Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik

Pengacara Tampan Milik Dokter Cantik
Frengki Suami Perhatian


__ADS_3

Akbar dan Vivi sedang bahagia dengan kelahiran putranya,tapi beda dengan Frengki dan Jihan.


Jihan yang sedang hamil muda tidak bisa makan apa apa,dan juga tulang punggungnya yang harusnya masih meminum obat untuk kesembuhannya,sekarang Jihan tidak meminumnya,alhasil sering merasa sakit di punggung.


Frengki sekarang kerja di rumah sakit hanya ambil siang dan itu juga hanya 5 jam saja,karena Frengki ingin menjaga dan menemani Jihan di rumah.


Kalau Frengki ke rumah sakit Jihan di temani mamah mertua,untungnya mertua Jihan sangat baik membuat Jihan nyaman tinggal dengan mertua.


Jihan yang tidak mau makan nasi atau yang minyak minyak,membuat semuanya bingung,Jihan hanya mau buah Dan makanan yang di rebus.


Jihan tidak pernah keluar rumah,Jihan keluar rumah kalau berjemur atau mau ke dokter saja.


Malam ini Jihan dan Frengki sedang makan dengan mamah dan papahnya,Jihan di masakan mamah ayam kukus,Jihan memakainya hanya sedikit.


"Kenapa makan ayamnya dikit sayang,ngga enak,?"tanya mamah pada Jihan.


"Enak Mah,cuman Jihan lagi pengin telur rebus,ayamnya buat besok aja bisa kan Mah,"


"Ayam nya bisa buat besok,tapi mungkin rasanya sudah beda,kalau Jihan mau telor rebus biar mamah rebuskan,"


"Udah di rebusin sama bibi kok mah,mamah makan aja ,tadi Frengki sudah bilang ke Bibi,,"Frengki yang menjawab.


"Oh iya udah,,ayamnya nanti suruh bibi taro kulkas aja kalau gitu,"


"Iya Mah,,maaf ya Mah,Jihan tiba tiba ingin telur rebus,"


"Iya ngga papa,asal kamu makan mamah malah senang,,biar cucu mamah makin sehat"


Jihan merasa sangat bahagia,walau merasa sakit di punggung juga perut yang selalu mual,tapi karena hati bahagia di kelilingi orang baik Jihan jadi tidak menyerah atau mengeluh,justru makin bersemangat untuk berjuang dengan kandungannya.


Selesai makan semuanya duduk di ruang keluarga,mereka mengobrol,tapi hanya sebentar karena Jihan tidak bisa duduk lama lama.

__ADS_1


"Mah Pah,Frengki sama Jihan ke kamar dulu yah,"


"Iya,,kalian istirahatlah,"jawab Mamah.


Frengki dan Frengki berjalan menuju ke kamar,sampai kamar Jihan tiduran langsung karena pinggangnya sudah merasa sakit.


Frengki mengambil minyak gosok ,Frengki tiap malam selalu mengusapkan minyak gosok ke punggung Jihan agar punggungnya hangat dan tidak begitu sakit.


Jihan memiringkan badannya,Frengki duduk di pinggir kasur lalu menaikan baju Jihan agar punggungnya bisa di gosok dengan minyak.


Frengki sudah mulai menggosok punggung Jihan yang putih dan mulus,mata Frengki lama lama melihat ke pinggir punggung yang melihatkan daging dada Jihan.


Frengki laki laki normal,pasti sangat menginginkannya,tapi mengingat Jihan sedang hamil muda dan tulangnya pun sakit Frengki jadi sudah lama ngga meminta haknya.


Saat Jihan belum hamil aja Frengki hanya seminggu sekali itu pun tidak main lama,karena kasihan pada Jihan takut kesakitan.


Selesai menggosok punggung Jihan Frengki menyuruh Jihan untuk tidur.


"Mas ngga tidur,,?"


"Mas mau ke bawah dulu mau ambil minum,"kata Frengki.


Jihan pun memejamkan matanya,Frengki mematikan lampu dan keluar.


Frengki mengusap wajahnya kasar karena sedang menginginkannya tapi tak bisa di salurkan.


"Mau ambil apa sayang,?"tanya mamah yang melihat Frengki ke dapur.


"Frengki mau ambil minum mah,,"


"Oh ya udah Sanah,mamah mau ke kamar dulu yah,"

__ADS_1


"Iya mah,,,,"


Frengki sudah ambil minum dan membawanya ke kamar,sampai di kamar Frengki duduk di sofa sambil memainkan hpnya dan tiduran.


Frengki tidak bisa tidur dan merasa gelisah,"Ya Tuhan,,kenapa Aku ngga bisa tidur sih,,ingat Frengki istrimu belum bisa melayani kamu,kamu harus tidur,,,"kata Frengki bicara sendiri.


Jihan rupanya merasakan kalau Frengki tidak di sebelahnya,lalu Jihan pun bangun,Jihan melihat kasur di sampingnya kosong,lalu mata Jihan melihat ke sofa dan ternyata Frengki sedang tiduran dengan hp yang menyala.


"Mas,,kamu sedang apa,,?"Frengki melihat ke Jihan.


"Mas lagi main hp,,"


"Kok ngga tidur,Trus kenapa main hpnya di situ ngga di sini aja,"


"Mas belum bisa tidur,kalau Mas main hpnya di situ nanti kamu takut ke ganggu,,"


"Sinih aja Mas Jihan ingin di peluk,"Frengki lalu mendekati Jihan,dan naik ke kasur lalu memeluk Jihan setelah hpnya di taro di meja.


Jihan tidurnya memeluk Frengki sambil ndusel ndusel membuat adik Frengki makin tegang aja.


"Mas,,adikmu bangun yah,?"Jihan malah bertanya.


"Iya,,udah biarin aja nanti juga tidur sendiri,"


"Apa Mas sedang menginginkannya,,?"Frengki tidak menjawab dan tetap memejamkan matanya dan memeluk Jihan.


"Kalau Mas mau ayo lakukan Mas,"


"Sudah tidurlah ini sudah malam,,"jawaban Frengki justru membuat Jihan sedih dan air matanya sampai keluar.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2