Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Jihan Ngga Bisa Tidur


__ADS_3

Papah Jihan di undang makan malam oleh Agung,dan papah Jihan pun datang memenuhi undangan Agung.


Agung ,Dinda ,Kembar menikmati makan malam bersama Papah Jihan,setelah selesai makan Mereka lanjut ke ruang keluarga untuk mengobrol,sedang kembar masuk ke kamarnya untuk belajar.


"Gimana Gung tentang rencana kita yang ingin menjodohkan anak anak kita,?"


"Aku sih setuju,lagian Akbar sebentar lagi sudah lulus kuliah,Akbar kan sudah kenal Jihan dari mereka kecil,pasti tidak sulit untuk mereka nantinya ,"


"Benar Gung,,gimana kalau Akbar pulang nanti kita buat acara lamaran dulu,biar anak kita sudah punya ikatan,kalau menikah nanti kita bisa omongin lagi,yang penting anak kita tunangan aja dulu,"


"Aku setuju,menurut kamu gimana sayang,?"tanya Agung pada Dinda.


"Kalau Dinda sih ngikut anak anak saja,kalau mereka mau Dinda setuju ,tapi Dinda harap jangan ada paksaan,"


"Iya,,benar Aku juga setuju kok Din,"kata papah Jihan.


Lalu mereka lanjut mengobrol,saat jam sudah menujukan pukul 10 Papah Jihan pun pulang.


Agung dan Dinda masuk kamar dan bersiap tidur setelah keduanya ganti baju.

__ADS_1


"Mas,,bukanya Mas sudah tau kalau Abang sudah punya kekasih,?"saat keduanya sudah tiduran.


"Ya Mas sudah tau,,"jawab Agung.


"Lalu kenapa Mas malah menjodohkan Abang dengan Jihan,"


"Ini kan baru rencana,tadi kamu juga bilang kan kalau anak anak pada setuju,tapi Mas berharap Abang menikah dengan Jihan,karena Mas ngga akan setuju kalau Abang menikah dengan bule,,"


"Dari mana Mas tau Abang berpacaran dengan bule,?"


"Ini hanya pikiran Mas saja,karena Abang sekarang di Amerika pasti teman temanya juga wanita sana,"


"Kita lihat nanti kalau Abang bilang siapa kekasihnya ,tapi Mas juga ingin jodoh Abang wanita baik baik,berpendidikan dan keluarganya yang jelas,Mas ngga mau Abang menikah dengan wanita sembarang,"


"Tapi Dinda yakin kekasih Abang pasti wanita pintar dan berpendidikan,karena Dinda tau Abang bagai mana ke wanita,"


"Ya semoga,kita lihat aja besok kalau Abang mengenalkan kekasihnya pada kita,sekarang kita tidur yuk,,"


"Tunggu dulu Mas,,tapi Dinda ngga setuju kalau Mas memaksa Abang untuk menikah dengan Jihan yah,kalau Abang ngga mau jangan di paksa,,"

__ADS_1


"Iya,,,udah yah ini sudah malam kita tidur yuk,"Dinda lalu menjawab iya dan keduanya tidur saling berpelukan.


Di lain tempat,papah Jihan menelfon Jihan dan memberi tau tentang rencana perjodohan dirinya dengan Akbar.


"Papah ngga bohong kan,,?"


"Ngga sayang,masa Papah bohong,tadi Papah serius dengan Om Agung membahas perjodohan kamu dengan Akbar,,"Jihan mendengarnya hanya biasa saja,padahal kemarin-kemarin kalau dengar kata Akbar Jihan sudah merasa senang,tapi entah kenapa Jihan biasa aja sekarang.


"Halo sayang kamu dengar kan,,kok diam saja,"


"Iya Pah,,Jihan dengar kok,,"


"Iya udah kalau gitu yah,ini sudah malam kamu istirahat lah,"


"Iya Pah,,"telfon pun mati,lalu Jihan meletakan hpnya di meja dan Jihan bersiap tidur,tapi Jihan rupanya susah tidur karena ada yang mengganggu fikirannya tapi ngga tau itu apa.


"Kenapa Aku ngga bisa tidur gini sih,kenapa Aku jadi merasa tidak suka dengan perjodohan antara Aku dan Abang,bukanya ini yang Aku inginkan dari dulu,,"kata Jihan pelan sambil memeluk guling.


jangan lupa like komen dan votenya trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2