
Malam pun datang,Frengki menemani Jihan di ruang rawatnya,Anak mereka juga sangat anteng,Jihan tidak bisa memberi ASI,karena ASI Jihan tidak keluar,mungkin karena Jihan sangat kurus dan karena sakit jadi ASI nya kering.
"Mas,, ASI ku ngga keluar,Aku kasihan sama Cantika karena ngga bisa jadi Ibu yang sempurna,"
"Ngga papa sayang,,kan bisa pakai susu formula,,yang penting sekarang kamu sehat,biar kita cepat pulang yah,,"Sambil mengusap kepala Jihan dengan sayang.
Mamah sudah pulang tadi jam 6 sore,besok baru datang lagi.
"Makasih ya Mas kamu selalu ada buat Aku,"
"Ngga usah berterimakasih,karena ini memang sudah kewajiban Mas,,"
Hp Frengki berbunyi tanda panggilan,ternyata dari Akbar.
"Halo Bar,,"
"Halo,,gimana Jihan sudah sadar belum,?Vivi nanyain terus nih,?"
"Sudah Bar,,Jihan sudah sadar tadi siang jam 10 an,,"
"Syukur lah,,Aku ikut senang,Sayang,,,Jihan sudah sadar,,"Akbar teriak ke Vivi yang sedang memberikan Fatir ke susternya.
"Iya Mas,,"
Setelah Fatir di bawa ke kamarnya,Vivi mendekat ke Akbar lagi.
"Tanya Frengki Vivi mau bicara sama Jihan bisa ngga,"Akbar mengangguk.
"Freng,,Vivi mau bicara sama Jihan bisa ngga,?"
"Bisa,,ini Aku sepeker,,udah bicara aja,"
"Halo Ji,,gimana keadaanmu sekarang,?"Vivi memang kemarin ikut kepikiran saat tau Jihan koma setelah melahirkan,dan dengar juga detak jantungnya berhenti.
"Iya Vi,,Aku sudah lebih baik,"
"Syukur lah,,selamat yah kamu sudah jadi seorang ibu ,anakmu cantik sekali,mirip kamu,"
"Iya Vi makasih,itu juga berkat doa dari kamu ,"
"Sudah di kasih nama belum dedenya,,?"
"Sudah, Mas Frengki kasih nama Cantika Ajeng Rengganis,,"
__ADS_1
"Namanya cantik banget sih Ji,Aku jadi ngga sabar ingin bertemu anakmu,"
"Sini lah ke Jakarta,,"
"Iya,,Aku juga pengin,mungkin nanti saat Iza lahiran,biar sekalian nanti,"
"Oh Iza juga sudah mau lahiran,"
"Iya,,dia tinggal tunggu hari,"
"Besok kalau ke Jakarta kamu harus main ke tempatku yah,"
"Iya pasti,,ya udah dulu yah,kamu sehat sehat biar cepat sembuh,"
"Iya Vi,,"
Akbar dan Frengki lalu menyudahi obrolan nya juga,karena ini sudah malam.
Iza di rumah sudah merasa ngga nyaman dari siang tapi Iza ngga bilang ke mamah apa ke Suaminya.
Sekarang Iza lagi tiduran,sedang Beni lagi bersih bersih karena baru pulang dari tempat kerjanya.
"Sayang,,baju Mas belum di ambilkan,?"
"Iya ngga papa, Mas ambil sendiri aja,"
Setelah pakai baju Beni langsung naik ke kasur,dan mengusapi perut Iza yang sedang kencang.
"Tumben sayang perut nya kenceng gini,?"
"Iya Mas,Aku juga lagi ngga nyaman, Dede dari tadi gerak terus dan pinggang ku juga sakit,"
"Sekarang manis ngga,,Mas usapin sinih,"
"Ngga usah Mas,usapin aja perut Ku,,"
Beni mengusapin nya,Iza merasa sakit lagi tapi ngga bilang ,tetap menahnnya.
Beni mengusapi perut Iza sambil matanya terpejam,karena Beni sudah mengantuk dan lelah bekerja.
"Sudah Mas,,Aku sudah ngga papa,,Mas tidur gih,,"
"Bener udah nyaman,,?"
__ADS_1
"Iya Mas sudah ngga papa,"
Beni berhenti mengusapi perut Iza,lalu Beni memejamkan mata dan langsung tidur.
Iza sebenarnya perutnya masih ngga nyaman,tapi karena lihat Beni sudah mengantuk dan lelah ,Iza menyuruh Beni tidur.
Jam 11 malam Iza belum juga tidur,Iza masih merasa gelisah,dan perutnya malah makin sakit.
"Aduh,,Aku harus gimana ini,perutku kok makin sakit,,"Sambil melihat Beni,Iza bingung mau bangunin Beni apa ngga,soalnya Beni sudah tidur dengan nyenyak.
Iza bangun dan keluar dari kamarnya,sambil memegang perutnya,Rupanya Iza menuju kamar mamah dan Papahnya.
Tokk,,tokkk
"Mah,,Pah,,Mahhh,,,,"mamah dengar lalu bangun.
"Iya,,tunggu,,"
Mamah lalu berjalan menuju pintu,dan membuka pintu kamarnya.
"Sayang,,kamu kenapa,,?"
"Perut Iza sakit Mah,,"
"Sakit,, Beni mana,,?"
"Mas Beni baru tidur ,Iza kasihan kalau bangunin Mah,,"
"Ayo masuk dulu Mamah periksa,,"
"Papah sudah tidur nanti ganggu lagi mah,,"
"Ya udah kita ke kamar periksa yuk,,"
Iza dan Mamah lalu ke kamar kusus rawat yang ada di rumah,Mamah menyuruh Iza tiduran ,Mamah langsung memeriksanya,dan ternyata Iza sudah pembukaan dua.
"Sayang,,kamu mau melahirkan,sudah pembukaan dua,,kita harus siap siap ke rumah sakit sekarang,,"
"Iya Mah,,,"
Mamah membangunkan Papah,Iza juga membangunkan Beni dan bilang sudah mau melahirkan.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1