
Hari hari berlalu,Akbar sudah sibuk kerja juga sambil mempersiapkan keperluan untuk pernikahannya.
Akbar sudah membuat contoh untuk undangan,dan tinggal di lihat kan pada Vivi.
Akbar pulang jam 8 malam,dan langsung ikut makan bersama orang tua dan kembar.
"Kak,,Dek,,,ini bagus ngga,,"Akbar menunjukan contoh undangan pernikahan nya pada adik adiknya saat makan malam.
"Bagus banget Kaka,,ini undangan pernikahan Kaka sama Kak Vivi,,?"Tanya Iza sambil di lihatinya.
"Iya,,"
"Coba Dek,,Kaka lihat,,"Keduanya lalu melihat bersama.
"Bang kok lucu banget sih,kak lihat kita juga ada animasinya loh ,,"
"Iya,,lucu yah,,Mah Pah,,Abang buat undangannya lucu,wajah kita di buat animasi gitu,,"
"Coba mamah lihat sayang,,"Iza memberikanya pada Mamah.
Mamah dan Papah melihatnya,"sudah berapa persen persiapan nya Bang,,?"
"Sudah 50 persen Pah,,,"
"Kalau ada yang perlu di bantu bilang aja,papah sama Mamah siap bantu,,"
"Iya Pah,,nanti kalau Abang ada yang perlu di bantu pasti Abang bilang,,"
"Abang jangan terlalu ngoyo kerja,Abang kan lagi mempersiapkan pernikahan,takutnya sakit nanti,,"Mamah berkata sambil memberikan kertas undangan pada Abang.
"Iya Mah,Abang juga nyantai kok mengerjakannya,,dan kerjaan Abang sekarang sudah ada tim,jadi lebih enak,,"
__ADS_1
"Kak Vivi sudah tau belum Bang undangan nya,,?"tanya Iza.
"Belum,,ini nanti Abang akan kasih tau,,tapi waktu Abang buat seketsa nya kak Vivi sudah lihat,,"
Abang menambahkan foto keluarganya di undangannya dengan gambar animasi,dan sangat bagus.
Selesai makan Abang pamit ke kamar karena mau telfon Vivi.
Akbar bersih bersih dulu sebelum menelfon Vivi,Akbar sudah selesai langsung ke kasur untuk rebahan,Akbar mengambil hp dan menghubungi Vivi dengan Vc an.
"Malam sayang,,"sapa Akbar saat Vivi sudah mengangkatnya.
"Malam Mas,,Mas udah di rumah,,?"
"Iya,,kamu baru sampai yah,?"Akbar melihat Vivi yang baru meletakan tas nya.
"Iya Mas,,"
"Kok pulang malam,kamu kan harusnya pulang sore,,?"
"Acara apa Yang,,?"
"Bram datang sama orang tuanya,katanya malu lamaran,,"
"Oh,,mereka akhirnya balikan,"
"Iya Mas,memang sebenarnya mereka masih saling cinta,dulu karena ada perbedaan jadi mereka berpisah,"
"Trus Frengki gimana Yang,dia sudah ketemu Jihan belum,,?"
"Belum Mas,,Frengki masih mencarinya,kata Bram kemungkinan Jihan bukan di rawat di rumah sakit,tapi di rumah cuman dalam pengawasan Dokter,soalnya Bram sudah membantu mengecek di setiap rumah sakit di Singapura,tapi tetap tidak ketemu,,"
__ADS_1
"Oh gitu,,tapi Yang mereka kalau jodoh pasti ketemu,,"
"Iya Mass,,,oh iya Mas katanya Mas mau kasih lihat undangan kita,mana udah jadi belum,,?"Akbar tersenyum melihat Vivi yang terlihat penasaran.
"Ini,,"Akbar menujukan nya dan di arahkan ke kamera,Vivi tersenyum senang.
"Ya Tuhan Mas,,bagus banget,,jadi pengin lihat aslinya,pasti bagus banget,,"
"Apa mau Mas kirim ke situ,,kalau kamu mau Mas akan kirimkan,,?"
"Ngga usah Mas,,nanti aja ,,kan dua bulan lagi Vivi pulang,,"
"Iya sayang,,Mas akan sabar menunggumu di sini,,"
"Semoga rencana kita berjalan lancar ya Mas sampai hari H,,"
"Amin,,iya Sayang,,,"
"Oh iya Mas,,apa orang tua Mas udah lihat undangan itu,,?"
"Sudah,,tadi Mamah papah dan Adek Adek melihatnya,,"
"Trus tanggapan mereka gimana,,?"
"Menurut mereka bagus,,ngga masalah kok,,"
"Syukur lah Mas,,Vivi rasanya sudah lebih lega,,karena keluarga Mas semua mendukung kita,,"
"Iya Sayang,,,"
Mereka mengobrol cukup lama,Sampai sekitar jam 11 malam mereka baru menyudahinya.
__ADS_1
Aku punya cerita Baru loh,,klik profilku yuk,Hanya Cinta Sesaat
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...