Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Mamah Kasih Vitamin


__ADS_3

Beni yang sudah lama puasa tidak hanya main sekali,Iza yang sudah merasa capek sampai tidak bisa mengimbangi Beni.


Iza hanya diam dan tiduran saat Beni terus saja mengerjakan pinggangnya.


"Masss,,,,Iza sudah ngga kuat,,,"suara Iza sudah sangat pelan dengan kepalanya bergerak ke kanan dan ke kiri.


"Iya Sayang,,tunggu bentar lagi,,tahan Mas sudah mau sampai,,"


Beni langsung dengan cepat bergerak,karena sudah mau penembakan.


"Sayangg,,,ini nikmat,,,oohhggg,,,"


Iza hanya bisa menggigit bibirnya saat Beni melakukan penembakan,Ini ke tiga kalinya Beni pelepasan,makanya Iza benar benar sudah tidak ada tenaga untuk mengimbanginya.


Beni langsung menjatuhkan badanya di pinggir Iza setelah mencabut miliknya,Iza langsung memejamkan matanya dan tidur,jam sudah menujukan pukul 4 pagi.


Setelah nafasnya normal,Beni bangun lalu mengambil tisu untuk membersihkan inti tubuh Iza yang masih kotor oleh lendir kenikmatan.


Beni menyelimuti Iza setelah bersih,dan Beni bangun menuju kamar mandi untuk membersihkan miliknya.


Beni ikut tidur selesai dari kamar mandi, Beni hanya memakai celana pendek saja.


Sekitar jam 6 pagi Jani nangis karena popoknya penuh dan sudah risih.


"Yang,,bangun,, Jani nangis tuh,"


"Eemm,,Iza masih ngantuk mas,,Sanah Mas lihat ,popoknya penuh kali,"


"Mas mana bisa Yang,,"


"Udah ah Sanah,,masa ganti popok aja ngga bisa,Iza benar ngatuk sama lemas Mas,"


Beni lalu bangun dengan lemas dan ngatuk juga,Beni mendekati Jani.

__ADS_1


"Kenapa sayang,,popoknya penuh yah,"Beni membuka popoknya dengan pelan dan ternyata memang penuh.


Beni memakaikan yang baru,setelah di pasang Jani masih terus menangis.


"Sayang papah kenapa,,haus yah,,sinih papah gendong yah,,"


Beni mengendong Jani lalu di ayun ayun,tapi Jani masih menangis aja.


"Ayo kita ke mamah,,"


Beni lalu menyuruh Iza miring,dan meletakan Jani di sebelahnya untuk di beri nya Nen,Beni juga yang membuka selimut agar Nen Iza bisa sampai ke mulut Jani.


"Yang,,ini Jani pengin Nen,,"Iza dengan mata terpejam memberi Jani Nen.


Beni yang masih mengantuk lalu tidur lagi,saat mata baru terpejam suara pintu di ketuk terdengar.


"Iza,,,sayang,,ini sudah jam 7, Jani mau mamah jemur biar,mataharinya lagi cerah ,,"


Iza diam karena ngga dengar,Beni yang dengar akhirnya yang bangun untuk buka pintu sekalian memberikan Jani ke mamah.


Pintu terbuka, Beni hanya pakai celana pendek dan tidak pakai baju sambil mengendong Jani.


"Ini Mah Jani nya,,"


"Sinih,,Iza nya lagi apa?"


"Iza masih tidur Mah,,"


"Tumben jam segini masih tidur,,"Beni ngga menjawab karena malu kalau menjawab dan bilang habis lembur.


"Ya udah Jani mamah bawa yah,"


"Iya Mah,,"Mamah pergi dan pintu langsung di tutup oleh Beni.

__ADS_1


Beni yang masih ngantuk lanjut lagi untuk tidur,Mamah sambil jalan ke arah taman belakang sambil berfikir tentang Iza yang belum bangun ,karena ngga seperti biasanya.


"Ya Tuhan,,mereka pasti habis main,makanya Iza jam segini belum bangun,"kata mamah bicara sendiri.


Jam 8 Iza bangun dan tanganya mencari Jani karena matanya masih belum semuanya terbuka.


Saat tanganya tidak menemukan apa yang di cari,Iza langsung buka mata.


"Mas,,Jani mana,,kok ngga ada,,?"Mata Iza sambil melihat kasur juga box.


"Jani tadi di ambil Mamah Yang,,"Iza langsung bernafas lega.


Iza lalu turun dari kasur mau ke kamar mandi,tapi Iza saat bangun merasa kakinya lemas dan inti tubuhnya sakit,Iza jalan dengan sangat pelan.


"Ya Tuhan,,kenapa sakit banget gini sih,,"Iza pelan pelan berjalan ke kamar mandi,Iza langsung berendam air hangat agar badanya lebih segar dan inti tubuhnya tidak terlalu sakit.


Selesai berendam 20 menit Iza membilas badanya,Iza sudah merasa lapar.


Badan Iza sudah sedikit segar dan inti tubuhnya masih sakit tapi tidak sesakit tadi,Iza pakai baju lalu keluar dari kamar untuk sarapan,Beni tadi sudah di bangunkan tapi kata Beni Iza suruh duluan.


Sampai di bawah Jani sudah mandi,dan sudah cantik,Jani sedang bersama Papah.


"Pagi Pah,,,mamah mana,,?"


"Pagi,, Mamah ada di dapur,,"


"Pah,,Iza mau makan dulu yah,"


"Iya makanlah,,biar ASI-nya banyak,ini Jani sudah pengin Nen kayanya,,"


"Iya Pah,,Iza makanya cepet kok,,"


Iza ke meja makan dan sarapan,mamah datang dari dapur,melihat Iza langsung di suruh nya minum vitamin agar badanya fit lagi.

__ADS_1


"Iya mah makasih,,"kata Iza sedikit malu,karena Mamah pasti tau kalau dirinya habis kehabisan tenaga.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2