Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Lusa Akbar Akan Pulang


__ADS_3

Setelah Akbar,Vivi dan Bram mendengar keputusan Sifa dan Frengki,mereka bertiga menghargai nya,karena semua keputusan ada di mereka.


Bram tersenyum senang di dalam hatinya,karena masih ada kesempatan untuk mendekati Sifa.


"Jadi rencana kamu sekarang apa Freng,,?"tanya Akbar,Frengki sedikit melirik ke Sifa,dan Sifa menganggukan kepalanya.


"Aku ingin mencari Jihan,,"jawab Frengki pelan.


"Bram kan orang Singapura,dan Dokter lagi pasti bisa bantu kamu,iya ngga Bram,,?"kata Akbar.


"Iya,,Aku mau bantu kalau di butuhkan ,"


"Kamu serius mau bantu Aku Bram,,?"


"Serius,, kalau kamu butuh bantuan ku,hubungi aja Aku,"


"Makasih yah,pasti Aku butuh bantuan mu,kapan kamu akan pulang ke Singapura,?"


"Aku belum tau kapan nya,tapi Aku akan pulang ke Singapura kalau Aku sudah mendapatkan cintaku kembali,wanita yang Aku cintai baru putus cinta,pasti dia masih sedih,jadi Aku akan berjuang dulu agar hatinya kembali ceria dan mau menerima cintaku kembali,"Bram bicara sambil matanya melihat ke Sifa,Sifa yang merasa sedang di bicarakan Bram hanya menunduk.


"Aku doakan semoga kamu cepat mendapatkan cintanya kembali,kamu jangan menyerah Bram,,karena Aku yakin kalian berjodoh ,"kata Frengki.


"Sekarang kan semuanya sudah selesai nih,maaf maaf yang punya kamar mau istirahat,jadi sebaiknya kalian kembali ke kamar masing masing,dan untuk Sifa kan baru pulang kerja pasti cape,jadi silakan pulang,"


"Mas kamu tuh apaan sih,kamu juga ngusir Vivi nih,,"


"Eh,,terkecuali kamu sayang,kamu tetap di sini,"Bram,Frengki dan Sifa hanya tersenyum.


Lalu ketiganya pamit,dan mengucapkan terimakasih pada Akbar dan Vivi yang telah membantunya.


"Fa,,kamu pulang sama siapa,,?"tanya Bram.


"Sendiri,,"

__ADS_1


"Aku antar yah,,"Sifa melihat ke Frengki.


"Benar Bram kamu antar Sifa,ngga baik malam malam gini wanita pulang sendirian,"Frengki yang menjawab.


"Iya,ayo Fa Aku antar,,"Sifa menjawab Iya.


"Mas Aku pulang dulu ,selamat malam,"kata Sifa ke Frengki.


"Iya,,hati hati,,"


"Freng,aku pergi antar Sifa dulu,"


"Iya hati hati,,"Sifa dan Bram menuju lif,Frengki menatap keduanya berjalan dengan hati yang lega.


Akbar langsung tiduran,karena dari siang tidak tidur,"Mas,,Aku pulang ke kos kosanku yah,"


"Loh kok pulang,ngga usah tidur sini lagi aja,"


"Mas,,Vivi besok harus kerja dari pagi sampai malam loh,jadi Vivi harus istirahat,kalau Vivi tidur di sini,pasti Vivi ngga akan bisa tidur dengan tenang,Mas kan orangnya iseng,"Akbar tersenyum.


"Vivi ngga ada baju juga mas,masa besok Vivi pake baju ini lagi,dari kemaren udah ini terus loh,"


"Ya udah Mas akan antar kamu pulang,tunggu Mas bersiap dulu,"


Akbar ganti baju,begitu juga Vivi siap siap,setelah keduanya siap,Akbar mengantar Vivi pulang ke kos kosan nya.


Sampai kos kosan Vivi,Akbar dengan santainya melepaskan jaketnya lalu naik ke kasur.


"Mas,,kamu kok malah tiduran,ini sudah malam loh,pulang Sanah ke hotel,"


"Ngga,Mas mau tidur di sini aja,"Vivi langsung tepuk jidat.


Vivi lalu membiarkan nya,Vivi masuk kamar mandi setelah ambil baju tidur.

__ADS_1


Setelah ganti baju Vivi keluar dari kamar mandi,ternyata di kasur Akbar ngga ada,saat lihat ke dapur Akbar sedang di sana.


"Mas,,kamu sedang apa,,?"


"Mas lapar, Mas lagi masak mie instan,kamu mau ngga,,?"


"Boleh deh,,"


Keduanya masak mie Instan bersama,setelah jadi keduanya makan .


"Yang,,Mas besok lusa pulang yah,,"sambil.makan sambil ngobrol.


"Pulang,,"Akbar mengangguk.


"Iya Mas,,"Jawaban Vivi terlihat sedih.


"6 bulan lagi selesai kontrak kan,?"Vivi mengangguk.


"Mas akan siapkan pernikahan buat kita,nanti kamu pulang biar kita bisa langsung nikah,"


"Emang Mas bisa,,?"


"Bisa,,nanti Mas akan buat cintoh undangan nya dulu,setelah kamu setuju,Mas baru akan pesan ke pencetakan,kamu undangan nya pengin seperti apa,,?"


"Kalau Mas buat gambar animasi Vivi sama Mas bisa ngga,,kaya nya lucu kalau undangan nya kaya gitu,,"


"Siap,,Mas akan buatkan dengan tema animasi pengacara tampan milik Dokter cantik,"Vivi tersenyum senang.


"Makasih Mas,,Vivi mencintai Mas,,"


Cup....


Vivi mencium pipi Akbar,Akbar tersenyum sambil mengusap kepala Vivi.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2