
Vivi langsung mengambil hpnya,lalu Vivi bangun dari duduknya dan pergi dari meja makan menjauhi Jihan.
Sedang Jihan masih terus berfikir dengan apa yang barusan di lihatnya.
"Tadi Aku ngga salah lihat kan,itu gambar kontak yang menelfon Vivi kok seperti punya Abang,dan Vivi memberi nama kontak itu Cintaku,apa benar itu Abang,dan kalau benar apa mereka pacaran,,"Jihan terus bicara dalam hatinya.
Lalu Vivi pun datang,dan kembali duduk,Jihan terus menatap Vivi dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Ada apa,,kok kamu lihatin Aku kaya gitu,?"tanya Vivi.
"Tadi itu yang telfon siapa,,"rupanya Jihan pura pura tidak tau.
"Oh itu teman,kenapa, ?"
"Kalau teman kok kamu kasih nama cintaku,"
Deg...Vivi langsung kaget,ternyata Jihan tau.
"Oh,,eemm itu ,ya,,,"Vivi menjawabnya terbata bata.
__ADS_1
"Aku kok ngga asing dengan gambar profil orang yang menelfonmu itu,,"Vivi lebih kaget lagi.
"E,ennga asing ,,maksudnya,,?"
"Itu seperti kontak Abang,kontak Abang Akbar ku,apa benar, kalian ada hubungan,,"
"Bu,,bukan lah Ji,,kan yang punya gambar kaya gitu ngga cuman Abang mu itu,gambar kaya gitukan memang sedang tren,,"Jihan terlihat masih belum percaya.
"Tapi Aku yakin itu seperti punya Abang,coba Aku ingin lihat ,biar pastiin kamu ngga bohong,"Vivi langsung bingung dan takut.
"Ji,,ngga usah itu benar bukan punya Abang kamu itu,Aku serius,,"Saat Vivi sedang debat dengan Jihan,rupanya Vivi langsung mengirim pesan pada Akbar untuk mengubah Poto profilnya ,karena Jihan curiga.
Vivi mengetik di bawah meja,setelah selesai Vivi lalu tinggal menunggu.
"Coba Aku lihat hp kamu,sepertinya kamu nyimpen rahasia dari aku deh Vi,,"
"Seriusan Aku ngga bohong sama kamu Ji,ini lihatlah,apa sama foto profilnya dengan milik Abang mu itu,"Vivi memperlihatkannya tapi tidak dekat dan agak jauh,dan nama kontaknya memang Cintaku.
Jihan terus melihatnya,dan memang ada beda ,foto profilnya Akbar tidak pake foto dirinya,melainkan gambar kartun buatan dirinya.
__ADS_1
"Tapi Aku lihat tadi seperti profil Abang deh,coba Aku lihat di hpku,,"Jihan mengambil hpnya,dan melihat kontak Akbar,dan ternyata memang beda.
Di hp Vivi rupanya kiriman gambar profilnya Akbar yang di ubah oleh Akbar sendiri,Akbar tadi langsung bisa berfikir mau gimana.(ini hanya kayalanku saja yah,jd maaf kl ngga msk akal)
"Gimana,,beda kan,,?"tanya Vivi pelan.
"Iya beda,,emang kamu punya pacar ,katanya tadi hanya teman tapi kontaknya di kasih nama cintaku,kamu tuh aneh banget sih Vi,,kamu ngga mau bilang punya pacar padaku takut Aku rebut apa pacarmu,,"
"Apa sih Ji,,ya ngga lah,,Aku hanya belum ingin di publikasikan saja ,,,"
"Oh gitu,,dia Dokter atau apa pekerjaanya,,?"
"Dia kerja jadi apotiker,,"Jihan mengangguk.
Mereka selesai makan,setelah itu Jihan dan Vivi masuk ke kamar masing masing.
Vivi sedikit bernafas lega ,karena sepertinya Jihan tidak curiga.
Sedang Jihan di kamarnya,rupanya masih kepikiran dengan orang yang telfon Vivi tadi,karena Jihan merasa ada yang Vivi sembunyikan darinya.
__ADS_1
"Dia memang selalu tertutup dengan masalah percintaan nya,tapi apa mungkin Abang dan Vivi pacaran,kayanya ngga mungkin tapi mungkin juga,,Aku harus selidiki ini mah,,"sambil duduk di pinggir kasur Jihan bicara sendiri dan mencari ide untuk menemukan kebenaran.
Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,