Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Rencana Menikah Lagi


__ADS_3

Papah Agung memanggil Beni untuk bicara di ruang keluarga setelah makan malam.


"Duduk lah,,papah mau bicara,,?"


"Iya Pah,,,"Beni pun duduk.


Mamah juga ikut duduk,sedang Iza ada di kamarnya karena harus menjaga anaknya.


"Anak kamu kan akan Aqiqah dan selamatan bikin nama,niatnya Papah ingin kamu dan Iza menikah dulu,menurut kamu gimana Ben,,?"


"Ya kalau Beni sih kapan aja ngga papa Pah,tapi jangan terlalu berdekatan dengan acara Aqiqah,karena pasti akan sangat repot untuk mengurus semuanya,,"


"Iya,,kalau acara Aqiqah nya dua Minggu lagi gimana,dan pernikahan kamu dan Iza Minggu Minggu ini,,masalah ke KUA biar Papah yang urus,kamu tetaplah bekerja kalau sibuk,,"


"Ngga usah Pah,,papah ngga usah yang urus,biar Beni aja yang urus semuanya,papah di rumah aja temani Iza dan Jani,,"


"Ya udah kalau kamu mau yang urus,tapi usahakan kalian menikahnya di percepat,sebelum Jani Aqiqah ,"


"Iya Pah,,Beni akan urus secepatnya,"


"Kamu tau masalah Akbar Ben,,?"tanya Mamah.


"Tau Mah,tadi Beni habis telfonan sama Akbar,,dan Akbar bilang sudah selesai,,"


"Alhamdulillah,, Mamah akan telfon Vivi,"


Mamah langsung pergi ke kamar karena ingin tau tentang masalah Akbar.


Papah dan Beni lanjut mengobrol,Iza di kamar sedang memberi ASI pada anaknya sambil Vc dengan Tiya.


"Rewel ngga Dek Jani kalau malam,,?"

__ADS_1


"Ngga sih kak,cuman suka bangun ,Adek suka temani sampai malam,,makanya jam 10 pagi Adek sudah mengantuk,,"


"Tapi kan ngga boleh tidur pagi Dek,jadi penyakit nanti,"


"Ya kadang Adek bisa nahan tapi kadang ngga,"


"Oh iya Dek sudah lihat kasus Abang ngga,,?"


"Iya lihat,mas Beni tadi bilang,tapi sudah selesai katanya kak,,"


"Iya,,kak Vivi juga sudah kasih tau Kaka,"


Saat mereka sedang mengobrol ,Beni datang dan langsung duduk di sebelah Iza.


"Ya udah dulu Dek,itu ada suamimu,,kita besok sambung lagi yah,,"


"Loh kok udahan ngobrolnya,,"


"Ini sudah malam,,udah yah,,malam dek,,malam mas Beni,,"


"Sayang,,kata papah kita suruh nikah lagi sebelum Aqiqah Jani,,"


"Kapan emangnya Mas,"


"Ya secepatnya,besok Mas akan ke KUA buat urus semuanya,,'


"Iya Mas,,Aku ikut aja,,"


"Ya udah yuk kita tidur,"


"Iya Mas,,"Iza dan Beni pun tidur.

__ADS_1


Di lain tempat,Vivi baru saja selesai telfon dengan Mamah,Mamah terlihat bahagia saat dengar masalah Abang sudah selesai.


Baru saja Vivi mau keluar dari kamar,Akbar mau masuk ke kamar,Abang pulang malam karena menyelesaikan kasus Bu Andini.


"Ya Tuhan,,, Mas,,Vivi kaget,,"


"Maaf sayang,,kamu mau ke mana,,?"


"Mau nungguin Mas niatnya,,"


"Ya udah yuk masuk,,"Vivi dan Akbar masuk ke kamar.


Vivi menyiapkan air hangat buat Akbar mandi,sedang Akbar membuka bajunya.


"Yang,, Mas lagi pusing nih,,kita main satu ronde dulu yuk,,"saat di kamar mandi.


"Ya nanti aja di kamar Mas,masa di kamar mandi,"


"Ngga papa di sini aja,Mas udah menginginkannya,,"Akbar langsung saja menarik daster Vivi dan melepaskan kain segi tiganya.


Akbar ingin langsung capek biar nanti langsung tidur dengan nyenyak.


Setelah setengah jam akhirnya mereka selesai juga bermain di dalam batup.


Vivi langsung pakai baju,begitu juga Akbar,Akbar langsung naik ke kasur untuk tidur,sedang Vivi ingin melihat anaknya dulu sebelum tidur.


Setelah melihat Fatir tidur dengan nyenyak,Vivi kembali ke kamarnya ,Vivi pun ikut tidur sambil memeluk Akbar.


Sedang kabar Frengki dan Jihan ,mereka sudah pulang ke rumah tadi siang,bersama anaknya juga.


Mamah sangat senang karena cucu dan menantunya sudah pulang,dan kondisi Jihan makin membaik karena Jihan sudah mengonsumsi obat tulang nya,tapi Jihan tidak memberi ASI pada anaknya,karena ASI-nya kering akibat obat tulang itu.

__ADS_1


Jihan masih belum bisa menggendong anaknya,karena masih takut,Mamah lah yang mengurusnya,mamah ngga mau di bantu suster,Mamah ingin mengurus cucunya sendiri.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2