Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Akbar Akan Pergi Liburan


__ADS_3

Hari pembukaan rumah sakit pun datang,Papah ,Mamah kembar dan Abang sudah ada di hotel,mereka menginap di hotel yang tidak jauh dari rumah sakit nya.


Mamah dan papah sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit,mereka sedang menunggu putra dan putrinya yang belum selesai bersiap.


"Akhirnya hari yang kita tunggu datang juga ya Mah,,"


"Iya Pah,,ini berkat usaha anak kita Abang,dia sudah sangat bekerja keras untuk mensukseskan pembangunan rumah sakit,"


"Iya,,kita harus berterimakasih padanya,dan Papah juga sangat bangga padanya,"


"Mamah juga sangat bangga padanya Pah,"


Saat Mamah dan Papah sedang mengobrol,Kembar dan Abang datang,dan Abang mengajak berangkat langsung.


"Iya ayo kita berangkat,,"


Iza menggandeng papah,sedang Tiya menggandeng Mamah,Abang jalan di depan.


Mereka langsung berangkat menuju rumah sakit,mereka tidak sarapan karena acara pembukaan rumah sakit juga sudah di sediakan makanan.


Sampai di rumah sakit keluarga Agung di sambut dengan meriah,dan MC langsung membuka acara,rangkaian acara pun di bacakan MC.


Dari moto rumah sakit,serta mengenalkan para dokter semua sudah di lewati,sekarang tinggal penyambutan dari pemilik rumah sakit ya itu Agung.


"Trimakasih semuanya yang sudah hadir di sini,saya tidak bisa sebutkan satu persatu,"Agung memberi sambutan dengan panjang lebar.


Agung juga berterimakasih kepada istrinya Dinda yang selalu mendukung nya dan selalu setia menemaninya,terakhir Agung mengucapkan banyak terimakasih ke pada Akbar,Agung juga menyuruh Akbar berdiri agar orang tau anak yang sangat di banggakan nya.

__ADS_1


Setelah Agung selesai memberikan sambutan,lanjut ke acara potong pita .


Agung meminta Akbar untuk bersama memotong pintanya,setelah MC memberi aba aba,Agung dan Akbar langsung memotong pintanya.


Tepuk tangan para tamu undangan dan para Dokter juga suster sangat meriah,Semuanya memberi selamat pada Agung dan Dinda secara bergantian.


Setelah acara selesai semuanya,sekarang lanjut makan makan ,selesai acara makan makan selesai,lalu rumah sakit langsung di buka untuk para pasien,untuk hari ini pasien yang hanya berobat gratis,tapi untuk rawat inap akan ada potongan nantinya.


Acara pun sudah selesai,Agung dan Dinda membantu para Dokter untuk menangani paseien,sedang Akbar dan kembar kembali ke Hotel duluan.


Jam 4 sore Agung dan Dinda pulang ke hotel karena sudah sore dan sudah capek.


Makan malam semuanya bersama,dan makan di restoran Hotel.


"Mah,,Pah,,rumah sakit kan sudah selesai dan sekarang sudah di resmikan,Abang ingin liburan apa boleh,,"Abang berbicara saat sedang menikmati makan malam.


"Masalah uang Abang ada kok Mah,ngga usah kuatir,Abang ingin liburan ke Brunai,Abang ingin mengunjungi Vivi,,"


"Pergilah,,kalau Abang ingin pergi menemui Vivi,tapi ingat pesan Mamah,kalian belum menikah jadi jangan sampai kebablasan,"


"Iya Mah,,,"


"Mau berapa lama di sana dan kapan akan berangkat,,?"tanya papah.


"Abang penginya lusa,besok Abang pulang dulu ke Jakarta,lusa pagi baru berangkat ke Brunai,"


"Papah sama Mamah masih akan di sini sampai 3 hari ke depan,Kaka sama Adek kalau mau pulang ikut Abang saja besok,"

__ADS_1


"Iya Pah,,kita mau ikut Abang pulang,iya kan kak,?"kata Iza.


"Iya,,Kaka sama Adek ikut pulang sama Abang,"


"Ya sudah kalau gitu ikut saja,di rumah ngga boleh repotin mba,dan jangan keluyuran ,ngerti,,"


"Iya siap,,"jawab keduanya.


Selesai makan malam semua kembali ke kamar masing masing,kembar dan Abang membereskan baju,sedang Agung dan Dinda langsung istirahat.


Pagi harinya Abang dan kembar berpamitan ke orang tuanya,karena mau pulang ke Jakarta.


"Kalian hati hati di jalan,kalau sudah sampai rumah telfon mamah yah,"


"Iya Mah,,"


"Jaga Adek Adek ya bang,,"


"Iya Pah,,kita berangkat dulu ya Pah mah,"


"Iya hati hati yah,,"


Abang dan kembar menuju bandara,sampai di bandara ketiganya tidak menunggu lama,pesawat langsung terbang ke Jakarta.


Sampai di Jakarta kembar menelfon Mamah,sedang Akbar bersiap untuk pergi ke Brunai besok paginya.


Malam harinya Akbar ngga bisa tidur karena tidak sabar menunggu pagi,Akbar seharian ngga telfon Vivi sampai malam ini,hp Akbar sengaja di matikan agar Vivi tidak bisa menghubunginya,Akbar mau buat kejutan.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2