


Torik membukakan pintu mobil untuk Tiya masuk ke mobil,"Makasih Mas,,"kata Tiya sambil masuk.


Torik membawa mobilnya keluar dari rumah sakit,dan akan menuju rumah mereka,Iza sudah punya rumah sendiri di belikan Papah Agung dan Papah Aldo ,jadi rumah mereka itu dari orang tua.


"Sayang mau beli makanan dulu apa ngga,,?"

__ADS_1


"Ngga deh Mas,,Tiya lagi ngga pengin apa apa,,Emm Mas kita ke rumah Abang yuk,Tiya kangen udah dua Minggu ngga main,,"


"Oh gitu,,ayo kita ke rumah Abang,,"Tiya langsung tersenyum senang.


Sekitar setengah jam mereka sudah sampai di rumah Abang dan Vivi,Pak satpam membukakan gerbang agar mobil Torik masuk,keduanya langsung turun dari mobil saat mobil sudah terparkir,dan Tiya langsung membuka pintu.


"Sore Mba,,,Kaka Vivi ada ngga,,?"


"Sore Non,,Ada ,,Bu Vivi ada di kamarnya,biar Mba panggilkan dulu ya Non,,"


"Iya Mba,,makasih,,"


Tiya dan Torik duduk di sofa,Vivi yang di panggil Mba dan bilang ada Tiya dan Torik langsung keluar.


"Kalian datang kok ngga telfon dulu tumben,,Kaka jadi ngga buatin makanan,"Vivi langsung cipika cipiki ke Tiya .


"Tiya tadi pulang dari rumah sakit ingin aja langsung ke rumah Kaka,jadi kita ngga telfon dulu,Kita juga ngga bawa makanan kak, maaf yah kak,,"


"Ngga papa,,kita bisa pesan kan lewat aplikasi,,Tiya sama Torik mau apa,,?"


"Tiya pengin pizza kak,,"


"Ok ,,,Kaka pesankan,,"


Vivi memesan Pizza dan minuman nya sekalian,Setelah Itu Vivi menelfon Abang dan memberi tau kalau Tiya dan Torik ada di rumah.


"Abang kalau pulang malam ya Kak,,?"


"Iya,,katanya banyak kerjaan,,"


"Tapi kan Kaka bentar lagi melahirkan harusnya Abang jangan pulang malam dong Kak,,"


"Kan ada Mba,, 3 mingguan lagi kok Kaka lahiran nya,,Mamah sama Papah kan Minggu ini akan datang,,"


"Iya,Mamah kemarin telfon katanya mau ke sini sama Papah,,"

__ADS_1


"Seneng Ya kak mau punya Dedek,Tiya juga pengin cepet hamil,"Torik melihat ke Tiya yang sedang mengusap perut Vivi.


Tiya sebenarnya sudah ingin sekali hamil,tapi ternyata Tuhan belum memberinya,kalau Torik sih santai karena pernikahan mereka baru masuk 3 bulan.


"Sabar dan banyak berdoa,Nanti kamu juga ngerasain kok,Kaka aja baru di kasih sama Tuhan hamil saat usia pernikahan Kaka sama Abang mau ke dua tahun,"


"Iya Kak,,,Tiya juga sabar kok,,tapi ya pengin nya sih cepat di kasih,,"


"Tiya tuh heran Kak,,kenapa ngga kaya Iza,Iza aja langsung hamil ,,"kata Torik.


"Ya mungkin Tuhan tau kalau saat ini Tiya sedang di butuhkan di rumah sakit,karena banyak pasien yang butuh bantuan Tiya,jadi semuanya serahkan pada Tuhan dan jangan di jadikan pikiran,,"


"Iya Kak,,makasih nasehatnya,,"


"Iya sayang sama sama,,kalian mau minum apa,kok Mba belum buatkan,,"


"Ngga usah repot repot kak,nanti kita kalau haus ambil sendiri kok,kaya siapa aja,,"Vivi tersenyum.


Vivi menyuruh Mba memasak agak banyak buat makan malam,karena Vivi menyuruh Tiya dan Torik ikut makan bersama.


Jam tujuh malam Abang pulang,Abang melihat Tiya langsung mendekat dan memeluknya.


"Kok lama ngga datang ke sini,,ngga kangen yah sama Abang,,"Kata Akbar sambil memeluk Tiya,dan mencium rambutnya.


"Tiya sibuk Bang,,,"sambil tersenyum dan melepaskan pelukannya.


Abang lalu bersalaman dengan Torik,Vivi yang baru keluar dari dapur melihat suaminya sudah pulang lalu mendekatinya.


"Dari mana,,jangan banyak jalan,nanti sakit kakinya,,"sambil mencium kening Vivi karena Vivi sudah susah di peluk.


"Dari dapur,makanya sudah siap,ayo kita makan malam,,"


"Iya,,ayo Torik,kak,,kita makan,"Ajak Abang.


Lalu ke empatnya makan malam bersama.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2